Intraurine device atau yang di Indonesia lebih sering disebut sebagai KB Spiral, merupakan alat kontrasepsi yang banyak diminati oleh pasangan suami istri karena kemudahan dalam memakai dan juga efektivitasnya. Meski begitu, perlu diingat bahwa ada efek samping KB spiral yang bisa mempengaruhi Moms.

Jadi, sebelum memutuskan untuk memasang KB spiral, ada baiknya Moms pelajari efek sampingnya dan juga cara mengatasinya.

Mengenali jenis dan efek samping

KB Spiral bisa bertahan selama tiga hingga sepuluh tahun, tergantung dari jenis yang Moms gunakan. KB Spiral sendiri mempunyai beberapa jenis, yaitu KB IUD hormonal ataupun tembaga. Apapun jenisnya, KB Spiral bisa menimbulkan efek samping terhadap penggunanya. Beberapa efek samping yang bisa ditimbulkan adalah:

  • Pada beberapa bulan pertama, menstruasi bisa menjadi tidak teratur dikarenakan tubuh masih menyesuaikan diri dengan kehadiran KB Spiral
  • Jumlah darah menstruasi yang keluar bisa lebih banyak dibandingkan dengan sebelumnya.
  • Terjadi kram perut saat menstruasi
  • Kram bisa terjadi juga meski saat itu Moms tidak sedang datang bulan
  • Pada beberapa minggu pertama sesudah pemasangan KB Spiral, muncul bercak pendarahan yang tidak teratur.
  • Merasakan mual dan sakit perut
  • Bisa terjadi infeksi pada vagina
  • Tumbuh jerawat
  • Badan terasa pegal-pegal
  • Payudara terasa nyeri
  • Posisi KB Spiral juga bisa bergeser keluar dari rahim, hingga menimbulkan rasa tidak nyaman

Baca juga: KB Implan, Susuk Efektif Pencegah Kehamilan

Cara untuk mengatasi efek samping KB Spiral

Pada sebagian besar kasus, efek samping KB Spiral hanya bertahan selama beberapa bulan awal pemakaian. Meski begitu, efek samping tersebut akan menimbulkan rasa tidak nyaman selama beraktivitas. Untuk membantu mengurangi efek dari kondisi-kondisi tidak nyaman tersebut, Moms bisa melakukan beberapa cara berikut ini:

  • Gunakan obat pereda nyeri untuk mengurangi rasa sakit seperti paracetamol, naproxen, atau ibuprofen
  • Jika timbul kram dan nyeri pada area sekitar perut, kompres bagian tersebut dengan air hangat untuk mengurangi rasa tidak nyaman
  • Moms bisa menggunakan pantyliner dulu selama beberapa waktu jika memang ada pendarahan atau bercak darah yang keluar secara tidak teratur

Jika sesudah beberapa bulan Moms masih merasakan efek samping KB Spiral, sebaiknya segera kunjungi dokter yang memasang alat kontrasepsi tersebut dan periksakan kondisi Moms agar bisa dilakukan penanganan yang tepat.

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
You May Also Like