Salah satu ciri-ciri hamil yang paling mudah diamati adalah ketika seorang wanita tidak lagi mengalami haid. Ketika Moms sedang mencoba untuk hamil, mungkin akan merasakan kecewa begitu melihat munculnya bercak darah kecokelatan di jadwal rutin datang bulan. 

Walaupun bisa jadi hal tersebut memang menandakan datangnya menstruasi, ada kemungkinan lain bahwa itu adalah bercak darah pertanda hamil yang diakibatkan oleh perdarahan implantasi.

Memahami perdarahan implantasi

Setidaknya 1 dari 3 wanita akan mengalami perdarahan sesudah pembuahan terjadi. Kebanyakan wanita menganggap bercak darah ringan sebagai permulaan siklus menstruasi baru, tetapi perdarahan implantasi tidak akan mengeluarkan darah sebanyak menstruasi dan hanya akan berlangsung selama beberapa jam hingga beberapa hari.

Dalam periode enam sampai dua belas hari setelah pembuahan terjadi, embrio akan berenang mendekati rahim untuk kemudian menempel di dindingnya. Saat embrio tertanam ke dalam dinding rahim, proses tersebut dapat menyebabkan terjadinya pendarahan kecil yang kemudian muncul menjadi bercak darah ringan.

Bercak darah ringan ini tidak berpotensi membahayakan calon bayi, nyatanya sebagian besar wanita yang mengalami pendarahan implantasi tetap mempunyai kehamilan yang normal dan sehat.

Perbedaan bercak darah haid dan perdarahan implantasi?

Bercak darah bisa menjadi pertanda hamil

Perdarahan implantasi sekilas terlihat menyerupai menstruasi, terutama pada fase hari pertama haid ketika Moms memiliki aliran darah yang lebih sedikit, atau jika Moms memang sering mengalami menstruasi ringan. Wajar saja hal tersebut membuat Moms merasa bingung ketika melihat adanya bercak darah.

Baca juga: Makan Nanas Bikin Aliran Darah Semakin Deras?

Berikut beberapa trik untuk membedakan menstruasi dan bercak darah pertanda hamil:

  • Perbedaan pada aliran darah 

Bercak darah pertanda hamil berbentuk bercak darah ringan dan lebih sedikit, menyerupai tetesan, dan akan tetap begitu sampai pendarahan usai. Pada kasus darah akibat menstruasi dimulai dengan ringan, namun seiring waktu akan semakin deras dan kental. Pendarahan implantasi juga tidak mengandung gumpalan darah, seperti yang biasa muncul saat menstruasi.

  • Perbedaan pada warna 

Pada darah menstruasi warna yang keluar adalah merah darah menyala, sedangkan untuk bercak darah pertanda hamil berwarna merah muda atau cenderung cokelat. Pada beberapa kasus pendarahan implantasi bisa berwarna merah darah, namun umumnya memiliki warna merah muda atau cokelat.

  • Perhatikan waktu berlangsungnya 

Saat menstruasi terjadi, darah akan mengalir terus menerus selama durasi haid tanpa berhenti, sedangkan untuk pendarahan implantasi seringkali hanya berupa bercak yang terkadang muncul dan terkadang tidak, selama kurun waktu 1-2 hari.

Siklus menstruasi biasanya bertahan selama periode 4-7 hari. Pendarahan implantasi biasanya tiba lebih cepat dibanding perkiraan awal siklus menstruasi baru Moms.

  • Perhatikan tingkat keparahan kram 

Baik menstruasi atau pun pendarahan implantasi bisa menyebabkan kram perut, tetapi kram yang ditimbulkan karena menstruasi akan terasa lebih kuat. Jika rasa kram yang muncul ringan dan tidak pernah naik tingkat keparahannya bisa jadi itu adalah ciri hamil, terutama jika diiringi oleh keluarnya bercak darah berwarna merah muda atau kecokelatan.

Jika bercak darah diikuti oleh gejala-gejala berikut, maka sangat tinggi kemungkinan bahwa itu adalah pertanda bahwa Moms sedang hamil:

  • Mual
  • Moms merasa mual
  • Nafsu makan menurun diiringi oleh berubahnya indera perasa
  • Suhu tubuh meningkat secara drastis
  • Naiknya suhu basal tubuh
  • Rasa nyeri pada payudara
  • Terlambat datang bulan

Baca juga: Mengetahui Ciri-Ciri Pada Kehamilan

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
You May Also Like