Perut Tertekan Saat Hamil? Berbahaya atau Tidak?

Perut Tertekan Saat Hamil

Saat memasuki masa kehamilan, Moms pastinya akan sangat berhati-hati untuk melakukan aktivitas apapun. Tidak jarang hingga mengurangi aktivitas sehingga kehamilan tidak terganggu. Tapi meskipun sudah berhati-hati tetap saja ada hal yang tidak terprediksi terjadi, seperti perut tidak sengaja tertekan oleh sesuatu.

Hal ini pasti membuat Moms cemas , kan? Sebenarnya apakah berbahaya bagi janin ketika perut tertekan saat hamil? 

Perut tertekan ketika hamil bahaya bagi janin? 

Perut tertekan saat hamil biasanya terjadi karena ketidaksengajaan, misalnya seperti tidak sengaja terpukul balita, tertekan saat menggendong bayi, atau terbentur meja.

Namun, apakah hal ini berbahaya untuk janin di dalam kandungan Moms?

Hal ini sebenarnya tergantung dari seberapa kerasnya tekanan pada perut Moms. Apabila tidak terlalu keras, Moms tidak perlu khawatir karena janin yang ada di dalam kandungan mempunyai banyak pelindung yang telah disiapkan ketika masa pembuahan. Tetapi biasanya hal ini juga tergantung dari masing-masing usia kehamilan Moms.

1. Perut tertekan saat trimester pertama

Dinding rahim sudah akan menebal di awal kehamilan dan dapat menjadi pelindung ketika perut tertekan saat hamil. Ditambah, tulang panggul juga akan menjadi salah satu pelindung saat Moms masih dalam trimester pertama kehamilan. Tulang panggul yang cukup keras ini akan melindungi janin dalam kandungan dari berbagai tekanan.

Namun, tetap diperhatikan tingkat kekerasan tekanan yang dialami oleh Moms. Apakah sakit yang dirasakan hanya sementara atau terus berlanjut dan tidak hilang?

2. Perut tertekan saat trimester kedua dan ketiga

Kebanyakan orang menganggap apabila semakin tua usia kehamilan, akan semakin besar juga resikonya sehingga Moms harus sangat berhati-hati. Hal ini sebenarnya tidak salah, karena Moms memang harus lebih waspada.

Tetapi, apabila perut tertekan saat hamil dikarenakan Moms sedang menggendong anak balita, Moms tidak perlu khawatir. Karena janin dalam kandungan dilindungi oleh cairan plasenta dan juga ketuban, jadi si kecil dalam kandungan tidak terlalu merasakan tekanan tersebut.

Jadi Moms sebaiknya jangan langsung panik ketika perut tertekan saat hamil, karena Moms telah dirancang untuk sekuat mungkin melindungi janin, seperti dinding rahim, otot-otot perut, hingga cairan ketuban.

Kenali tanda-tanda kehamilan yang sehat

Bagaimana mencari tahu apakah janin baik-baik saja?

Pemeriksaan USG biasanya akan dilakukan jika perut tertekan cukup keras saat hamil

Apabila perut tertekan saat hamil sangat keras, sebaiknya segera periksakan ke dokter. Biasanya, Moms akan dianjurkan untuk melakukan beberapa tes kesehatan termasuk USG. Moms akan mengetahui kondisi janin baik-baik saja atau tidak dari pemeriksaan tersebut.

Ketika Moms melakukan pemeriksaan ke dokter setelah merasakan trauma karena perut tertekan, pastikan untuk menanyakan beberapa hal di bawah ini ke dokter, seperti dilansir dari situs verywellfamily.com berikut ini:

  • Gejala yang Moms alami normal atau tidak?
  • Gejala tidak normal sebenarnya seperti apa dan kapan harus menemui dokter setelah mengalami trauma?
  • Seperti apa trauma yang berbahaya?
  • Adakah kegiatan yang harus dihindari guna mencegah terjadinya komplikasi saat kehamilan?
  • Apakah ini akan berefek terhadap kehamilan, ataupun sesudah bayi dilahirkan?
  • Tes apakah yang harus dilakukan untuk memastikan kondisi bayi baik-baik saja?

Moms harus memastikan dokter untuk menjawab semua pertanyaan tersebut, sehingga Moms tahu apa yang harus dilakukan ketika mengalami trauma yang tidak diinginkan.

Apabila terjadi kecelakaan atau trauma yang Moms alami cukup parah, pendarahan akan terjadi. Ketika mengalami kondisi ini, segera periksakan ke dokter karena hal tersebut bisa menandakan sesuatu terjadi pada kehamilan Moms.

Baca juga: Yang Harus Dilakukan Jika Kista Muncul Saat Hamil

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Related Articles

guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x