Penyebab Rambut Rontok Berlebihan yang Mungkin Moms Alami

Penyebab Rambut Rontok

Kehilangan berhelai-helai rambut setiap harinya merupakan hal yang normal untuk setiap orang. Namun, apabila rambut rontok lebih dari 100 helai dalam sehari, hal tersebut tidaklah normal. Rambut yang rontok berlebihan dan disertai dengan pertumbuhan rambut yang terhenti atau terganggu dapat membuat Moms kehilangan mahkota yang indah. Ada banyak hal yang menjadi penyebab rambut rontok berlebihan. Berikut ini ulasannya. 

Apa saja penyebabnya?

Dalam dunia medis, rambut rontok berlebihan atau lebih dari 100 helai dalam sehari disebut dengan telogen effluvium. Kerontokan rambut akan terjadi secara menyeluruh di bagian kepala sehingga menyebabkan rambut menjadi tampak tipis secara keseluruhan dan bukan pada satu area saja. 

Kondisi tersebut dapat terjadi saat tubuh Moms sedang stres ataupun tertekan secara fisik maupun emosional. Ada beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab rambut rontok berlebihan, diantaranya:

  • Stres secara emosional, misalnya karena kehilangan pekerjaan, keluarga sakit parah, dan sebagainya.
  • Stres fisik, seperti beban pekerjaan yang tinggi atau melahirkan.
  • Terjadinya perubahan hormonal, seperti yang terjadi pada ibu hamil.
  • Kekurangan gizi, seperti zat besi dan protein, misalnya bagi penderita gangguan makan
  • Menderita penyakit tertentu, misalnya penyakit kelenjar tiroid, infeksi jamur di kepala, sifilis, infeksi berat, alopecia areata, dan penyakit autoimun. 
  • Efek samping dari obat-obatan, seperti obat depresan, obat hormonal, pemakaian pil KB, dan juga vitamin A berdosis tinggi
  • Anemia
  • Berat badan yang turun hingga 9 kg atau lebih.
  • Baru sembuh dari sakit.
  • Sedang menjalani pengobatan tertentu, seperti kemoterapi.
  • Penggunaan produk perawatan rambut yang berbahan keras, seperti bleaching rambut, cat rambut, atau kebiasaan menggunakan pemanas rambut

Rambut yang rontok secara berlebihan dapat terjadi pada wanita dan pria dari segala usia. Tetapi, wanita cenderung lebih sering mengalami kondisi ini, terutama apabila adanya perubahan hormonal. Rambut rontok berlebihan biasanya terjadi selama 6 minggu hingga 3 bulan setelah mengalami stres atau adanya kondisi medis tertentu yang terjadi pada Moms. 

Bagaimana mengatasi rambut rontok berlebihan?

Pada beberapa kasus, rambut yang rontok secara berlebihan tidak memerlukan pengobatan khusus. Rambut Moms dapat tumbuh dan menjadi tebal kembali setelah beberapa bulan kemudian, apabila penyebab rambut rontok berlebihan telah diatasi. 

Namun, di dalam beberapa kasus, rambut rontok berlebihan juga membutuhkan perawatan. Mosm dapat melakukan konsultasi dengan dokter kulit untuk mengetahui apa penyebabnya. Apabila kerontokan rambut sudah di dalam tahap membutuhkan perawatan khusus, dokter akan memberi rekomendasi obat-obatan, terapi laser guna menumbuhkan rambut, pengangkatan sebagian kulit kepala, atau bahkan operasi transplantasi rambut. 

Cara mencegah rambut rontok berlebihan

Supaya rambut rontok berlebihan tidak menjadi semakin parah, Moms dapat melakukan beberapa langkah untuk mencegahnya. Diantaranya membatasi penggunaan bahan kimia dan alat pemanas seperti mewarnai rambut, mencatok atau mengeriting rambut. Hindari juga mengikat, mengepang, dan menyisir rambut saat masih basah. Moms juga bisa menggunakan sampo bayi yang cenderung lebih lembut saat mencuci rambut. 

Mulai sekarang, jagalah kesehatan rambut sehingga penyebab rambut rontok berlebihan tidak terjadi pada diri Moms. 

Baca juga: Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan Rambut Moms

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Related Articles

guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x