Gadget sudah menjadi bagian hidup sehari-hari yang tidak terpisahkan. Rata-rata orang Indonesia menghabiskan lebih dari 5 jam untuk menatap layar gadget setiap hari. Akibatnya, banyak yang tidak menyadari bahwa mereka terkena sindrom mata lelah. Lalu, apa yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya mata lelah?

Penyebab dan gejala mata lelah

Menurut penelitian, aktivitas pertama sebagian besar orang masa kini adalah mencari gadget. Menatap gadget juga menjadi hal terakhir yang dilakukan sebelum tidur malam sebelumnya. Bagi Moms yang bekerja, di kantor pun pasti akan menghabiskan banyak waktu untuk menatap layar komputer.

Kalau sudah begitu, maka jangan heran jika Moms terkena sindrom mata lelah yang disebabkan karena menatap layar gadget terlalu lama. Untuk mengetahui apakah Moms terkena mata lelah, catat gejala-gejalanya berikut ini:

  • Penglihatan terasa kabur
  • Penglihatan seolah ganda, mata Moms terasa melihat dua objek padahal sebenarnya hanya ada satu objek
  • Mata menjadi kering
  • Mata juga bisa menjadi berair
  • Susah untuk berkonsentrasi
  • Kesulitan untuk membuka mata
  • Peka terhadap adanya cahaya, terutama cahaya yang silau
  • Muncul sakit kepala
  • Muncul juga rasa nyeri pada bagian leher, punggung, atau bahu

Jika Moms merasakan gejala-gejala di atas, kemungkinan Moms sudah terkena sindrom mata lelah. Namun jangan khawatir, masih ada cara untuk mencegah terjadinya mata lelah yang bisa Moms praktekan berikut ini.

Teknik 20-20-20 untuk membantu mencegah terjadinya mata lelah

Teknik 20-20-20 adalah sebuah cara untuk mencegah terjadinya mata lelah dengan selalu mengistirahatkan mata selama minimal 20 detik sesudah 20 menit menatap layar gadget. Cara untuk mengistirahatkan mata adalah dengan menatap objek yang berjarak minimal 20 kaki atau 6 meter dari tempat Moms.

Menatap objek berjarak 20 kaki

20 kaki hanyalah patokan kira-kira jarak objek yang ideal untuk Moms tatap, tidak perlu untuk mengukur secara tepat jarak objek yang dipandang. Jika Moms duduk di dekat jendela, cobalah melihat keluar ke arah pohon yang berada di jalan atau mobil yang parkirnya lumayan jauh.

Jika Moms berada di ruangan tertutup dan kecil, cobalah untuk keluar sejenak ke tempat yang luas agar bisa melihat objek-objek yang berjarak cukup jauh. Hal tersebut akan membantu untuk mencegah mata lelah dan kering.

Istirahatkan mata selama 20 detik

Cobalah untuk mengistirahatkan mata selama minimal 20 detik agar memberikan waktu yang cukup bagi mata untuk menjadi lebih rileks. Disarankan Moms untuk bangun dari tempat duduk atau tempat tidur dan berjalan sebentar, misalnya untuk mengambil air atau ke toilet. Dengan meminum air juga akan membantu untuk melembapkan mata yang mungkin sudah kering.

Lakukan setiap 20 menit sekali

Jika memang Moms sedang bekerja dan membutuhkan waktu lama untuk menatap layar gadget atau laptop, sebaiknya jangan lupa untuk beristirahat setiap 20 menit sekali. Terlalu lama menatap layar gadget akan membuat otot mata menjadi tegang. Berilah waktu untuk mata beristirahat agar kembali rileks dan mencegah terjadinya mata lelah.

Baca juga: Mata Sering Gatal? Ketahui 4 Penyebabnya Berikut Ini!

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
You May Also Like