Pada saat demam, suhu tubuh akan meningkat. Mengukur dan mengetahui suhu tubuh dapat membantu Moms dalam mengantisipasi apakah demam yang Moms sedang alami memerlukan penanganan lebih lanjut atau tidak. Oleh karena itu, termometer berperan penting dan ada baiknya selalu tersedia di rumah. Termometer merupakan alat untuk mengukur suhu badan. Lalu, bagaimana cara menggunakan termometer dengan benar? Apa saja jenis-jenisnya? Yuk, simak penjelasan berikut.

Cara menggunakan termometer dan jenis-jenisnya

Termometer yang banyak beredar di pasaran ada yang berbentuk digital dan ada juga yang masih menggunakan air raksa untuk mengukur suhu tubuh.

Cara menggunakan termometer dalam mengukur suhu tubuh juga beragam. Ada yang diletakkan di mulut, dahi, telinga, hingga dicolokkan ke anus (rektal). 

Agar tidak salah dalam memilih dan menggunakan termometer, kenali tipe-tipe termometer dan cara menggunakan dengan benar seperti berikut. 

Termometer air raksa

Termometer air raksa sudah dilarang penggunaannya karena berbahaya

Jenis termometer berikut ini mungkin paling sering Moms temui atau gunakan. Termometer air raksa memiliki bentuk berupa tabung kaca yang berisi logam cair berwarna perak. Cairan ini merupakan air raksa atau dikenal juga dengan zat merkuri.

Moms dapat meletakkan termometer ini di bawah lidah untuk mengukur suhu tubuh. Akan tetapi, pastikan Moms membersihkan termometer air raksa sebelum memasukkannya ke area mulut. 

Ketika diletakkan di bawah lidah, air raksa yang berada dalam tabung gelas kaca akan naik ke ruang kosong dalam tabung. Selanjutnya air raksa akan berhenti pada titik angka tertentu sebagai penanda suhu tubuh Moms saat diukur. 

Walaupun menunjukkan hasil yang akurat dan harganya relatif murah, penggunaan alat pengukur suhu tubuh manual ini sudah dilarang. 

Termometer air raksa terbuat dari tabung kaca, sehingga akan mudah pecah. Jika pecah atau retak, paparan merkuri atau air raksa pun dapat terjadi ke dalam tubuh dan berisiko mengakibatkan keracunan. 

Apabila ingin membuang termometer air raksa, ada baiknya jangan sembarangan. Hal ini karena, alat tersebut harus dibuang ke dalam tempat khusus limbah medis. Konsultasikan pada perawat atau dokter apabila Moms ingin membuang termometer air raksa. 

Termometer digital

Termometer digital bisa digunakan dengan beberapa cara penempatan

Termometer digital dipercaya dapat menunjukkan hasil secara cepat dan akurat. Jenis termometer ini menggunakan sensor panas elektronik yang bekerja mengukur suhu. Lalu bagaimana cara menggunakan termometer ini?

  • Di ketiak

Metode ini mungkin merupakan yang paling umum Moms gunakan untuk mengukur suhu tubuh. Moms cukup meletakkan termometer digital di ketiak, lalu dijepit. Pastikan juga bahwa ujung sensor termometer menyentuh kulit ketiak Moms. 

Diamkan selama lima menit atau sampai termometer digital berbunyi ‘biip’. Bunyi ini memberikan tanda bahwa hasil pengukuran suhu sudah siap dibaca di layar yang terdapat pada termometer.

  • Di mulut

Sebelum menggunakan termometer digital di mulut, pastikan Moms membersihkannya terlebih dahulu. Setelah termometer bersih, letakkan ujung sensornya di bawah lidah dengan keadaan bibir tertutup.

Gunakan bibir Moms untuk menahan termometer agar tidak jatuh. Selanjutnya Moms bisa bernapas secara normal melalui hidung.

Tunggu hingga 40 detik atau hingga sensornya berbunyi, selanjutnya Moms dapat melihat hasil ukur suhu tubuh melalui layar yang tersedia.

  • Menggunakan di anus 

Cara ini umumnya digunakan pada bayi, terutama usia di bawah tiga tahun. Hal ini karena, bayi cenderung sulit untuk diam selama beberapa saat ketika ada alat yang dimasukkan ke dalam mulut atau diletakkan di ketiaknya.

Orang tua juga mungkin takut bayinya tersedak apabila memasukkan termometer ke dalam mulut anak. Oleh sebab itu, mengukur suhu tubuh bayi biasanya dilakukan melalui anus.

Cara menggunakan termometer yaitu Moms harus mencuci ujung sensor termometer digital dengan air bersih dan sabun. Kemudian oleskan pelumas seperti petroleum jelly

Bujuk bayi Moms agar berbaring dalam posisi tengkurap di atas permukaan datar, seperti di kasur atau di pangkuan Moms. Selanjutnya buka celananya dan renggangkan kedua kakinya. 

Setelah menemukan lubang anus, Moms dapat memasukkan ujung sensor termometer digital ke dalam anus secara perlahan. Perlu diingat bahwa, jangan mendorong termometer terlalu dalam.

Setelah termometer sudah masuk kedalam anus, diamkan selama sekitar tiga menit atau hingga sensor termometer berbunyi. Ukuran suhu nantinya akan muncul pada layar termometer.  

Perlu diketahui agar tidak menggunakan termometer digital untuk mengukur suhu tubuh melalui mulut dan anus secara bersamaan. Ada baiknya Moms memiliki dua termometer digital dan memberi label pada masing-alat ukur suhu masing untuk penggunaan oral dan rektum.

Alat pengukur suhu tubuh digital ini dapat Moms jumpai di apotek, toko obat, atau toko yang khusus menjual alat-alat kesehatan. Moms juga bisa membelinya secara online.

Termometer digital memiliki bentuk dan ukuran yang berbeda-beda, oleh karena itu pastikan Moms membaca petunjuk terlebih dahulu sebelum membeli dan menggunakan termometer digital. 

Baca juga: Ketahui Cara Mengobati Bayi Demam Berikut Ini

Termometer digital khusus telinga

Termometer digital dengan inframerah dapat membaca panas di dalam telinga

Jenis termometer digital ini digunakan untuk mengukur suhu bagian dalam telinga. Alat pengukur suhu tubuh ini mempunyai sinar inframerah yang dapat membaca panas di dalam telinga. 

Moms cukup meletakkan termometer di lubang telinga dengan benar. Pastikan sensor inframerah menghadap tepat di permukaan lubang telinga Moms. Moms juga hanya tinggal menunggu layar pada termometer untuk memunculkan angka suhu tubuh. 

Untuk bayi berusia satu tahun ke atas, penggunaan termometer digital telinga dapat menunjukkan hasil yang akurat. Berbeda pada bayi usia di bawah setahun, hasilnya mungkin kurang akurat. 

Tidak hanya itu, hasil pembacaan termometer yang tidak akurat mungkin saja terjadi Jika bayi Moms mempunyai banyak kotoran di dalam telinganya.

 Termometer digital berbentuk dot

Alat pengukur suhu tubuh berikut ini bentuknya mirip dot atau empeng bayi. Termometer dot digital dapat menjadi solusi mudah apabila anak Moms tidak bisa menggunakan termometer biasa 

Cara menggunakan termometer ini yaitu Moms cukup memasukkan termometer ke dalam mulut bayi layaknya empeng. Biarkan anak menghisapnya selama 3-5 menit untuk mendapatkan hasil suhu tubuh, yang akan muncul di layar yang tersedia.

Termometer digital dahi

Termometer digital dahi memiliki tingkat akurasi yang lebih rendah

Termometer digital dahi menggunakan sinar inframerah untuk mengukur suhu pada area dahi atau arteri temporalis di pelipis. Sinar inframerah akan membaca panas yang keluar dari kepala, kemudian Moms dapat melihat hasil ukur melalui layar. 

Jenis termometer ini belum dapat memberikan tingkat akurasi yang setara dengan termometer digital biasa. 

Hal yang perlu diperhatikan sebelum dan sesudah memakai termometer

Berikut beberapa hal yang sebaiknya Moms perhatikan sebelum dan sesudah menggunakan termometer:

  • Jangan menggunakan termometer untuk mengukur suhu tubuh segera setelah Moms melakukan olahraga berat dan mandi air hangat. Beri jeda hingga satu jam terlebih dulu.
  • Jangan makan dan minum hidangan panas atau dingin sebelum Moms mengukur suhu tubuh, terutama apabila Moms mengukur suhu melalui mulut. Berikan jeda 20-30 menit terlebih dulu.
  • Jangan merokok sebelum mengukur suhu tubuh. Sebaiknya Moms memberikan jeda waktu selama 20-30 menit.
  • Selalu bersihkan termometer sebelum dan sesudah menggunakannya. Moms bisa membersihkannya dengan air bersih dan sabun, atau menyekanya dengan alkohol.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Henna dengan Mudah

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
You May Also Like