Gigi dan mulut merupakan salah satu organ dalam sistem pencernaan yang harus dijaga kebersihan dan kesehatannya dengan baik. Ketika gigi tidak dibersihkan dengan baik dan teratur, maka kotoran dari sisa-sisa makanan tersebut akan menempel dan bertahan di sela-selanya, atau disebut juga dengan plak gigi. Semakin lama plak gigi yang kian menumpuk dan tidak dibersihkan secara sempurna, maka akan mengeras dan menjadi karang gigi. Lalu bagaimana cara menghilangkan karang gigi secara alami?

Cara Menghilangkan Karang Gigi

Gosok Gigi Teratur 2 Kali Sehari

Menggosok gigi secara teratur 2 kali sehari, merupakan salah satu cara menghilangkan karang gigi secara alami. Selain menghilangkan, kebiasaan menggosok gigi secara teratur juga dapat mencegah munculnya karang gigi. Namun perlu diperhatikan, menggosok gigi rutin saja tidak cukup. Gosok gigi pun harus dilakukan dengan benar agar gigi bersih sempurna.

Menggosok gigi yang benar, tidak bisa dilakukan secara cepat dan terburu-buru. Menggosok gigi idealnya dilakukan selama dua menit, dengan melakukan gerakan memutar dan menjangkau di setiap sela-sela gigi. Agar lebih mudah, lakukan dengan menggunakan sikat dengan bulu yang lembut dan ramping agar dapat membersihkan sisa-sisa kotoran hingga ke sela-sela gigi.

Menggunakan Pasta Gigi dengan Fluoride

Ketika menggosok gigi, Moms harus memperhatikan kandungan zat yang terdapat dalam pasta gigi. Pasta gigi yang baik yaitu yang mengandung fluoride. Kandungan ini dapat memperkuat lapisan enamel gigi serta dapat mengurangi risiko pembusukan yang disebabkan oleh makanan dan minuman asam.

Selain itu, kandungan fluoride juga berfungsi untuk membantu proses perbaikan gigi yang rusak secara alami. Dengan memperhatikan hal ini, cara menghilangkan karang gigi dapat dilakukan lebih efektif.

Flossing

Selain menggosok gigi, flossing juga bisa menjadi pilihan cara menghilangkan karang gigi secara alami. Flossing yaitu teknik atau cara membersihkan gigi dengan menggunakan benang. Cara ini dipercaya efektif dalam membersihkan plak gigi karena dapat menjangkau sela-sela gigi dengan baik.

Untuk melakukan cara ini, sebaiknya Moms menggunakan benang yang halus dan disesuaikan dengan kondisi gigi dan gusi. Akan tetapi, apabila Moms tertarik mencoba cara ini, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter mengenai bahan apa yang cocok serta bagaimana melakukan teknik yang aman.

Menggunakan Mouthwash

Cara menghilangkan karang gigi selanjutnya juga dapat dilakukan dengan berkumur menggunakan mouthwash. Cara tersebut sangat efektif membersihkan sisa makanan dan membunuh bakteri pada area gigi yang sempit.

Moms bisa dengan mudah membelinya di minimarket atau supermarket. Agar mendapat hasil yang memuaskan, lakukan cara ini setelah menyikat gigi atau melakukan flossing.

Hindari Makanan dan Minuman Manis

Agar mengurangi munculnya karang gigi, bisa dilakukan dengan mengurangi atau menghindari makanan dan minuman yang manis. Bakteri akan cepat tumbuh pada makanan dan minuman yang memiliki rasa manis. Dalam hal ini bakteri akan dengan mudah melepaskan zat asam yang selanjutnya dapat merusak gigi.

Oleh karena itu, perlu mengurangi bahkan kalau bisa lebih baik menghindari makanan dan minuman manis. Apabila memang masih sesekali mengonsumsinya, perlu diimbangi dengan konsumsi air putih yang banyak, berkumur dan menyikat gigi setelahnya.

Mengurangi atau Menghindari Kebiasaan Merokok

Pasalnya, kebiasaan merokok memang dapat memunculkan karang gigi dan noda coklat kehitaman pada gigi dan sela-sela gigi. Hal ini tidak lain diakibatkan oleh zat-zat yang terdapat dalam rokok tersebut. Bahkan karang gigi yang ditimbulkan akibat kebiasaan merokok lebih sulit dihilangkan dibandingkan karang gigi yang berasal dari sisa-sisa makanan.

Oleh karena itu sebagai salah satu cara menghilangkan karang gigi, perlu mengurangi bahkan sebisa mungkin menghindari kebiasaan buruk ini. Selain dapat mengakibatkan karang gigi, kebiasaan merokok juga buruk untuk kesehatan tubuh.

Menggunakan Baking Soda

Baking soda ternyata dapat digunakan sebagai salah satu cara menghilangkan karang gigi yang membandel. Bahkan diketahui, bahan ini efektif untuk menghilangkan karang berwarna kuning dan mengeras. Selain itu, baking soda pun dipercaya sebagai bahan pemutih gigi secara alami.

Caranya mudah, Moms cukup ambil satu sendok makan baking soda lalu campurkan dengan sedikit garam. Aduk hingga rata, lalu gunakan sebagai pasta untuk menggosok gigi. Hasil akan terlihat maksimal, apabila cara ini dilakukan secara rutin.

Menggunakan Kulit Jeruk

Bahan alami selanjutnya yang dapat digunakan sebagai salah satu cara menghilangkan karang gigi adalah kulit jeruk. Selain buahnya yang kaya nutrisi, kulit jeruk juga mempunyai zat-zat dan vitamin yang ternyata berguna untuk membersihkan gigi.

Caranya mudah, cukup ambil beberapa bagian kulit jeruk yang sudah dicuci bersih. Kemudian kulit jeruk tinggal digosokkan pada gigi secara merata. Sebaiknya cara ini dilakukan di malam hari dan didiamkan sampai pagi. Setelah bangun tidur di pagi hari, bisa segera berkumur untuk membersihkan gigi dan mulut dari sisa zat kulit jeruk.

Mengoleskan Minyak Kelapa

Minyak kelapa juga merupakan bahan alami yang bermanfaat sebagai salah satu cara menghilangkan karang gigi. Minyak kelapa mengandung anti-inflamasi, antioksidan asam laurat, asam lemak hingga sifat antimikroba. Berdasarkan hasil penelitian, kandungan tersebut mampu membersihkan plak gigi hingga 50 persen.

Moms dapat memasukkan 1 sendok minyak kelapa yang sebelumnya telah dihangatkan ke dalam mulut. Gunakan minyak kelapa untuk berkumur selama 5 10 menit. Selanjutnya buang minyak kelapa ke tempat sampah atau handuk kertas.

Mengunyah Daun Sirih

Daun sirih sejak dahulu memang sangat dikenal sebagai bahan alami yang baik untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Cara menghilangkan karang gigi berikut ini cukup mudah dilakukan. Moms hanya tinggal mengambil selembar daun sirih untuk dikunyah secara langsung. Bisa juga ditambahkan dengan 1 batang cengkeh haluskan sedikit lalu bisa segara dikunyah.

Baca Juga: 5 Cara Memutihkan Gigi yang Mudah untuk Dilakukan

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
You May Also Like