Menggunakan kawat gigi atau yang sering dikenal dengan behel adalah metode populer untuk membuat gigi menjadi lebih rapi. Merapikan gigi merupakan prosedur kosmetik yang dilakukan untuk mengubah bagian gigi yang tidak sempurna. Lalu, bagaimana cara merapikan gigi tanpa perlu menggunakan behel? Simak penjelasan berikut.

Cara merapikan gigi tanpa behel

Pada saat Moms ingin merapikan gigi tanpa behel, pastikan Moms mendatangi dokter gigi atau orthodontis, bukan ke sembarang dokter apalagi tukang gigi. Dokter yang kompeten akan menyesuaikan perawatan dengan usia Moms, kondisi gigi, rahang, dan lain-lain.

Aligner

Cara merapikan gigi yang pertama yaitu menggunakan aligner. Aligner merupakan alat seperti penyanggah gigi yang terbuat dari plastik bening, tipis, dan mempunyai ukuran sesuai bentuk gigi Moms. Fungsi aligner yaitu merapatkan gigi yang harus diganti tiap 2-3 minggu sekali hingga Moms mendapatkan struktur gigi sesuai dengan keinginan atau evaluasi dari dokter yang menangani.

Ada beberapa hal yang wajib Moms perhatikan dalam cara merapikan gigi tanpa behel ini. Pertama, aligner harus dicopot ketika makan dan menyikat gigi. Kedua, pencopotan dan pemasangan kembali aligner harus dilakukan oleh pasien sendiri sehingga pasien bertanggung jawab atas kebersihan aligner yang sedang digunakan.

Retainer

Moms dapat menggunakan retainer sebagai salah satu cara merapikan gigi tanpa behel. Bentuk retainer mirip dengan aligner, yakni plastik tipis dan bening yang menutupi permukaan gigi. Namun, retainer juga ada yang bersifat tetap alias tidak bisa dicopot-pasang.

Retainer umumnya digunakan setelah dokter gigi Moms melakukan perawatan penguat atau penambalan gigi, misalnya dental bonding. Retainer harus digunakan terus selama 6 bulan pasca perawatan guna menguatkan tambalan yang digunakan pada gigi.

Kemudian dokter bisa meminta Moms melanjutkan pemakaian retainer hanya pada malam hari. Pada siang hari, retainer dapat Moms letakkan di kotak khusus yang diberikan oleh dokter gigi untuk menjaga kebersihannya.

Resin gigi

Cara merapikan gigi tanpa behel ini dilakukan dengan mengaplikasikan resin sewarna gigi pada permukaan gigi. Resin ini selanjutnya dikeraskan dengan menggunakan sinar khusus sehingga terbentuk ikatan (bonding) yang dapat mengisi kekosongan antar gigi, menambal lubang kecil, dan menghaluskan ujung gigi yang terasa kasar.

Baca juga: Memundurkan Gigi Tonggos dengan Perawatan yang Efektif

Mahkota gigi

Mahkota gigi berfungsi seperti topi yang dilekatkan di atas gigi sehingga dapat menggantikan fungsi sebagian besar permukaan gigi. Mahkota gigi terbuat dari porselen atau porselen yang dileburkan ke logam, dan memiliki fungsi dalam mengembalikan bentuk, kontur, serta penampakan gigi Moms.

Veneer

Veneer merupakan lapisan tipis yang bertindak seperti cangkang gigi dan umumnya terbuat dari porselen. Beberapa dokter gigi juga dapat menggunakan bahan veneer lainnya yang memiliki warna senada dengan gigi sehingga sekaligus dapat memberi efek gigi yang lebih bersih.

Cara merapikan gigi berikut ini mirip dengan pemakaian kuku palsu, yaitu dengan menempelkannya di permukaan gigi. Veneer juga bisa Moms gunakan untuk merapatkan jarak antar gigi ketika behel tidak dapat melakukannya, seperti contohnya saat ada gigi yang keluar dari jalurnya.

Kontur gigi

Cara merapikan gigi tanpa behel berikut ini merupakan salah satu prosedur yang paling konservatif. Moms mungkin mengenal proses ini dengan nama lain, seperti odontoplasti, enameloplasti, stripping, atau slenderizing.

Banyak orang melakukan prosedur ini agar mempunyai estetika gigi yang lebih indah, serta senyum yang lebih menawan. Dari segi kesehatan, cara merapikan gigi ini juga dapat membuat kegiatan mengunyah lebih nyaman.

Kontur gigi dilakukan dengan cara mengambil sedikit enamel gigi agar dokter bisa membentuk kembali panjang dan bentuk gigi. Prosedur kontur gigi tidak membuat gigi terasa ngilu apalagi nyeri, dan Moms dapat langsung melihat hasilnya secara instan.

Terkadang Moms harus melakukan lebih dari satu cara merapikan gigi tanpa behel sebelum mencapai hasil yang diinginkan. Misalnya, dokter akan meminta Moms melakukan veneer ataupun mahkota gigi beberapa bulan setelah melakukan kontur gigi.

Prosedur apapun yang akan Moms pilih, pastikan Moms melakukannya di dokter dan klinik gigi yang terpercaya, ya. Jangan pernah tergoda untuk melakukan perawatan gigi di tukang gigi, walaupun mereka menawarkan harga yang lebih murah. Nah, semoga bermanfaat ya, Moms!

Baca Juga: Jangan Abaikan 7 Ciri Penyakit Gula Berikut Ini!

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
You May Also Like