Buta warna adalah salah satu kondisi yang sering tidak disadari oleh orang yang mengidapnya. Hal ini disebabkan karena pengetahuan tentang warna yang ada sejak kecil mampu mengaburkan persepsi orang yang mengalami buta warna.  Maka tes buta warna pun perlu dilakukan guna mengetahui apakah Moms mengalami kondisi atau tidak.

Contoh dari mengaburkan persepsi orang yang mengalami kondisi ini yaitu orang yang buta warna bisa menyebutkan dengan benar warna hijau pada daun. Ini dikarenakan adanya pengetahuan yang tertanam sejak kecil bahwa daun mempunyai warna hijau. Tetapi, persepsi mereka terhadap warna hijau akan berbeda dengan warna hijau yang sebenarnya. 

Berikut ini cara sederhana hingga tes menggunakan peralatan khusus untuk melakukan tes buta warna. 

Apa saja jenis-jenisnya?

Berikut ini merupakan pilihan tes buta warna yang bisa Moms lakukan, diantaranya:

1. Tes ishihara

Tes ishihara adalah tes buta warna yang paling sederhana dan juga sering dilakukan. Teh ishihara terdiri dari sebuah buklet yang di setiap lembarnya terdapat gambar lingkaran dengan banyak titik-titik dengan berbagai ukuran dan warna. 

Titik-titik acak ini sebenarnya disusun sedemikian rupa supaya orang tidak mengalami buta warna bisa melihat angka yang tersembunyi pada gambar tersebut. Nah, orang yang mengalami buta warna akan kesulitan saat membedakan angka yang ada di antara titik-titik tersebut. 

Tes ishihara yang lengkap terdiri dari 38 gambar. Tetapi, ada versi lain yang hanya menggunakan 14-24 gambar. 

2. Tes warna cambridge

Tes buta warna ini hampir mirip dengan tes ishihara. Hanya, tes yang satu ini dilakukan dengan melihat gambar pada layar komputer. Moms akan diberi instruksi untuk melihat huruf ā€œCā€ yang berwarna beda dengan warna latar. Gambar akan muncul pada layar secara acak, lalu Moms akan diminta untuk menekan salah satu tombol ketika melihatnya.  

3. Anomaloscope

Untuk tes buta warna anomaloscope, Moms akan diminta untuk melihat lewat alat khusus seperti mikroskop. Ketika melihat lewat alat tersebut, Moms akan melihat lingkaran. Setengah lingkaran atas akan berwarna kuning muda, sementara setengah bagian bawah berwarna hijau muda dan juga merah. 

Lalu, Moms akan diinstruksikan untuk memutar tombol di samping alat warna-warni pada lingkaran tersebut menjadi warna dan kecerahan yang sama. Tes anomaloscope sering dilakukan guna mendeteksi adanya ketidakmampuan melihat warna hijau serta merah. 

4. Tes Farnsworth-Munsell 100 Hue

Untuk melakukan tes buta warna yang satu ini, diperlukan alat yang terdiri dari blok-blok kecil. Beberapa blok tersebut akan mempunyai warna yang sama, namun dengan gradasi berbeda. 

Moms akan diminta untuk menyusun blok-blok tersebut dengan urutan tertentu. Tes ini dilakukan guna menilai kemampuan Moms dalam mengenali perbedaan warna meskipun hanya sedikit. 

5. Tes Farnsworth Lantern

Jenis tes buta warna yang satu ini digunakan untuk mengetahui tingkat buta warna yang dialami seseorang. Tes Farnsworth Lantern sering digunakan oleh calon anggota militer guna mengetahui kelainan kondisi secara mendetail. 

Baca juga: Apa Fungsi Kacamata Anti Radiasi untuk Mata?

Kapan Moms harus melakukan tes buta warna?

Tes buta warna pada umum tidak termasuk ke dalam pemeriksaan mata yang rutin. Apabila Moms melihat anak kesulitan dalam membedakan warna, sebaiknya segeralah periksa ke dokter spesialis mata. 

Walaupun tidak berbahaya bagi kesehatan, kondisi ini bisa mempengaruhi kualitas hidup, khususnya untuk anak-anak. Buta warna akan berdampak pada kemampuan anak saat mengerjakan tugas dari sekolah yang berhubungan dengan warna serta dalam olahraga. 

Bagi orang dewasa,mengalami buta warna mampu mempengaruhi jalur karir yang akan dipilih karena ada beberapa jenis pekerjaan yang mewajibkan pekerja terbebas dari buta warna. 

Maka, dengan mengetahui kondisi buta warna sejak dini akan membantu Moms atau anak untuk menyesuaikan cara belajarnya dan menentukan karir apa yang akan Moms pilih.

Baca juga: Penyakit Kulit Berbahaya Ini Jangan Moms Sepelekan

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
You May Also Like