Banyak mitos seputar buah nanas dan wanita yang beredar, ada yang bilang makan nanas bisa membuat Moms yang hamil keguguran. Ada juga yang mengatakan bahwa makan nanas saat haid bisa bikin aliran darah yang keluar semakin deras.

Sebagian orang juga mengatakan bahwa mengonsumsi nanas dapat menyebabkan keputihan, namun hal ini ya memang hanya mitos. Keputihan sebetulnya adalah cairan vagina yang diproduksi secara alami oleh tubuh, dan justru berfungsi untuk menjaga kebersihan vagina, bukan disebabkan karena makan nanas.

Barangkali banyak juga Moms yang enggan makan nanas karena menganggap bahwa buah tersebut tidak baik dikonsumsi saat sedang datang bulan. Apakah hal tersebut sudah terbukti secara ilmiah, atau hanya sekedar mitos? Berikut fakta sebenarnya.

Kandungan dan manfaat buah nanas

Buah nanas mempunyai banyak kandungan yang berguna bagi tubuh karena kaya vitamin, antioksidan, dan enzim. Meski mempunyai rasa yang manis, buah nanas justru ternyata rendah kalori. 

Selain itu, kandungan bahan alami yang terdapat di dalam buah nanas dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengatasi gangguan pencernaan, dan mempertahankan kekuatan tulang.

Kandungan terbanyak zat gizi pada buah nanas adalah vitamin C dan mangan. Vitamin C berfungsi untuk melawan kerusakan sel tubuh, nyeri sendi, dan juga meminimalisir risiko penyakit jantung. Selain manfaat tersebut, nanas juga diketahui mengandung enzim bromelain dan vitamin B yang berguna untuk membantu memproduksi energi dalam tubuh.

Makan nanas saat haid justru mempunyai manfaat baik

Kandungan mangan yang terdapat di buah nanas diketahui bisa bermanfaat untuk mengurangi nyeri haid. Hal tersebut karena wanita yang sering terkena PMS dilaporkan cenderung memiliki kadar mangan dalam tubuh yang jauh lebih rendah dibanding mereka yang tidak mengalami PMS.

Disarankan bagi wanita yang mengalami nyeri PMS untuk sedikit meningkatkan asupan makanan sumber mangan, salah satu sumber yang baik untuk itu adalah makan nanas saat haid.

Selain mangan, kandungan antioksidan yang terdapat pada buah nanas juga bisa berfungsi untuk mengurangi peradangan akut, yang bisa menyebabkan kram perut saat datang bulan. Kandungan bromelain yang dimiliki nanas juga bisa membantu mengendurkan otot sekitar perut, yang juga bisa meminimalisir gejala nyeri kram saat haid.

Baca juga: Minum Kopi Saat Menstruasi, Boleh atau Tidak?

Tetap batasi konsumsinya

Selain memberikan banyak manfaat di atas, namun makan nanas saat haid memang bisa membuat Moms mengalami aliran darah yang lebih deras dari biasanya.  Wanita muda yang mengonsumsi nanas dalam porsi secukupnya mengalami peningkatan aliran darah haid hingga 50 persen lebih banyak. Meningkatnya aliran darah tersebut pada umumnya tidak berbahaya, tapi memang bisa menimbulkan ketidaknyamanan selama Moms beraktivitas.

Jika Moms mempunyai perut yang sensitif, asam yang terdapat dalam vitamin C buah nanas dapat membuat perut terasa mulas. Jika buah nanas yang yang dikonsumsi belum cukup matang, kandungan bromelain di dalamnya mungkin juga bisa menimbulkan efek pencahar parah hingga menyebabkan muntah atau diare.

Ada beberapa jenis obat yang dapat berinteraksi dengan bromelain seperti antibiotik, antikonvulsan, antikoagulan, antidepresan, pengencer darah, dan obat insomnia. Hindari konsumsi nanas terlalu banyak jika sedang mengonsumsi obat-obatan tersebut.

Makan buah nanas saat haid ataupun dalam kondisi lain dengan porsi secukupnya tetap aman bagi tubuh, karena keluarnya efek negatif yang bisa ditimbulkan oleh kandungan bromelain dan mangan murni dalam buah nanas baru bisa terjadi jika kita mengonsumsi 7-10 buah nanas segar utuh dalam satu waktu. Bukan suatu hal yang lumrah untuk mengonsumsi nanas sebanyak itu. Oleh karena itu, selama tidak berlebihan maka makan nanas tetap aman.

Baca juga: Hindari Melakukan Hal Ini Saat Moms Sedang Menstruasi

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
You May Also Like