Infeksi bakteri Salmonella typhi  yang masuk ke dalam tubuh melalui konsumsi makanan atau minuman terkontaminasi menyebabkan penyakit tipes atau demam tifoid. Penyakit tipes menyerang saluran pencernaan. Oleh karena itu, makanan untuk penderita tipes harus diatur sedemikian rupa. Lalu, apa saja makanan untuk gejala tipes yang wajib Moms ketahui?

Gejala dan pengobatan penyakit tipes

Penyakit tipes biasanya terjadi di daerah dengan sarana sanitasi yang kurang memadai dan karena masyarakat yang belum sepenuhnya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. 

Bakteri S.typhi akan menginfeksi kedalam tubuh yang kemudian muncul gejala demam tifoid dalam waktu satu sampai tiga minggu. Keluhan yang biasanya dirasakan meliputi lemas, sakit kepala, demam tinggi, menggigil, sakit perut, diare atau konstipasi, perut membengkak, dan sakit tenggorokan. 

Pengobatan dengan antibiotik sangat efisien menyembuhkan penyakit demam tifoid. Walaupun Moms sudah merasa baikan setelah beberapa hari mengonsumsinya, obat ini harus tetap dihabiskan. 

Jika Moms belum konsultasi dengan dokter, jangan pernah berhenti mengonsumsi antibiotik. Kondisi Moms bisa saja bertambah parah, dan mengalami resistensi terhadap antibiotik.

Resistensi terhadap antibiotik akan menyebabkan antibiotik jenis tertentu tidak lagi mempan untuk memberantas bakteri dalam tubuh Moms, sehingga Moms akan membutuhkan jenis antibiotik yang lebih keras.

Untuk tidak menularkan penyakit pada orang lain, penderita yang mengalami demam tifoid juga harus menjaga asupan makanannya dan kebersihannya selama masa penyembuhan.

Jenis makanan yang dianjurkan untuk penderita gejala tipes

Jika penderita tipes masih mengalami demam, perut dan pencernaan biasanya terasa tidak nyaman. Maka dari itu, penderita gejala tipes lebih baik diberi makanan hambar yang lunak dan mudah dicerna.

Makanan hambar

Untuk menghindari iritasi di selaput pencernaan, penderita gejala tipes dianjurkan mengonsumsi makanan hambar tanpa bumbu dan rempah serta hindari mengonsumsi makanan pedas.

Jenis makanan tersebut juga berfungsi mengurangi kadar keasaman lambung supaya tidak terjadi peradangan yang lebih parah di saluran pencernaan. 

Kaya gizi dan kalori

Walaupun makanan untuk penderita gejala tipes tidak boleh mengandung banyak rempah dan bumbu, makanan ini harus bisa memenuhi kebutuhan gizi dan kalori penderita agar lebih banyak jaringan tubuh yang diproses untuk menjadi energi. 

Karena saat sedang demam, tingkat metabolisme basal tubuh akan meningkat sebanyak 10%. Oleh karena itu, makanan untuk penderita tipes lebih baik mengandung banyak protein dan kalori yang cukup.

Cairan

Cairan yang cukup juga penting dipenuhi untuk menjaga hidrasi dan keseimbangan elektrolit tubuh.

Moms disarankan untuk banyak minum air putih, juga bisa dari jus buah tanpa gula. Penderita gejala tipes juga baik untuk mengonsumsi makanan berkuah seperti sup ayam.

Pilihan makanan untuk penderita tipes

Seperti kasus infeksi lainnya, pola makan pada penderita tipes harus tetap diperhatikan.

Oleh karena itu pilihlah makanan yang hambar tapi mudah dicerna dan ringan. Makanan tersebut bertujuan agar lebih mudah untuk dicerna serta memperkuat sistem imun tubuh.

Pada umumnya, makanan untuk penderita gejala tipes antara lain:

  • Makanan tinggi kalori: Contoh dari makanan tinggi kalori yaitu seperti kentang rebus, pisang, bubur, pasta, dan roti putih.Untuk menambah energi pada pasien tipes, beberapa porsi kecil makanan tersebut bisa membantu.  
  • Terdapat banyak kuah dan tinggi kandungan air: Untuk mencegah dehidrasi pada penderita tipes, disarankan untuk mengonsumsi buah kaya kandungan air (seperti semangka, blewah, anggur, dan aprikot), air kepala muda, jus jeruk nipis, mentega, minuman berelektrolit, dan kaldu sayur. 
  • Makanan kaya karbohidrat: Contoh makanan yang mudah dicerna dan mengandung karbohidrat yang sehat dan sangat berguna untuk penderita tipes adalah makanan semi-solid seperti bubur, telur rebus, kentang panggang. 
  • Produk dari susu: Untuk mendapat cukup protein dalam tubuh, yogurt dan susu akan sangat berguna bagi penderita tipes, dan harus selalu tersedia dalam menu makanan pasien tipes.

Pelan-pelan ganti dari makanan cair ke padat

Jika penderita gejala tipes kehilangan nafsu makan, diet progresif dari makanan cair menuju makanan padat bisa dilakukan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi sambil menunggu kembalinya selera makan.

Diet progresif bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut ini:

Saat masih demam dan kehilangan nafsu makan

Berikan makanan cair seperti air kelapa, cairan elektrolit, jus buah segar, dan aneka sup.

Untuk menurunkan demam turun dan suhu tubuh kembali normal, jenis makanan ini bisa terus diberikan untuk penderita tipes.

Apabila terdapat gejala mual bisa mengonsumsi makanan bertekstur padat seperti bubur atau nasi tim.

Setelah beberapa hari mengonsumsi makanan cair

Orang yang sakit tipes boleh makan buah pisang, melon, semangka, anggur dan  lainnya secara bertahap.

Hindari dulu makanan padat, terkecuali bila penderita benar-benar merasa lapar. 

Ketika selera makan penderita makin membaik

Dengan meningkatnya selera makan, mulai berikan makanan lunak kepada penderita tipes. Seperti, bubur, nasi lembek (nasi tim), kentang rebus atau kentang tumbuk, telur mata sapi, yoghurt, setup apel, dan sop sayuran. 

Di masa pemulihan dari penyakit tipes

Penderita tipes boleh mulai makan buah atau sayuran rebus, telur, dan makanan tinggi karbohidrat (seperti roti putih dan nasi) untuk sehari-hari.

Telur dan yoghurt termasuk makanan sumber protein yang baik bagi penderita tipes karena makanan tersebut lebih mudah dicerna daripada daging.  

Jenis makanan yang harus dihindari saat sakit tipes

Pengaturan pola makan penderita tipes bertujuan untuk memastikan bahwa penyakitnya tidak bertambah parah.

Makanan untuk penderita tipes seharusnya membantu proses penyembuhan dan mengurangi gejala infeksi pada saluran cerna. 

Pantangan makanan untuk penderita tipes meliputi:

  • Makanan dengan kandungan serat yang tinggi, contohnya sereal whole grains, oatmeal, roti gandum, dan sayuran segar seperti salad. Asupan makanan tinggi serat akan menggangu kerja sistem pencernaan yang sedang sakit. 
  • Makanan jenis kubis dan kol, jenis capsicum (seperti paprika dan cabai), serta jenis lobak. Makanan-makanan ini dapat menimbulkan keluhan perut kembung.
  • Makanan berminyak, makanan pedas, dan rempah semacam lada, bubuk cabai dan sebagainya juga sebaiknya dihindari supaya tidak memperparah radang di saluran cerna. 

Banyak keluhan yang dirasakan akibat gejala tipes dan makanan hambar yang mesti disantap dan memang sering membuat penderita tipes makin susah makan.

Walaupun seperti itu, makanlah sedikit demi sedikit, tetapi lebih sering. Langkah ini akan membuat tubuh tetap mendapatkan nutrisi dan kalori yang diperlukan demi penyembuhan Moms.

Baca Juga: Makanan Penyebab Batu Empedu, Wajib Dihindari

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
You May Also Like