Moms pastinya pernah mengalami sakit gigi. Sakit gigi akan sangat mengganggu Moms saat beraktivitas mulai dari rasa sakit saat makan hingga sulit untuk berkonsentrasi. Karena rasa sakit ini bukan hanya muncul di bagian gigi namun hingga ke gusi dan area sekitar mulut. Saat menderita sakit gigi, cobalah bahan-bahan alami berikut ini sebagai obat sakit gigi. 

Daftar obat sakit gigi dari bahan-bahan alami

Ketika sedang sakit gigi, Moms pasti akan berobat ke dokter gigi, kan? Nah, sambil menunggu jadwal konsultasi untuk berobat dengan dokter, Moms bisa coba mengurangi rasa nyeri dengan menggunakan bahan-bahan berikut ini. 

1. Air garam

Berkumur dengan air garam merupakan salah satu obat sakit gigi yang efektif untuk dicoba di rumah. Hal ini dikarenakan air garam merupakan desinfektan alami, yang artinya bisa membantu membunuh bakteri yang menyebabkan sakit gigi. 

Selain itu, air garam juga dapat membantu mengurangi peradangan yang terjadi karena infeksi. 

Caranya, Moms cukup mencampurkan ½ sdt garam dengan satu gelas air hangat kemudian kumur selama beberapa detik. Jangan lupa untuk mengarahkan air garam ke area gigi yang sedang sakit, lalu buang air garam bekas berkumur. 

2. Es batu

Moms dapat menggunakan es batu sebagai obat sakit gigi alami jika sakit gigi disebabkan karena peradangan gusi yang disertai dengan pembengkakan. Caranya, Moms cukup membungkus es batu dengan kain atau handuk bersih dan tempelkan pada bagian yang sakit selama 20 menit. 

Jika tidak mempunyai es batu, Moms bisa mengganti dengan sayuran beku seperti kacang polong. Lakukan cara ini selama beberapa jam sekali. 

Baca juga: Cara Mengobati Rasa Sakit Akibat Tumbuh Gigi Bungsu

3. Bawang putih 

Mungkin tidak banyak orang yang tahu bahwa bawang putih bisa dijadikan sebagai alternatif obat sakit gigi. Bahan alami yang satu ini memiliki sifat antibakteri yang dipercaya mampu membantu melawan kuman di area mulut dan juga gigi. 

Selain itu, bawang putih juga mempunyai potensi untuk mengurangi peradangan yang menjadi penyebab dari sakit gigi. 

Bawang putih memiliki mengandung zat allicin yang akan keluar ketika dicincang atau dikunyah. Zat inilah yang dikenal mampu melawan penyakit.

Caranya, Moms cukup mengupas dan mencincang satu siung bawang putih dan letakkan pada gigi yangs sedang sakit. Tetapi, jangan menaruhnya terlalu lama pada area gigi yang sakit, ya. 

Karena, bawang putih juga beresiko menimbulkan iritasi pada jaringan gigi. Apabila timbul rasa panas pada gusi setelah menggunakannya, sebaiknya segera keluarkan bawang putih dan kumurlah dengan air.  

4. Minyak cengkeh

Bahan alami selanjutnya yang bisa dijadikan sebagai obat sakit gigi yaitu minyak cengkeh. Minyak cengkeh dipercaya mampu mengurangi nyeri serta peradangan karena kandungan eugenol yang ada di dalamnya. Kandungan eugenol adalah zat antiseptik alami. 

Cara menggunakannya, Moms hanya perlu menuangkan beberapa tetes minyak cengkeh pada kapass dan menempelkannya pada bagian gigi yang sakit. Namun, jangan terlalu lama menempelkannya agar jaringan di sekitar gigi tidak mengalami iritasi atau peradangan. 

Moms juga bisa menggunakan minyak cengkeh sebagai obat kumur. Caranya hanya dengan meneteskan beberapa tetes minyak cengkeh ke dalam segelas air hangat dan berkumur seperti biasa. 

5. Daun jambu biji

Bahan alami terakhir yang bisa Moms manfaatkan sebagai obat sakit gigi yaitu daun jambu biji. Daun jambu biji memiliki zat antimikroba, anti radang, serta pereda nyeri. Caranya, cuci daun jambu biji hingga bersih, gulung atau lipat 1-2 lembar daun jambu biji yang sudah bersih, lalu kunyah hingga ekstraknya keluar. 

Selain itu, Moms juga bisa menghaluskan beberapa lembar daun jambu biji, letakkan di dalam gelas dan siram dengan air panas. Setelah agak dingin, kumur dengan larutan tersebut. 

Walaupun sudah sering digunakan sebagai alternatif obat sakit gigi, khasiat bahan-bahan alami di atas masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Oleh karena itu, Moms perlu berhati-hati saat menggunakannya.

Baca juga: Pilihan Obat Gusi Bengkak dari Bahan Alami

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
You May Also Like