Pernah mengalami kulit kepala yang gatal? Beberapa orang mungkin akan mengira bahwa ketombe atau rambut yang kotor adalah akar dari kondisi ini. Padahal tidak selalu disebabkan oleh hal tersebut. Pada kenyataannya, ada berbagai penyebab kulit kepala gatal yang mungkin Moms tidak sadari. Apa saja penyebab kulit kepala gatal?

Penyebab Kulit Kepala Gatal

Pernahkah dalam suatu situasi Moms tiba-tiba merasa kulit kepala sangat gatal? Situasi tersebut memang sangat mengganggu. Apabila tidak digaruk, rasa gatal semakin menjadi-jadi. Akan tetapi, jika mulai digaruk maka rasanya sulit untuk berhenti.

Memang akan cukup sulit untuk menghentikan keinginan menggaruk kulit kepala – apalagi ketika terasa sangat gatal. Kulit kepala gatal sebenarnya merupakan sebuah gejala dari suatu kondisi yang tidak hanya disebabkan oleh ketombe.

Berikut merupakan hal yang bisa menjadi penyebab kulit kepala gatal yang Moms alami:

Alergi

Kebiasaan mewarnai rambut bisa menjadi penyebab kulit kepala gatal. Ini disebabkan dari adanya zat dalam produk pewarna rambut yang memicu alergi pada kulit kepala.

Selain pewarna rambut, produk apa pun yang Moms gunakan dalam perawatan rambut mungkin saja mengandung berbagai zat yang menyebabkan alergi pada kulit kepala. Seperti contohnya, shampo, conditioner, hingga minyak rambut.

Baca Juga: Gatal Karena Alergi? Ini Cara Mengatasinya

Apabila ingin mengetahui produk dan bahan apa yang menimbulkan alergi, daripada menggunakan banyak produk sekaligus, coba produk satu persatu dulu selama seminggu. Minggu berikutnya baru boleh mencoba produk lain dan lihat hasilnya. Dengan begitu, Moms dapat menilai produk mana yang sekiranya menimbulkan reaksi negatif pada kulit kepala.

Jarang keramas merupakan penyebab kulit kepala gatal

Kebutuhan keramas tiap orang berbeda-beda. Akan tetapi, sekurang-kurangnya Moms harus keramas 2-3 hari. Apabila lebih dari itu, semua minyak alami, kotoran, debu, hingga residu produk akan menumpuk di akar dan kulit kepala yang menjadi penyebab kulit kepala gatal.

Selalu pastikan Moms rutin untuk keramas. Air dan busa yang dihasilkan saat keramas mampu melarutkan kelebihan minyak dan kotoran yang menempel di rambut dan kulit kepala.

Baca Juga: Menyembuhkan Kulit Kepala Kering dengan 7 Bahan Alami

Kulit kepala yang kering

Apakah Moms memiliki rambut yang kering? mungkin Moms akan berpikir keramas dapat membuat kulit kepala semakin kering. Padahal, justru keramas dapat membantu untuk melembabkan rambut yang kering. Moms bisa menggunakan rangkaian perawatan khusus rambut kering dengan tambahan kondisioner untuk melembabkan sampai ke akar rambut dan kulit kepala.

Eksim dan psoriasis

Penyebab kulit kepala yang gatal juga bisa dikarenakan kondisi kulit yang meradang akibat eksim dan psoriasis. Eksim biasanya diderita oleh bayi dan anak-anak dengan keadaan kulit kepala yang gatal dan bersisik. Sedangkan psoriasis lebih sering muncul pada orang dewasa, ditandai dengan kulit yang berkerak dan tampak kemerahan.

Kondisi ini muncul ketika sistem kekebalan tubuh seseorang  sedang lemah. Stres, infeksi, serta cuaca yang dingin dan kering juga dapat menimbulkan peradangan di kulit kepala.

Folikulitis

Folikulitis adalah keadaan dimana kulit kepala gatal disertai munculnya benjolan yang tampak seperti jerawat berwarna merah. Hal ini terjadi ketika folikel rambut meradang yang akhirnya menyebabkan gatal di kulit kepala. Ketika Moms menggaruk terlalu keras sehingga membuat benjolan pecah, maka akan keluar nanah, darah, atau bisa keduanya.

Kutu penyebab kulit kepala gatal

Salah satu penyebab kulit kepala gatal yaitu karena kutu. Kutu bisa muncul dalam bentuk hewan ataupun telur, keduanya akan memicu rasa gatal. Bila hal ini terjadi, disarankan untuk rutin menggunakan sampo penghilang kutu atau potong rambut menjadi lebih pendek. Semua tergantung pada seberapa parah kutu yang berada pada rambut.

Infeksi jamur

Jamur di kulit kepala salah satunya bernama malassezia yang dapat mengakibatkan infeksi. Infeksi jamur umumnya terjadi ketika produk perawatan rambut seperti shampo dan conditioner tidak dibilas dengan tuntas pada saat keramas. Hasilnya, sisa produk pun menumpuk di kulit kepala.

Apabila Moms mengalami hal ini, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter. Dokter dapat meresepkan obat antijamur untuk membasmi infeksi jamur pada kulit kepala.

Mengikat rambut terlalu kencang

Terkadang selain menyebabkan kerontokan rambut, penggunaan ikat rambut yang terlalu kencang ternyata juga bisa berakibat pada rasa gatal di kulit kepala lho. Mengikat rambut terlalu kencang, membentuk berbagai kreasi ikatan pada rambut, mengikat rambut dalam waktu yang lama, serta memasang ekstensi rambut akan menarik folikel rambut.

Seiring berjalannya waktu, hal ini dapat menyebabkan masalah pada jaringan parut yang berujung pada rambut rontok dan mulai menipis. Di lain hal, ikatan yang terlalu kencang pada rambut juga akan membuat saraf dan otot di sekitar rambut merasa tertarik sehingga membuat rambut terasa gatal dan sakit.

Sebaiknya, sebisa mungkin hindari mengikat rambut terlalu kencang dan jangan gunakan ikat rambut dalam jangka waktu yang lama.

Baca Juga: Rambut Rontok saat Hamil? Apa Penyebabnya?

Alopecia areata

Alopecia areata merupakan kondisi medis yang ditandai dengan rambut rontok yang parah, bahkan hingga mengakibatkan kebotakan. Dalam beberapa kasus serius, akan muncul bintik kecil dan rasa gatal yang menyerang.

Rasa gatal ini sering menjadi tanda awal dari alopecia areata. Jadi, apabila Moms merasa kulit kepala sangat gatal disertai kerontokan rambut yang parah, segera konsultasikan kondisi ini pada dokter kulit.

Limfoma merupakan salah satu penyebab kulit kepala gatal

Pada beberapa kasus, kulit kepala gatal bisa menjadi tanda penyakit limfoma. Rasa gatal karena penyakit limfoma ini cenderung parah dan biasanya diiringi dengan terjadinya pembengkakan kelenjar getah bening. Baik pria maupun wanita berisiko mengalami hal ini, terlebih bila telah menginjak usia 50 tahun ke atas.

Bagaimana Cara Mengatasinya?

Tea Tree Oil

Minyak yang identik untuk mengusir jerawat ini ternyata dapat bermanfaat untuk kulit kepala. Minyak pohon teh atau tea tree oil memiliki kandungan anti-jamur, anti-peradangan, dan anti-bakteri yang dapat mengusir masalah pada kulit kepala.

Terdapat dua cara menggunakan tea tree oil untuk mengobati kulit kepala gatal. Yang pertama, Moms dapat campurkan sepuluh sampai dua puluh tetes tea tree oil dengan sampo bayi dan gunakan untuk mencuci rambut dengan teratur.

Cara yang kedua yaitu Moms dapat campurkan beberapa tetes minyak pohon teh dengan air, celupkan bola kapas ke dalamnya, dan dengan lembut aplikasikan pada kulit kepala sebelum tidur. Lakukan perawatan ini selama satu sampai dua minggu.

Lidah Buaya untuk Mengatasi Penyebab Kulit Kepala Gatal

Bahan satu ini memang seringkali digunakan sebagai bahan kecantikan. Tidak hanya dapat melembabkan kulit, lidah buaya sangat cocok dipakai untuk kulit kepala yang kering dan mudah gatal.

Baca Juga: Manfaat Lidah Buaya Selain untuk Hand Sanitizer

Caranya Moms dapat menuang gel lidah buaya ke area kulit kepala dan tunggu sampai 20 menit. Lalu bilas kepala mengguakan air hangat. Selain dapat membuat kulit kepala Moms lebih bersih, lidah buaya juga dapat membuat rambut Moms sehat dan lebih berkilau.

Minyak Kelapa

Minyak kelapa memang kerap digunakan tidak hanya untuk kesehatan saja namun juga untuk perawatan tubuh. Apabila Moms kerap mengalami kulit kepala gatal, ada baiknya menggunakan minyak kelapa.

Baca Juga: Kegunaan Minyak Kelapa yang Baik Untuk Bayi

Pijat olesan minyak kelapa di area kulit selama dua kali dalam seminggu. Kandungan pada minyak kelapa tidak hanya meringankan kulit yang teriritasi, namun dipercaya dapat menutrisi rambut.

Cuka Apel

Sampo, kondisoner serta produk rambut lain yang sering Moms gunakan dapat menumpuk residu pada kulit kepala, apabila tidak bersih saat dibilas. Namun, Moms dapat menghilangkannya dengan menggunakan cuka apel. Kandungan asam dalam cuka dikenal antibakteri dan antijamur sehingga kulit dapat menjadi sehat dan bersih.

Baca Juga: Menghilangkan Bekas Jerawat dengan Cuka Apel

Moms dapat menuangkan 2-4 sendok teh dalam secangkir air hangat lalu siram ke area kulit kepala. Tunggu beberapa menit kemudian siram dengan air bersih.

Baca Juga: Tips Alami Untuk Menghilangkan Varises di Kaki

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
You May Also Like