Bukan hanya mendatangkan pahala, menjalani ibadah puasa selama sebulan di bulan Ramadhan dapat memberikan manfaat untuk kesehatan. Tetapi, bagi Moms yang menderita maag, berpuasa dapat menjadi tantangan tersendiri karena dapat menyebabkan kondisi menjadi lebih buruk. Sebenarnya, puasa saat maag diperboleh atau tidak secara medis? Untuk mengetahui jawabannya, yuk simak baik-baik penjelasannya di bawah ini.

Apa Penyebab Maag?

Ada beberapa hal yang mungkin tidak Moms sadari dapat menjadi penyebab terjadinya maag, lho. Kira-kira apa saja ya? Berikut ini diantaranya: 

1. Pola Makan yang Berantakan 

Salah satu penyebab terjadinya maag yaitu pola makan yang berantakan. Jika pola makan Moms berantakan, hal ini dapat mengganggu proses pencernaan di dalam tubuh termasuk lambung. Sehingga dapat memicu produksi asam lambung menjadi tinggi dan menyebabkan seseorang terkena maag. 

2. Mengonsumsi Makanan Pemicu Asam Lambung

Yang kedua yaitu karena mengonsumsi makanan atau minuman yang ternyata menyebabkan asam lambung menjadi lebih meningkat. Jika Moms terus menerus mengonsumsi makanan atau pemicu asam lambung, ini akan menyebabkan lambung menjadi lebih rentan untuk terkena maag hingga sulit untuk melakukan penyembuhan. 

3. Terjadinya Infeksi Bakteri di Lambung 

Adanya aktivitas bakteri yang berlebih di dalam lambung akan menyebabkan terjadinya peradangan sehingga membuat lambung rentan terkikis oleh asam lambung. Jika sudah terjadi infeksi pada bagian yang terkikis, kondisi maag pun akan menjadi lebih parah. 

4. Kurang Mengonsumsi Buah dan Sayur 

Lambung membutuhkan berbagai nutrisi cukup seperti mineral, vitamin, dan juga serat larut air agar dapat melakukan proses penyembuhan secara optimal serta melarutkan asam lambung yang tinggi. Oleh karena itu, Moms perlu mengonsumsi buah dan sayuran yang cukup karena buah dan sayur mengandung mineral, vitamin, dan serta yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan jenis makanan lainnya. Jika Moms kurang mengonsumsi buah dan sayur, hal ini akan menyebabkan lambung menjadi susah untuk pulih secara cepat dan asam lambung tidak larut dan terus mengikis dinding lambung. 

5. Stres

Hal terakhir yang dapat menjadi penyebab terjadinya maag yaitu stres. Stres mampu menaikan asam lambung dan membuat lambung rentan untuk terkena peradangan. Selain itu, stres akan menyebabkan penyembuhan menjadi lebih lama karena peradangan terus terjadi. 

Baca juga: Puasa saat Menyusui, Mengganggu atau Tidak?

Secara Medis, Apakah Puasa Saat Maag Diperbolehkan?

Sebelum berpuasa, sebaiknya diskusikan terlebih dahulu dengan dokter.

Sebelum memutuskan untuk berpuasa, sebaiknya diskusikan terlebih dahulu dengan dokter jika Moms menderita maag tentang kondisi yang sedang dialami. Dokter akan mempertimbangkan apakah kondisi Moms aman atau tidak untuk menjalani puasa saat maag. Walaupun begitu, pada umumnya seseorang yang menderita maag kronis tetap diperbolehkan untuk berpuasa dengan beberapa catatan. Salah satunya yaitu mengonsumsi obat sesuai kebutuhan.

Bagaimana Sebaiknya Puasa Saat Maag?

Jika Moms menderita maag, ada beberapa tips yang harus dilakukan ketika puasa saat maag agar tetap berjalan lancar, yaitu: 

1. Makan Secukupnya Saat Sahur dan Berbuka

Tips yang pertama saat menjalani puasa saat maag yaitu makan secukupnya. Terlalu banyak makan dalam satu waktu akan membuat lambung menjadi bekerja lebih keras. Kondisi ini akan menyebabkan munculnya beberapa keluhan seperti perut terasa begah dan penuh. Oleh karena itu, ketika sahur dan berbuka, Moms dianjurkan untuk makan secara perlahan dan dalam jumlah yang secukupnya. Jangan makan dengan jumlah yang sekaligus banyak dalam satu waktu. 

Moms bisa mengawali berbuka puasa dengan mengonsumsi makanan ringan terlebih dahulu lalu dilanjutkan dengan makan makanan besar. Dan apabila masih merasa lapar, konsumsilah cemilan ringan sehat seperti biskuit atau pisang. 

2. Hindari Makan dengan Terburu-Buru 

Selama bulan Ramadhan, terkadang Moms akan bangun terlambat untuk sahur. Hal yang perlu Moms ingat jika ingin puasa saat maag yaitu jangan terburu-buru untuk menghabiskan makanan. Selain itu, hindari juga makan sambil mengobrol. 

Makan terlalu cepat dan sambil mengobrol akan membuat banyak udara masuk ke saluran cerna sehingga menyebabkan terjadinya sakit maag. Oleh karena itu, usahakan bangun lebih awal agar dapat menyantap sahur dengan perlahan dan juga tenang. 

3. Hindari Makanan yang Memicu Maag 

Sebaiknya hindari mengonsumsi makanan yang dapat menyebabkan sakit maag, saat sahur dan juga berbuka puasa. Beberapa makanan yang dapat menyebabkan maag yaitu makanan siap saji, makanan yang terlalu asam, serta makanan yang terlalu berlemak. Sama halnya dengan minuman. Jika Moms sedang puasa saat maag, hindari minuman yang mengandung soda dan juga kafein guna menghindari terjadinya sakit maag. 

4. Memilih Menu yang Sehat 

Untuk sahur dan berbuka puasa, pilih makanan yang cocok bagi Moms penderita sakit maag seperti oatmeal atau nasi karena karbohidrat yang ada di dalamnya mampu mengurangi resiko terjadinya keluhan maag. Jangan lupa juga untuk memperbanyak minum air mineral guna membantu kerja sistem pencernaan tubuh saat mengolah makanan. 

Jika ingin mengonsumsi buah, konsumilah yang tidak asam misalnya seperti pisang, apel, dan pir dan juga daging yang rendah lemak seperti daging ikan dan juga ayam. Moms juga disarankan untuk mengolah makanan tersebut dengan cara direbus, dikukus, atau dipanggang. 

5. Jangan Tidur Setelah Makan 

Mungkin Moms akan merasa mengantuk dan langsung ingin tidur setelah sahur. Tetap, ketika ingin menjalani puasa saat maag, langsung tidur setelah makan ternyata mampu menyebabkan sakit maag, lho. Oleh karena itu, sebaiknya jangan tidur setelah makan.

Tetapi jika rasa kantuk sudah tidak bisa ditahan lagi, Moms dapat tetap tidur namun dengan posisi setengah duduk untuk mencegah makanan kembali ke kerongkongan. 

6. Mengendalikan Emosi 

Cobalah untuk mengendalikan emosi dan mengelola stres dengan baik saat Moms penderita maag sedang berpuasa. Karena, hal ini ternyata mampu menurunkan resiko terjadinya keluhan sakit maag. 

Moms bisa beristirahat sejenak ketika merasa lelah dan melakukan beberapa teknik relaksasi. Misalnya seperti yoga atau latihan pernapasan saat Moms sedang merasa stres. 

Jika keluhan sakit maag masih dirasakan meskipun sudah menerapkan tips-tips di atas, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat. Semoga bermanfaat!

Baca juga: 7 Gejala Asam Lambung Naik Agar Dapat Diatasi dengan Tepat

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Subscribe
Notify of
guest
2 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Widjayanti

Alhamdulillah dapat ilmu baru dan bermanfaat bangett..karna aku juga salah satu orang yg punya sakit mag.. Terkadang di waktu puasa pengin nyerah karna terasa perih.. Tapi dari sini saya jadi tau cara yang betul&sehat untuk saya.. Terimakasih untuk ilmunyaa kakak 🥰

Ayu Lindasari

Aku banget NIh, langganan maag selalu datang. Terlebih saat menjelang puasa gini, aku mau coba ah TIPS dari momslyfe secara benar kali ini. Persiapan dari sekarang biar sukses PUASANYA.

You May Also Like