Telat haid adalah suatu kondisi yang seringkali membuat Moms khawatir. Bisa juga dapat menjadi kabar baik untuk Moms yang sedang merancanakan kehamilan. Namun, bagi Moms yang belum merencanakan kehamilan akan merasa khawatir dengan datangnya haid yang terlambat ini. Untuk penjelasan lebih jelas, simak penjelasan apa yang menjadi penyebab telat haid dan solusinya berikut ini. 

Penyebab telat haid dan solusi yang harus dilakukan 

Haid yang datang terlambat kerap menimbulkan pertanyaan soal apa yang menyebabkannya. Berikut ini beberapa hal yang bisa menjadi penyebabnya selain kehamilan. 

1. Stres

Penyebab telat haid yang pertama yaitu stres. Tidak dapat dihindari lagi bahwa stres bisa mempengaruhi banyak hal di dalam hidup, termasuk siklus menstruasi Moms. Stress mampu meningkatkan jumlah kortisol yang akan mengganggu jumlah hormon (Luteinizing Hormone). Turunnya jumlah Luteinizing Hormone akan menyebabkan Moms tidak menstruasi. 

2. Penyakit

Apabila Moms sedang merasa tidak sehat atau sakit secara tiba-tiba, ini bisa menjadi penyebab telat haid, lho. Tapi Moms tidak perlu khawatir karena hal ini hanya bersifat sementara saja. Pergilah ke dokter untuk mengobati penyakit yang sedang dialami sekaligus lakukan konsultasi terkait masalah menstruasi yang terlambat datang. 

Ada beberapa penyakit reproduksi yang bisa mempengaruhi, contohnya seperti ada luka pada rahim, gangguan struktur seperti obstruksi saluran reproduksi, serta gangguan anatomis pada organ reproduksi sejak lahir. 

3. Olahraga berat atau berat badan yang turun drastis

Olahraga secara berlebihan juga bisa menjadi penyebab telat haid, lho. Selain itu, berat badan yang turun drastis yang membuat indeks masa tubuh (IMT) menjadi di bawah 19 juga bisa menyebabkan Moms terlambat menstruasi. 

4. Gangguan hormon tiroid

Kelenjar tiroid yang terletak di leher berfungsi untuk mengatur metabolisme tubuh. Hal ini juga  berhubungan dengan banyak sistem lain di dalam tubuh Moms. Apabila Moms mengalami gangguan ketidakseimbangan hormon tiroid, baik hipo ataupun hipertiroidisme, hal ini akan mengganggu siklus menstruasi. 

5. PCOS

PCOS atau Polycystic Ovary Symptom adalah penyakit kista yang menyebabkan terjadinya ketidakseimbangan hormon yang kemudian mempengaruhi ovulasi. Hormon yang dipengaruhi diantaranya kadar progesteron, estrogen, dan testosteron. Gejala PCOS yang lain yaitu tumbuhnya rambut pada wanita di tempat-tempat yang tidak seharusnya seperti dada dan wajah, masalah kesuburan, serta kesulitan menurunkan berat badan. 

6. Penggunaan kontrasepsi

Penggunaan kontrasepsi juga merupakan penyebab telat haid. Apabila Moms menggunakan KB pil, suntik, atau susuk yang termasuk jenis kontrasepsi hormonal maka akan sangat mungkin untuk mengalami gangguan menstruasi dan yang tersering yaitu telat haid. Solusi untuk mengatasinya yaitu dengan menggunakan KB non hormonal seperti IUD (spiral), KB alami, atau kondom. 

7. Menyusui

Banyak Moms mengalami menstruasi yang terlambat saat masih menyusui. Siklus menstruasi Moms akan kembali normal lagi saat sudah tidak menyusui. 

8. Kegemukan (obesitas)

Kelebihan berat badan atau obesitas mempunyai resiko kesehatan yang buruk, termasuk dalam mempengaruhi hormon tubuh sehingga menjadi penyebab telat haid. Menstruasi akan kembali normal jika berat badan sudah turun. 

9. Perimenopause

Perimenopause merupakan periode waktu dimana terjadinya transisi dari usia reproduktif menuju usia non-reproduktif. Menstruasi mungkin akan menjadi lebih ringan, lebih sering atau kurang sering, atau lebih berat. Apabila Moms tidak ingin hamil, pastikan agar terus menggunakan alat kontrasepsi selama periode ini karena kemungkinan masih subur. 

10. Menopause

Penyebab telat haid yang terakhir yaitu menopause. Menopause merupakan masa dimana Moms sudah mencapai titik tidak akan berovulasi atau menstruasi lagi. Menopause bisa terjadi secara alami atau terjadi karena akibat dari adanya pembedahan melalui Ooforektomi atau melalui zat kimia seperti berbagai jenis kemoterapi. 

Baca juga: Makan Nanas Buat Aliran Darah Semakin Deras?

Apa solusi yang harus dilakukan?

Setelah mengetahui apa saja hal yang menjadi penyebab telat haid, kali ini Moms bisa mengetahui solusi yang bisa dilakukan. 

Apabila sudah waktu menstruasi tetapi menstruasi tidak kunjung datang, lakukanlah pemeriksaan kehamilan atau dengan tes pack agar lebih mudah. Jika hasil yang ditunjukkan positif, maka penyebab telat haid yaitu karena kehamilan dan buatlah janji prenatal dengan dokter atau bidan. 

Namun, jika hasil yang ditunjukkan negatif, maka tunggu selama 1 minggu untuk mengulang kembali tes kehamilan. Lalu apabila hasil tes kedua negatif, segera konsultasikan dengan dokter atau bidan guna mencari penyebab telat haid sehingga dapat mencari solusi yang sesuai dengan penyebab. 

Lakukan tips-tipis di bawah ini:

  • Rutin berolahraga
  • Menjaga berat badan agar tetap ideal
  • Konsumsi makanan dengan nutrisi yang cukup mengandung mineral serta vitamin. Beberapa menganjurkan untuk mengonsumsi jus wortel dan lemon
  • Kendalikan stress
  • Lakukan konsultasi dengan dokter jika merasa sakit atau terdapat gangguan pada tubuh yang dirasa tidak normal

Itulah penjelasan mengenai penyebab telat haid dan solusinya yang bisa Moms ketahui.

Baca juga: Mempercepat Datangnya Menstruasi dengan Makanan

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
You May Also Like