Hubungan toksik merupakan sebuah hubungan yang membuat salah satu pihak merasa tidak dihargai, diserang, bahkan direndahkan. Hubungan toksik tidak hanya antar pasangan, bisa juga antar rekan kerja, teman, bahkan keluarga. Lalu, bagaimana cara keluar dari toxic relationship? Simak beberapa cara yang bisa dicoba untuk keluar dari hubungan toksik berikut ini.

Ciri Hubungan Toksik

Hubungan toksik tidak hanya ditandai dengan adanya kekerasan melalui fisik atau cacian. Hubungan toksik bisa saja tidak terlihat dan lambat laun bisa membuat seseorang merasa kehilangan jati diri. Berikut ciri hubungan toksik apabila seseorang merasa :

  • Harga diri sering dijatuhkan.
  • Merasa tidak cukup baik, merasa selalu salah dalam melakukan hal apapun, merasa perlu mencari pengakuan dari orang lain.
  • Tidak bisa menjadi diri sendiri, sering takut salah.
  • Merasa selalu menjadi penyebab segala masalah.
  • Menarik diri dari lingkungan karena takut dianggap salah.

Cara Keluar dari Hubungan Toksik

Apabila telah memasuki hubungan yang toksik, banyak orang yang sulit untuk lepas atau keluar dari hubungan tersebut karena begitu banyak pertimbangan. Jika kedua belah pihak memiliki komitmen, hubungan ini sebenarnya bisa diperbaiki. Berikut beberapa tips keluar dari hubungan toksik, antara lain:

Baca Juga: Penyebab Suami Membuat Istri Menangis dalam Pertengkaran

Komunikasi

Cara keluar dari hubungan toksik yang paling utama adalah dengan komunikasi. Bicarakan apa yang tengah dirasakan, apa yang tidak disukai dari hubungan ini, dan utarakan jika memiliki keberatan.

Sampaikan keinginan ingin merubah hubungan bersama-sama

Setelah mengkomunikasikan, sebaiknya sampaikan kepada pasangan atau rekan bahwa Anda ingin merubah “masalah” dan kondisi toksik ini secara bersama-sama. Utarakan bahwa Anda menginginkan hubungan yang baik dan sehat.

Evaluasi merupakan cara keluar dari hubungan toksik

Evaluasi penting sebagai cara keluar dari toxic relationship. Hal ini bertujuan untuk merefleksi apakah hubungan ini bisa sampai merusak harga diri dan kondisi mental.

Sadari

Tips keluar dari hubungan toksik berikutnya adalah dengan menyadari bahwa terdapat beberapa orang toksik yang tidak mau berubah. Terutama apabila orang tersebut memiliki gangguan mental seperti keterampilan sosial.

Membatasi waktu

Membatasi waktu dengan orang yang membuat tidak bahagia merupakan hal penting. Apabila hal ini tidak memungkinkan dan harus tetap bertemu seperti keluarga dan rekan kerja, maka bisa diatasi dengan mengurangi interaksi dengan mereka.

Membela diri adalah cara keluar dari hubungan toksik

Usahakan untuk selalu membela diri sendiri tanpa terlibat konflik jika tengah berada pada kondisi yang menyulitkan.

Nah, itulah beberapa tips keluar dari hubungan toksik yang bisa dicoba. Ingatlah bahwa menyayangi diri sendiri, bahagia, dan kesehatan mental merupakan hal yang sangat penting. Semoga bermanfaat!

Baca Juga: Ketahui Berbagai Cara Memperbaiki Hubungan Toksik Berikut Ini

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
You May Also Like