Merasa sendiri tidak sama dengan sendirian. Ketika seseorang merasa sendiri, ini bisa diartikan sebagai rasa kesepian karena kurang bermakna hubungan seseorang dengan orang lain. Merasa sendiri dapat dialami oleh siapapun, mulai dari anak kecil hingga orang lanjut usia. Apabila dibiarkan berlarut-larut, rasa kesepian akan menyebabkan kesehatan mental maupun fisik menjadi terganggu.

Oleh karena itu, penting bagi Moms untuk mengetahui bagaimana cara mengatasi rasa kesepian sebelum hal tersebut berubah menjadi depresi yang bisa berbahaya. Namun sebelum itu, yuk ketahui dulu apa hal yang menyebabkan seseorang menjadi merasa kesepian. Berikut ini penjelasannya. 

Baca juga: Agar Tidak Overthinking, Yuk Terapkan Tips-Tips Berikut Ini

Penyebab Seseorang Merasa Kesepian 

1. Tidak memiliki kedekatan dengan orang lain 

Apabila hubungan Moms dan orang lain tidak memiliki unsur kedekatan, maka hal ini akan membuat Moms cenderung merasa terisolasi. Bukan hanya itu, rasa kesepian justru akan membuat seseorang cenderung menarik diri dari lingkungan sehingga membuatnya merasa lebih kesepian. 

2. Terlalu introvert 

Banyak orang dengan kepribadian introvert merasa sulit untuk bersosialisasi dan canggung saat berada di dalam suatu kelompok besar. Meskipun mereka terlibat di dalam sebuah perbincangan, hal ini tidak semata-mata membuat mereka lebih dekat dengan orang lain atau menjadi bagian dari kelompok tersebut. Oleh karena itu, rasa kesepian ini berasal dari keinginan seseorang untuk bisa dekat dengan orang lain.

3. Terlalu fokus pada kuantitas dibanding kualitas

Seseorang akan tetap merasa sendirian meskipun ia memiliki banyak teman. Mengapa? Hal ini terjadi karena mereka yang terlalu fokus pada kuantitas dibandingkan dengan kualitas. Karena hubungan merupakan soal perasaan dan bukan angka, diperlukan waktu untuk sering mengobrol satu sama lain agar dapat memperkuat ikatan antara satu sama lain. 

4. Terlalu sibuk bermain sosial media 

Untuk beberapa orang, sosial media dapat menjadi penyebab turunnya suasana hati. Karena mereka akan kecewa ketika melihat teman yang lain bersenang-senang tanpa dirinya. Bukan hanya itu, rasa kesepian seseorang juga bisa terjadi karena terlalu sibuk bermain sosial media, lho. Semakin kesepian seseorang, maka semakin banyak waktu bagi mereka untuk berseluncur di sosial media. Hal ini akan membuat seseorang merasa bahwa dirinya terisolasi meskipun sedang berada di dalam kelompok besar. 

Baca juga: Ketahui Cara Agar Tidak Insecure dengan Tips Berikut Ini

Agar Tidak Dihampiri Rasa Kesepian, Yuk Mulai Membuka Diri 

Apabila ingin berteman dengan seseorang, Moms juga perlu terbuka dan memiliki banyak topik untuk dibicarakan. Meskipun susah, Moms perlu bersabar agar semua orang dapat memahami. Bagi Moms yang belum memiliki kepercayaan diri untuk terbuka dengan orang lain, yuk ketahui 5 penjelasan di bawah ini. 

  1. Jangan memaksa apabila seseorang tidak dapat akrab. Ajak ia mengobrol santai karena kalian akan akrab seiring dengan berjalannya waktu. 
  2. Jangan menunggu orang lain terbuka untuk Moms. Apabila ingin menjadi teman yang baik, maka jadilah orang yang terbuka untuk orang lain. 
  3. Ajak seseorang mengobrol tentang sesuatu yang berhubungan dengan mereka, seperti hobi atau pekerjaan. Pilihlah topik yang santai. 
  4. Menjadi pribadi yang jujur akan orang-orang menghargai Moms apa adanya. 
  5. Menjadi seorang pendengar yang baik dan berempati agar orang lain nyaman berteman dengan Moms.

Baca juga: Lakukan Aktivitas Ini untuk Mengisi Waktu Luang Selama Pandemi!

Manfaat Berinteraksi dengan Orang Lain bagi Kesehatan 

Bersosialisasi tidak hanya sekedar berkumpul, bercerita, atau membangun koneksi dengan orang lain, lho. Dengan berinteraksi dengan orang lain juga akan bermanfaat baik untuk kesehatan Moms. Berikut ini beberapa manfaat berinteraksi dengan orang lain. 

1. Memberi dampak positif terhadap fungsi otak 

Bersosialisasi bisa menjadi cara lain untuk menjaga fungsi otak. Hal ini dikarenakan interaksi sosial mampu meningkatkan fungsi memori serta melindungi otak dari penyakit yang dapat merusak saraf. Orang yang suka berinteraksi dengan orang lain dibuktikan memiliki performa intelektual dan kognitif yang lebih baik. Selain itu, manfaat bersosialisasi juga diyakini dapat mencegah demensia. 

2. Membantu membangun pola hidup yang lebih sehat

Dengan berinteraksi, Moms tidak hanya terhindar dari rasa kesepian namun juga membantu dalam membangun pola hidup sehat. Sebuah riset menunjukkan bahwa seseorang yang berolahraga di dalam sebuah kelompok akan mengalami penurunan stres dan peningkatan kesehatan fisik, mental, serta emosional dibanding mereka yang berolahraga sendiri. 

3. Dapat mengurangi stres

Berinteraksi dengan orang lain juga mengurangi rasa stres, lho. Ketika sedang berinteraksi, tubuh akan menghasilkan senyawa dopamin yang mampu meringankan rasa sakit dan membuat Moms merasa senang. Sentuhan yang diberikan saat sedang berinteraksi, seperti berjabat tangan atau berpelukan, juga akan memicu tubuh menghasilkan senyawa oksitosin yang mampu menurunkan tingkat stres dengan mengurangi kadar kortisol di dalam tubuh. 

4. Dapat menjaga kesehatan mental

Menurut penelitian, kaum lansia yang bersosialisasi secara tatap muka akan mempunyai gejala depresi lebih rendah dibanding kaum lansia yang berinteraksi lewat telepon. Selain itu, kaum remaja yang memiliki teman dekat juga akan lebih rendah untuk memiliki peluang dalam mengalami kecemasan sosial. 

Baca juga: Patah Hati? Lakukan Cara untuk Move On Berikut Ini!

Tips untuk Mengatasi Kesepian

Rasa kesepian bukan hanya muncul karena seseorang belum memiliki pasangan saja. Menurut penelitian, seseorang yang sudah menikah juga masih mungkin untuk mengalami kesepian. Maka dari itu, agar rasa kesepian tidak berlarut-larut hingga mengganggu kesehatan Moms, terapkan beberapa tips di bawah ini. 

  • Melakukan aktivitas yang rutin
    Dengan melakukan aktivitas rutin seperti membaca buku, berolahraga, jalan sore, dan membersihkan rumah dapat menjadi salah satu cara untuk mengatasi rasa kesepian, lho. Dengan melakukan berbagai aktivitas, Moms akan kesepian dari perasaan kesepian. 
  • Bergabung dalam kegiatan kelompok
    Janganlah ragu untuk bergabung dengan kelompok baru dan melakukan kegiatan bersama. Beraktivitas dengan orang-orang baru yang berbeda akan menciptakan suasana yang baru sehingga Moms tidak merasa kesepian. 
  • Meditasi
    Meditasi juga merupakan salah satu cara untuk mengatasi rasa kesepian. Dengan melakukan meditasi, Moms akan menjadi lebih rileks sehingga dapat mengendalikan perasaan dan mampu melangkah maju dari perasaan kesepian yang menghadang. 
  • Memelihara hewan
    Cara terakhir untuk mengatasi rasa kesepian yaitu dengan memelihara hewan. Moms dapat memilih anjing, kucing, atau burung karena hewan-hewan tersebut mampu berinteraksi dengan manusia. Dengan memelihara hewan, perasaan kesepian pun akan berkurang. 

Jangan terlalu lama membiarkan diri Moms berada di dalam situasi kesepian. Karena jika dibiarkan, hal ini akan meningkatkan resiko kesedihan yang mendalam hingga berujung depresi. Moms dapat meminta dukungan dari orang terdekat atau anggota keluarga. 

Baca juga: Profesi Kerja dari Rumah yang Populer, Kira-kira Apa Saja Ya?

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
You May Also Like