Merawat bunga di rumah adalah hobi banyak orang. Terlebih lagi masa pandemi seperti sekarang ini. Salah satu bunga yang menjadi primadona di kalangan pecinta berkebun yaitu anggrek. Telah tercatat terdapat lebih dari 22 ribu jenis anggrek yang ada didunia ini. Merawat anggrek tidak bisa dilakukan sembarangan. Lalu, bagaimana cara merawat anggrek?

Anggrek rentan akan cuaca dan takaran air yang diberikan setiap harinya. Belum lagi pH tanah yang harus selalu Moms jaga. Berikut beberapa cara merawat anggrek yang dapat Moms simak.

Cara Merawat Anggrek agar Selalu Terlihat Segar

Pilih Pot yang Benar

Agar anggrek tumbuh dengan baik, pot bunga perlu mempunyai lubang drainase. Beberapa bunga mungkin dapat bertahan dengan jumlah air berlebih, namun tidak untuk anggrek. Air berlebihan akan membuat tangkai layu dan busuk lebih cepat.

Air Harus Mudah Mengalir

Cara merawat anggrek berikutnya yaitu dengan memilih media tanam yang tepat. Moms dapat menyiapkan media tanam yang memudahkan air mengalir dengan lancar seperti batang pohon tipis atau lumut. Media tanam berbasis batang pohon tidak meresap air terlalu banyak dan mengeluarkannya langsung melalui lubang drainase.

Suhu yang Tepat

Agar anggrek tumbuh dengan cantik dan segar, Moms harus membuat lingkungan yang sempurna untuknya. Suhu kelembapan dan intensitas cahaya juga harus ideal.

Jauhkan pot anggrek dari terik sinar matahari. Dilansir dari erakini.com, intensitas cahaya yang cocok untuk anggrek harus berkisar 50 sampai 70%.

Siram Anggrek secara Rutin

Walaupun kegiatan siram-menyiram terdengar sepele, akan tetapi seperti yang kita ketahui bunga anggrek bereaksi lebih sensitif terhadap air sehingga Moms harus paham jumlah dan frekuensi siram.

Moms dapat menyiram bunga anggrek di pagi hari, mulai dari 7 sampai 9 pagi, serta di sore hari, mulai dari jam 3 sampai 5 sore. Moms cukup menyiram anggrek dengan satu gelas air saja, tidak lebih dan tidak kurang.

Berikan Pupuk secara Rutin

Tidak hanya disiram, memberikan pupuk juga penting dalam cara merawat anggrek. Pupuk adalah makanan bernutrisi yang diperlukan tanaman untuk tumbuh besar.

Jenis pupuk juga beragam, Moms dapat memilih pupuk tanah, tabur, atau pupuk siram. Berikan pupuk tidak lebih dari 3 kali seminggu agar terhindar dari risiko tanaman kerdil.

Tambahkan Zat Pemicu Pertumbuhan

Jika Moms ingin bunga anggrek mekar lebih cepat dan banyak, Moms membutuhkan ZPT atau hormon gibrelin. ZPT atau hormon gibrelin dapat memicu sel pertumbuhan di dalam tangkai dan akar anggrek.

Gunakan dengan cara tradisional, yaitu dengan menyemprotkannya pada bagian luar anggrek dan media tanam. Untuk memperoleh hasil yang lebih baik, Moms dapat menambahkan air kelapa sebanyak 150 ml ke dalam ZPT.

Berikan Obat Anti Hama

Penting bagi Moms untuk selalu mengecek bunga anggrek di depan atau belakang rumah.

Hal ini karena tidak hanya anggrek yang akan tumbuh pada pot bunga, tetapi juga tanaman hama. Berantas tanaman pengganggu tersebut sesering mungkin.

Moms dapat menyemprotkan pestisida berdosis ringan untuk mengusir hama serangga. Pestisida juga dapat berfungsi sebagai obat antijamur.

Dekatkan dengan Sumber Air

Bunga anggrek tumbuh lebih baik jika Moms letakkan dekat dengan sumber air, seperti kolam ikan atau kolam air mancur rumah.

Daerah sekitar kolam yang lembab merupakan habitat bunga anggrek yang paling sempurna. Jika Moms tidak memiliki kolam, pasanglah sprinkler otomatis tepat di tengah halaman. Air yang keluar dari sprinkler tidak harus menyentuh anggrek, cukup membasahi rumput dan tanah di sekitarnya saja.

Itulah beberapa cara merawat anggrek agar tetap cantik dan tidak mudah layu. Tertarik untuk merawatnya Moms? Selamat mencoba ya!

Baca Juga: Cara Memelihara Kelinci di Rumah bagi Moms yang Pemula

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
You May Also Like