Apakah Moms pernah bermimpi dan sadar jika Moms sedang ada di dalam mimpi? Atau pernahkah Moms mengendalikan cerita yang ada di mimpi? Apabila pernah, itu tandanya Moms mengalami lucid dreams. Walaupun hal ini hanya ada pada cerita-cerita di film, ternyata kondisi ini benar-benar bisa terjadi pada siapapun di kehidupan nyata.

Apa itu lucid dreams?

Lucid dreams merupakan mimpi yang akan menyebabkan Moms menyadari dengan sepenuhnya kenyataan bahwa Moms sedang bermimpi. Misalnya seperti bermimpi menjelajah hutan Amazon, tetapi Moms sadar bahwa sedang bermimpi. 

Tapi tenang saja, ini bukanlah hal yang aneh ataupun berhubungan dengan hal-hal mistis. Ketahui beberapa fakta menariknya berikut ini: 

Merupakan hal yang biasa terjadi

Lucid dreams sangat umum terjadi. Sebuah hasil penelitian yang melibat 3.427 peserta menunjukkan bahwa sebanyak 77% responden pernah mengalami fenomena ini setidaknya sekali dalam seumur hidup. Selain itu, sekitar 23% orang mengalami fenomena ini setidaknya sebulan sekali. 

Terjadi pada tahap tidur REM

Seperti mimpi-mimpi pada umumnya, mimpi sadar biasanya juga akan terjadi pada tahap tidur REM atau gerakan mata cepat. Tidur memiliki 4 tahap, diantaranya tidur ayam, mulai tertidur, tidur nyenyak, serta tidur REM. 

Pada tahap tidur REM, otak Moms akan berada pada fase yang sangat aktif. Detak jantung serta gerakan mata juga akan meningkat. Untuk sebagian orang, mimpi ini terjadi dengan spontan. Tetapi, ada juga orang yang melatih diri sendiri agar dapat mengalami lucid dreams. 

Kemampuan mengendalikan mimpi yang berbeda-beda

Kemampuan seseorang untuk mengendalikan mimpi saat mengalami lucid dreams tentu berbeda-beda. Ada yang bisa memanipulasi cerita guna menciptakan hal yang menyenangkan, dan ada juga yang akan langsung terbangun saat menyadari bahwa ia sedang bermimpi. 

Baca juga: 5 Arti Mimpi Menggendong Bayi. Jangan kaget dengan tafsirnya ya Moms!

Dapat dipicu oleh makanan dan meditasi

Sebuah studi menunjukkan bahwa seseorang yang mengonsumsi vitamin B-6 sebanyak 240 mg selama 4 hari sebelum tidur, akan lebih mudah untuk mengingat mimpinya saat bangun. Kondisi tersebut menjadi indikator penting guna mendapatkan mimpi sadar. Yang artinya, perubahan tertentu pada makanan bukan hanya membuat seseorang dapat mengingat mimpi biasa, namun juga bisa mengubah mimpi biasa menjadi lucid dreams dengan mudah. 

Faktor lain yang berperan dalam menciptakan kesadaran di dalam mimpi yaitu meditasi. Sebuah riset menunjukkan bahwa orang-orang yang meditasi dalam waktu yang lama cenderung akan mengalami fenomena ini.

Dapat dijadikan sebagai terapi

Seorang peneliti yang berfokus pada lucid dreams menyatakan bahwa mimpi sadar bisa dijadikan sebagai terapi dalam mengatasi mimpi buruk, khususnya mimpi buruk berulang yang mampu mempengaruhi kualitas hidup seseorang. 

Terapi ini mampu memberi kemampuan untuk mengontrol diri sendiri atau mimpi buruk yang dialami. Selain itu, terapi ini juga berpotensi untuk para penderita fobia yang takut binatang tertentu atau takut terbang. Selama mengalami mimpi sadar, seseorang akan tahu bahwa hal tersebut tidak nyata sehingga bisa menjelajahi ketakutan mereka secara aman.  

Memiliki beberapa manfaat

Selain mampu mengurangi mimpi buruk, lucid dreams ternyata mempunyai beberapa manfaat baik, lho. Diantaranya membantu mengurangi kecemasan, meningkatkan kreativitas, serta meningkatkan keterampilan motorik. Walaupun belum dibuktikan oleh sains, sudah banyak orang yang memanfaatkan mimpi sadar untuk mempertajam kreativitas mereka. 

Memiliki resiko bagi penderita gangguan mental

Walaupun fenomena ini dianggap aman, ternyata ada beberapa resiko yang bisa terjadi bagi penderita gangguan kesehatan mental, salah satunya yaitu masalah tidur. Mimpi sadar dapat mempengaruhi kualitas serta kuantitas tidur, depresi yang terjadi karena masalah tidur, sulit membedakan antara mimpi dan kenyataan, dan terputusnya hubungan dengan lingkungan karena terjadinya tumpah tindih antara kenyataan serta mimpi. 

Baca juga: Bagaimana Tips untuk Tidur Nyenyak Tanpa Ngorok?

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
You May Also Like