Investasi merupakan sebuah aktivitas menanamkan modal, baik langsung maupun tidak, dengan harapan pada waktu nanti pemilik modal memperoleh sejumlah keuntungan dari hasil penanaman modal tersebut. Lalu, apa itu investasi jangka panjang? Apa perbedaan nya dengan investasi jangka pendek? Berikut ulasannya.

Mengapa Moms Perlu Investasi?

Investasi bisa Moms lakukan dengan berbagai cara, salah satunya yaitu dengan berinvestasi di pasar modal. Satu yang pasti yaitu bahwa investasi harus Moms lakukan sedini mungkin. Hal ini karena setiap orang menginginkan hidup yang nyaman di masa depan atau di masa tuanya nanti. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan keuangan secermat mungkin yang harus dimulai sejak dini.

Dengan berinvestasi sejak dini, Moms dapat sedini mungkin melindungi nilai aset dari inflasi yang mengakibatkan turunnya daya beli uang yang kita miliki. Selain itu, investasi juga mampu membantu memenuhi kebutuhan di masa mendatang. Semakin dini melakukan investasi, semakin siap pula Moms dalam menghadapi tantangan dan risiko-risiko yang mungkin muncul di masa yang akan datang.

Perbedaan Investasi Jangka Panjang dan Jangka Pendek

Waktu

Perbedaan utama pasti dari segi waktu, investasi jangka pendek merupakan investasi yang dilakukan dalam waktu kurang dari 1 tahun, sedangkan investasi jangka menengah dilakukan dalam rentang waktu 1 hingga 5 tahun. Lalu untuk investasi jangka panjang merupakan investasi yang dilakukan dalam waktu lebih dari 5 tahun.

Keuntungan atau Return

Terdapat perbedaan jangka waktu investasi, maka akan berbeda juga besarnya keuntungan yang bisa diperoleh. Investasi jangka pendek mempunyai peluang keuntungan yang paling kecil dibanding dua investasi lainnya, akan tetapi jumlahnya tetap lebih besar dibanding tabungan biasa. Sedangkan investasi jangka menengah dan jangka panjang memungkinkan Moms untuk memperleh keuntungan yang lebih besar.

Tujuan Investasi

Tujuan investasi setiap orang akan berbeda-beda, ada yang untuk kebutuhan dalam waktu dekat atau persiapan kebutuhan yang lebih lama. Investasi jangka pendek cocok untuk memenuhi kebutuhan dana dalam waktu dekat kurang dari satu tahun, seperti untuk membeli suatu barang. Sedangkan tujuan investasi jangka menengah yaitu untuk memperoleh pertumbuhan nilai investasi yang bisa membiayai kebutuhan yang sedikit lebih lama, contohnya untuk dana pendidikan anak. Investasi jangka panjang dilakukan sebagai persiapan kebutuhan yang lebih lama, seperti dana pensiun.

Jenis Investasi Jangka Panjang

Emas

Investasi yang berikut ini menjadi favorit sejak jaman dahulu karena diyakini sebagai safe haven yang harganya terus naik setiap tahunnya. Akan tetapi, perlu Moms perhatikan bahwa emas yang mempunyai nilai investasi adalah logam mulia atau emas murni, bukan emas perhiasan.

Properti

Properti memang menjadi investasi jangka panjang lainnya yang memiliki keuntungan, sebab harganya juga terus naik setiap tahunnya. Investasi ini memang memerlukan dana yang cukup besar, mengingat harga sebuah rumah sekarang sudah menginjak harga ratusan juta hingga milyaran rupiah. Akan tetapi potensi kenaikan harga properti juga cukup tinggi, berkisar antara 10-15% per tahun

Saham

Saham merupakan salah satu cara yang dilakukan perusahaan agar memperoleh modal dari investor. Investasi saham mempunyai potensi keuntungan yang besar. Keuntungan yang akan diperoleh oleh investor yang membeli sebuah saham akan berdasarkan capital gain dan pembagian dividen. Capital gain adalah keuntungan yang diperoleh dari selisih harga beli dan harga jual suatu saham. Sedangkan dividen merupakan keuntungan yang berasal dari perusahaan dan dibagikan kepada pemegang saham di akhir tahun.

Reksadana Saham dan Campuran

Kedua reksadana ini mempunyai keuntungan paling tinggi diantara yang lain, akan tetapi juga mempunyai risiko paling besar. Pada reksadana saham, manajer investasi menempatkan dana investor ke instrumen saham. Risiko reksadana ini paling tinggi sebab fluktuasi harga saham yang tajam sehingga paling aman untuk investasi jangka panjang, di atas 5 tahun. Sedangkan reksadana campuran menawarkan kombinasi investasi dalam berbagai instrumen saham, obligasi, dan sebagainya.

Dalam memilih investasi yang tepat, Moms tentunya harus mempelajari banyak hal tentang investasi tersebut, mulai dari instrumen investasi, return, hingga profil risiko. Investasi jangka pendek cocok untuk Moms yang baru memulai investasi. Selanjutnya baru melangkah untuk terjun ke investasi jangka menengah, dan investasi jangka panjang yang mempunyai return lebih besar akan tetapi risikonya juga lebih tinggi.

Baca Juga: Mengatur Keuangan Saat Pandemi dengan 5 Tips Berikut Ini!

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
You May Also Like