Terdapat tiga macam tipe kepribadian yang sering digunakan untuk menggambarkan seseorang. Ada kepribadian introvert, ekstrovert, dan ambivert. Untuk lebih jelasnya, baca penjabaran berikut untuk memahami perbedaan orang dengan kepribadian introvert, ekstrovert, dan ambivert.

Tipe kepribadian introvert atau introversion adalah orang yang cenderung fokus kepada perasaan, pikiran, dan mood yang berasal dari dalam diri sendiri, dibanding dengan mencari stimulasi yang berasal dari luar.

Ekstrovert adalah sebutan bagi individu yang sering digambarkan sebagai orang yang penuh dengan kehidupan, energi dan pikiran yang positif. Jika sedang berada di dalam sekumpulan orang, tipe ekstrovert akan cenderung lebih sering berbicara dan menonjolkan dirinya.

Ambivert adalah sebutan bagi orang yang memiliki kepribadian yang seimbang antara introvert dan ekstrovert. Kepribadian ambivert digambarkan sebagai seseorang yang senang bersosialisasi, tapi juga membutuhkan waktu untuk menyendiri.

Kepribadian Introvert

Secara umum orang dengan kepribadian introversion terlihat lebih senang menyendiri. Berbeda dengan sang ekstrovert yang akan mendapatkan energi dari interaksi sosial, seorang introvert justru merasa bahwa mereka harus mengeluarkan banyak energi saat harus bersosialisasi.

Seringkali orang dengan kepribadian introvert disalahartikan sebagai pendiam, pemalu, dan penyendiri. Tetapi sebenarnya mereka bukan jenis orang yang selalu menutup diri dari dunia luar. 

Berikut adalah beberapa ciri orang dengan kepribadian introvert yang bisa kita amati:

  • Moms cenderung menyimpan perasaan sendiri.
  • Seringkali diam atau menarik diri ketika berada di tengah-tengah kerumunan orang yang tidak mereka kenal baik.
  • Orang dengan kepribadian introvert sangat sadar diri dan memikirkan segala sesuatu sebelum bertindak.
  • Moms biasanya merupakan pengamat yang baik dan cenderung mempelajari situasi sekitarnya melalui pengamatan terlebih dahulu.
  • Moms akan lebih mudah bersosialisasi jika bersama dengan orang yang sudah mereka kenal baik.
  • Jika Moms termasuk dalam kategori kepribadian ini, maka besar kemungkinannya Moms akan lebih suka berdiam diri ketika berada di tengah banyak orang, terlebih lagi jika orang-orang di tersebut adalah orang yang belum dikenal.

Kepribadian Ekstrovert

Kata ekstrovert sendiri adalah lawan dari kata introvert yang menggambarkan kepribadian mereka yang lebih cenderung diam. Orang dengan kepribadian ekstrovert cenderung lebih suka dan mencari rangsangan sosial dengan bergaul atau bersosialisasi dengan orang lain.

Kepribadian ekstrovert secara umum sering digambarkan sebagai orang yang terlalu banyak bicara atau mencari perhatian. Padahal mereka hanya butuh bersosialisasi dan mendapatkan energi dari bergabungnya mereka saat berinteraksi sosial. Orang dengan kepribadian ekstrovert yang tinggi bahkan memerlukan stimulasi sosial untuk merasa bersemangat. Mereka juga sering  mendapatkan inspirasi dan rasa senang dari aktifitas berbicara dan mendiskusikan ide dengan orang lain.

Ciri-ciri orang dengan kepribadian ekstrovert adalah sebagai berikut.

  • Berprilaku hangat dan ramah pada orang lain
  • Menyukai bersosialisasi dan bersenang-senang
  • Cenderung suka menjadi pusat perhatian
  • Terlihat antusias dan mudah bergaul

Baca juga: Ciri-ciri Orang Psikopat yang Dapat Moms Kenali di Lingkungan Sekitar

Kepribadian Ambivert

Seorang psikolog dari Amerika Serikat, Adam Grant, mengungkapkan bahwa dua pertiga manusia di dunia tidak bisa digolongkan dalam kepribadian introvert ataupun ekstrovert. Oleh karena itu dicetuskan kepribadian ambivert yang mempunyai kecenderungan pada kedua kepribadian, baik introvert maupun ekstrovert.

Moms mungkin masih tidak yakin termasuk introvert, ekstrovert, atau ambivert. Tetapi bila Moms cenderung merasakan hal-hal di bawah ini, maka kemungkinan besar Moms memiliki kepribadian ambivert. Berikut ciri-cirinya:

  • Ambivert dapat mengerjakan tugas secara individu maupun dalam kelompok.
  • Ambivert senang menjadi pusat perhatian, tetapi lama-lama bisa risih berada dalam kondisi tersebut.
  • Beberapa orang menganggap Moms tertutup, sementara ada kelompok lain yang menganggap Moms sangat terbuka.
  • Merasa tidak perlu banyak melakukan aktivitas di luar, namun bila berdiam diri terlalu lama maka akan membuat Moms merasa bosan.
  • Suka berbicara dengan banyak orang atau berbasa-basi, akan tetapi, kalau sudah terlalu banyak orang atau percakapannya didominasi hanya dengan basa-basi, maka akan terasa lelah juga.
  • Menghabiskan terlalu banyak waktu menyendiri akan membuat Moms merasa bosan. Tetapi, terlalu banyak menghabiskan waktu dengan orang lain juga akan membuat energi terkuras.

Apakah sekarang Moms sudah bisa menentukan termasuk ke dalam tipe kepribadian introvert, extrovert, atau ambivert?

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
You May Also Like