Ketika memiliki pasangan yang cenderung moody-an, sangat bisa merusak seluruh suasana yang sebelumnya menyenangkan. Menerapkan cara yang tepat ketika pasangan tengah mengalami mood swing tentu tidak mudah. Perlu membiasakan diri dan mengetahui sinyal ketika pasangan mulai menunjukkan tanda-tanda merasa moody. Lalu, bagaimana cara menghadapi pasangan moody? SImak beberapa tipsnya berikut ini.

Apa Itu Moody?

Sebelum mengetahui bagaimana cara menghadapi pasangan moody, ketahui terlebih dahulu apa itu moody. Secara umum moody merupakan suasana hati yang tidak stabil alis berubah-ubah. Terkadang, orang yang sedang moody bisa sangat ceria, namun dalam sepersekian detik kemudian dia bisa jadi emosi atau sedih. Dari sisi psikologi, kondisi ini bisa mengarah pada sebuah penyakit yang disebut bipolar, namun jika masih dalam tahap normal sebenarnya tidak masalah.

Moody umumnya terjadi pada wanita, dan bisa menjadi alasan orang kerepotan untuk menghadapi sosoknya. Karena tidak dapat diprediksi kapan dia bisa diajak ngobrol dengan nyaman dan kapan harus menerima emosinya dengan senang hati. 

Ciri Karakter Moody

Senang Berlebihan

Senang ketika memperoleh sebuah apresiasi merupakan hal yang wajar dilakukan, akan tetapi jika dilakukan secara berlebihan itu mengindikasikan seseorang sebagai sosok yang moody. Misalnya ketika seseorang memperoleh hadiah dari pacar, lalu diekspresikan dengan berteriak histeris tentu akan jadi hal yang berlebihan.

Sedih Berlebihan

Pada saat mengalami kesedihan, tidak masalah untuk merasa hancur dan menyendiri. Akan tetapi, jika sedihnya tidak dapat dikontrol, tandanya dia masuk dalam kategori moody.

Malas Melakukan Kegiatan

Pada saat seseorang sedang menjadi moody person maka dia akan menjadi sosok pemalas, ia tidak dapat beraktivitas normal seperti biasa. Kebanyakan memilih berdiam di rumah, atau menyendiri di kantin sambil mendengarkan musik. Padahal biasanya dia sering bersama teman-temannya, untuk membahas banyak hal menarik.

Mudah Emosi

Apabila Anda memiliki pasangan yang awalnya gembira dan tiba-tiba menjadi sangat emosi hanya karena hal sepele, maka itu menjadi salah satu ciri orang moody yang paling sering terjadi, hal ini terkadang sulit dalam menghadapi nya.

Labil

Orang moody cenderung labil dalam menjalankan hidup, sulit untuk mengambil keputusan dan cenderung plin-plan. Bahkan banyak yang mengatakan bahwa hidup mereka tidak berguna, lalu akan hancur dalam waktu dekat.

Cara Menghadapi Pasangan Moody

Sikap moody bisa datang tanpa diduga. Terlebih pada saat mood swing datang, bisa saja dalam sedetik pasangan merasa bahagia, akan tetapi di detik berikutnya menunjukkan emosi negatif tanpa kejelasan. Nah, berikut beberapa tips menghadapi pasangan moody yang bisa disimak.

Identifikasi alasan

Ketika mood swing seseorang muncul, tentu hal ini ada pemicunya. Bisa dari faktor eksternal seperti situasi yang tidak sesuai ekspektasi, kesalahan dari pasangan, atau bisa dari faktor internal seperti sedang mempunyai masalah hingga bawaan pre-menstrual syndrome.

Oleh karena itu, identifikasi alasan mengapa ia mengalami mood swing dapat menjadi cara dalam menghadapi pasangan moody. Dengan cara ini, maka akan lebih mudah untuk memaklumi penyebab pasangan menjadi moody-an. Selain itu, tanyakan juga kepada pasangan apa yang membuat moodnya berantakan. Menanyakan ini juga dapat menjadi bentuk perhatian dan menunjukkan bahwa Anda siap menjadi pendengar yang baik.

Sertakan humor

Sertakan humor ketika menghadapi pasangan moody. Walaupun pasangan yang moody bisa menyebalkan, hal ini tidak akan berlangsung lama. Bantu dengan menyelipkan humor untuk membangun situasi menjadi lebih tenang. Akan tetapi, pastikan humor yang disampaikan benar-benar tepat dan tidak memperburuk situasi. Apabila ingin aman, coba lontarkan lelucon yang umumnya selalu berhasil membuat kalian berdua tertawa.

Tidak melakukan konfrontasi

Melakukan konfrontasi dengan memarahi pasangan ketika sedang mood swing hanya akan memperburuk suasana. Bukannya tampak seperti peduli dengan perasaan pasangan, hal ini hanya akan membuat pasangan merasa tertuduh dan disalahkan. Apabila tidak tepat, ini dapat membuat mood swing semakin berlarut-larut. Oleh karena itu, dalam menghadapi pasangan moody sebaiknya tidak perlu melakukan konfrontasi.

Perhatikan polanya

Saat dua orang dalam sebuah hubungan telah terbiasa dengan sifat satu sama lain, maka pola saat moody pun juga akan terbaca. Misalnya ada orang yang hanya perlu diberi waktu sendiri, didengarkan, atau harus segera diajak berkomunikasi.

Perhatikan pola yang ada pada pasangan dan terapkan ketika menghadapi badai moody datang. Hal ini tentu tidak dapat dikenali dalam satu dua kali percobaan, akan tetapi seiring berjalannya waktu pasangan yang sudah saling mengenal dekat bisa mengetahui sinyal-sinyalnya.

Jangan mudah terpancing

Saat pasangan sedang moody, tindak tanduknya bisa tidak dapat ditebak. Ada yang mudah sekali marah dengan sangat ekspresif, diam saja enggan berkomunikasi, dan bentuk validasi emosi lainnya yang bisa menular. Perlu diingat bahwa jangan sampai terpancing ketika menghadapi pasangan yang sedang moody.

Terlebih, apabila kondisi perasaan Anda saat itu juga sedang suntuk. Jangan sampai perilaku moody pasangan juga membawa Anda pada situasi yang sama. Sampaikan jika perlu pada pasangan bahwa mood swing yang kerap menerpanya ini dapat mengancam hubungan kalian. 

Menjalin hubungan dengan pasangan tentu selalu diwarnai masalah, seperti ketika pasangan merasa moody tanpa bisa ditebak. Ketahui pola yang terjadi padanya ketika mengalami hal ini, sehingga Anda mengerti bagaimana menghadapi pasangan yang moody. Semoga bermanfaat!

Baca Juga: Ketahui Tips Menghadapi Pasangan Posesif Berikut Ini

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
You May Also Like