Diet merupakan sebuah cara yang dilakukan untuk mengatur asupan makanan dan minuman untuk menjaga berat badan agar tetap terkontrol. Moms mungkin akan heran jika menemukan banyak rambut rontok saat diet. Padahal, diet yang Moms lakukan tidak ketat atau ekstrim. Sebenarnya apakah rambut rontok terjadi karena diet atau karena penyakit lain? Ketahui jawabannya pada penjelasan di bawah ini. 

Baca juga: Lakukan Cara Ini Supaya Rambut Cepat Panjang!

Bagaimana Cara Melakukan Diet yang Benar? 

Setiap orang melakukan diet dengan tujuan yang berbeda. Ada yang melakukan diet atas anjuran dokter karena menderita penyakit tertentu atau diet karena memiliki masalah dengan berat badan. Setelah Moms mengetahui tujuan diet, lihat kondisi berat badan, kadar lemak tubuh, penyakit yang dimiliki serta pola hidup. Lalu, konsultasikan pada ahli gizi untuk mengetahui cara diet yang benar. 

Ada beberapa cara melakukan diet yang benar yang dapat Moms terapkan, diantaranya: 

1. Sarapan dengan buah dan sayur 

Ganti sarapan pagi Moms menjadi buah dan sayur. Ini dilakukan untuk mencukupi asupan nutrisi di dalam tubuh. Selain itu, serat yang terkandung didalam buah dan sayur juga mampu memperlancar BAB. 

2. Mengonsumsi makanan bernutrisi 

Konsumsi makanan dengan kandungan vitamin C, antioksidan, dan mineral potasium guna membantu mengencangkan kulit, menurunkan kadar kolesterol, dan membantu menghancurkan selulit. 

3. Minum air minimal 2 liter per hari 

Minum cukup air merupakan salah satu hal penting yang harus dilakukan saat diet. Karena ketika melakukan diet, air berfungsi sebagai bantuan penurunan berat badan karena Moms akan makan dengan porsi lebih sedikit. 

4. Mengonsumsi buah berry 

Buah berry seperti raspberry, blackberry, blueberry, dan stroberi memiliki kandungan vitamin dan antioksidan. Jenis buah-buahan ini juga mengandung banyak serat dan juga mempunyai indeks glikemik yang rendah sekitar 20-an. 

5. Mengonsumsi ceri 

Kandungan yang ada di dalam buah berry dan buah ceri mirip dalam nilai antioksidan. Buah ceri mengandung kadar gula alami yang tinggi namun rendah karbohidrat dan merupakan sumber serat yang penting. 

6. Mengonsumsi apel dan pir 

Buah lain yang perlu Moms konsumsi saat diet yaitu pir dan apel. Keduanya rendah kandungan gula dan memiliki kandungan serta penting. 

7. Mengonsumsi persik dan aprikot 

Konsumsi aprikot dan persik untuk memperoleh dosis baik dari serat dan vitamin C. Kedua buah ini memiliki nilai gizi yang sama dengan buah apel dan pir. Keduanya memiliki indeks glikemik sekitar 30. 

8. Mengonsumsi makanan yang direbus atau dikukus

Saat sedang diet, sebaiknya konsumsi makanan yang direbus atau dikukus dalam waktu tidak terlalu lama karena masih mengandung nutrisi lebih lengkap dibanding makanan yang digoreng. Makanan yang digoreng memiliki kandungan lemak jenuh dan kalori yang lebih tinggi.

9. Mengatur ulang menu diet 

Isi sepertiga makanan di piring dengan daging tanpa lemak, daging unggas, atau ikan. Moms juga bisa memperbanyak porsi sayur, buah dan kacang-kacangan. Untuk karbohidrat, Moms bisa memilih kentang atau beras merah.  

10. Aktif bergerak 

Mengatur jadwal olahraga di pagi hari sebelum beraktivitas adalah cara terbaik bagi Moms yang sulit untuk meluangkan waktu. Usahakan untuk olahraga 2-3 jam per minggu. 

Baca juga: 4 Olahraga Mengecilkan Perut Buncit yang Bisa Moms Coba

Kenapa Rambut Bisa Rontok Saat Diet?

Rambut rontok saat diet ternyata merupakan hal normal yang terjadi. Semakin berat badan turun, semakin sering juga Moms mengalami kerontokan rambut. Hal ini disebabkan karena berkurangnya nutrisi saat sedang diet. 

Asupan protein yang rendah bisa menjadi penyebab Moms mengalami rambut rontok saat diet. Karena kurangnya protein, tubuh pun membagi protein yang dikonsumsi untuk organ penting di dalam tubuh. Nah, rambut merupakan pilihan terakhir yang mendapatkan asupan. 

Melakukan diet rendah kalori juga tidak memberi nutrisi cukup untuk tubuh berfungsi normal, termasuk dengan folikel rambut. Hasilnya, rambut Moms pun akan rontok. 

Namun Moms tidak perlu khawatir, karena kerontokan yang terjadi ternyata hanya sementara. Saat nutrisi di dalam tubuh sudah normal kembali, kerontokan rambut pun akan berhenti. 

Baca juga: Cara Menghilangkan Lemak di Dagu Tanpa Melakukan Operasi

Solusi Mengatasi Rambut Rontok Saat Diet

Apabila ingin melakukan diet dan mencegah terjadinya kerontokan rambut, Moms perlu memperhatikan asupan diet. Berikut ini beberapa asupan penting yang perlu dikonsumsi saat diet: 

1. Protein

Menjaga asupan protein di dalam menu harian Moms merupakan salah satu solusi untuk mengatasi rambut rontok saat diet. Pastikan Moms mengonsumsi protein sesuai dengan jumlah yang disarankan, yaitu 46 gram untuk wanita. 

2. Zink

Zink adalah kandungan zat mineral yang penting bagi pertumbuhan rambut, kulit, dan juga kuku. Moms bisa memperoleh zink dengan cara mengonsumsi bayam, brokoli, ara, alpukat, daging sapi rendah lemak, serta telur. 

3. Biotin 

Suplemen biotin mengandung ekstra vitamin yang diperlukan oleh tubuh. Rambut rontok saat diet bisa diatasi dengan mencukupi kebutuhan biotin di dalam tubuh. 

4. Asam Lemak Omega-3

Asupan penting yang harus dipenuhi selanjutnya yaitu asam lemak omega-3. Kandungan ini mampu menutrisi kulit kepala dan membantu pertumbuhan rambut. Moms bisa memperoleh asam lemak omega-3 dengan mengonsumsi salmon, tuna, bayam, alpukat, dan kacang-kacangan. 

5. Karbohidrat, protein, serat, dan lemak seimbang

Tidak baik untuk melakukan diet yang berlebihan. Maka dari itu, usahakan untuk tetap makan tiga kali sehari walaupun Moms sedang menjalani diet. 

Caranya yaitu dengan mengatur porsi makan yang sesuai dengan kebutuhan kalori. Pola makan terbaik adalah yang seimbang, yaitu memiliki unsur protein, karbohidrat, lemak, vitamin, mineral, dan serat. 

Pada intinya, Moms perlu menerapkan diet yang benar agar terhindar dari rambut rontok saat diet. Namun, apabila kerontokan rambut masih berlanjut meskipun pola makan sudah seimbang, sebaiknya konsultasikan dengan dokter agar dapat melakukan tindakan yang tepat. 

Baca juga: Perawatan Rambut Rontok Parah yang Bisa Moms Lakukan!

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
You May Also Like