Segala sesuatu akan sangat mungkin terjadi dalam hubungan pernikahan, termasuk ketika suami menganggur dan tidak memiliki pekerjaan karena berbagai alasan. Lalu, apa yang harus Moms lakukan ketika suami tidak bekerja?

Pada saat suami tidak bekerja, Moms harus hati-hati dalam bersikap dan bertindak. Hal ini karena, apabila ada salah ucapan atau sikap yang menyinggung, masalah ini justru dapat melukai harga diri suami dan bahkan berujung pada pertikaian.

Tujuan Berumah Tangga

Tempat berbagi

Salah satu hal yang penting dalam sebuah pernikahan adalah pasangan merupakan tempat berbagi segala sesuatu hal baik yang menyenangkan, konyol, sedih, maupun memalukan. Tidak hanya berdiskusi soal anak, keuangan rumah tangga, atau hal serius lainnya, pasangan merupakan tempat untuk menampung segala sesuatu yang ingin diutarakan.

Oleh karena itu, penting untuk tetap terbuka kepada satu sama lain termasuk membicarakan mengapa suami tidak bekerja agar hubungan tetap harmonis.

Support system

Tentu akan melelahkan apabila Moms tengah repot mengurus anak, namun suami terlihat cuek atau tak acuh. Atau akan melelahkan pula untuk suami apabila Moms hanya menuntut agar kebutuhan terpenuhi namun tidak pernah mengerti bagaimana sulitnya suami dalam mencari nafkah atau bahkan jika ia tidak bekerja.

Perlu diketahui bahwa pernikahan membutuhkan dukungan atau support satu sama lain dan saling melengkapi. Sebagai pasangan, tentunya baik istri maupun suami memiliki tujuan yang sama tentang pernikahan yang tengah dijalani.

Mencari jalan keluar agar tidak bosan dan menemukan hal-hal baru

Pasangan yang mampu menemukan jalan keluar agar hubungan tidak terasa bosan dengan rutinitas yang itu-itu saja terbukti dapat bertahan lama dan lebih bahagia.

Tidak perlu melakukan hal-hal yang berlebihan, jika aktivitas sederhana bisa membuat bahagia satu sama lain, tidak ada salahnya untuk dicoba. Seperti mendatangi tempat baru yang belum pernah dikunjungi sebelumnya, mendengarkan lagu favorit dimobil, mencicipi makanan baru, dan sebagainya.

Seberapa Penting Bertanggung Jawab dalam Finansial?

Sebelum mengetahui beberapa tips dalam menyikapi suami yang tidak bekerja, berikut beberapa alasan mengapa harus bertanggung jawab dalam finansial, antara lain:

  • Melindungi keluarga dari berbagai kemungkinan dan risiko yang akan berdampak langsung pada kondisi finansial.
  • Apabila pasangan dapat menetapkan skala prioritas, maka akan semakin bijak dalam berhutang. Sehingga nantinya beban utang dapat berkurang.
  • Apabila usia sudah tidak produktif lagi dan kebutuhan hidup harus terus jalan, maka baik suami maupun istri dapat mengandalkan keuangan yang sudah terencana dari jauh-jauh hari.
  • Segala biaya keperluan anak dimasa depan dapat terbayar. Salah satu persiapan yang harus dilakukan adalah biaya pernikahan anak. Apabila Moms dan suami mampu menyiapkannya dari sekarang, maka hal ini nantinya tidak perlu dikhawatirkan lagi.
  • Jika telah bertanggung jawab dalam hal finansial, maka segala biaya sekolah anak hingga tingkat sarjana dapat dipersiapkan dengan baik. Perlu diketahui  bahwa biaya sekolah anak saat ini sangat mahal. Apabila Moms dan suami tidak bisa menyiapkannya dari sekarang, maka nantinya Moms dan suami akan kesulitan.
  • Kendaraan dan rumah. Hampir sebagian besar dari kita tentu menginginkan  rumah yang diidam-idamkan, sama halnya dengan kendaraan. Dengan memiliki perencanaan keuangan yang tepat, maka Moms dan suami dapat memenuhi keinginan tanpa harus membebani keluarga.
  • Mewariskan berbagai kesejahteraan kepada generasi selanjutnya. Moms dan suami tentu akan bangga apabila dapat meninggalkan yang terbaik selama hidup untuk anak dan cucu. Warisan yang terbaik tidak hanya berupa harta, namun juga keberhasilan dalam membawa anak ke jenjang pendidikan terbaik.

Baca Juga: Dana Darurat Ideal Yang Harus Dipersiapkan Untuk Keluarga

Bagaimana Cara Menyikapi Suami yang Tidak Bekerja?

Apa yang harus dilakukan jika suami tidak bekerja?

Berpikir sebelum bertindak ketika suami tidak bekerja

Apabila suami menyatakan bahwa ia sudah tidak lagi bekerja, maka Moms jangan langsung bertindak gegabah. Moms juga sebaiknya menghindari beberapa pertanyaan yang dapat menyinggung suami seperti bagaimana hidup nantinya jika tidak bekerja, bagaimana jika pengangguran, dan sebagainya. Moms harus tetap tenang dan dengarkan suami bercerita mengenai alasan mengapa tidak bekerja.

Lindungi privasi bersama suami

Perlu Moms ketahui bahwa seorang laki-laki memiliki harga diri yang cukup tinggi. Oleh karena itu, penting untuk tetap melindungi hal-hal yang bersifat pribadi serta simpan hal tersebut hanya antara Moms dan suami ketika ia tidak bekerja.

Usahakan untuk tidak menyindir masalah keuangan terus-menerus

Ketika suami tidak bekerja, Moms mungkin akan merasa sangat lelah terlebih jika Moms juga bekerja. Akan tetapi, apabila terus-menerus menanyakan, menyindir, dan menyalahkan suami mengenai keuangan mungkin suami juga akan merasa semakin terpuruk.

Moms dapat membahas mengenai pembagian tugas rumah sambil suami mencari pekerjaan pengganti. Dengan begitu, suami tidak akan merasa tertekan atau terbebani.

Luangkan waktu untuk mencari info lowongan kerja

Moms dapat meluangkan waktu untuk membantu suami dalam mencari pekerjaan dibandingkan hanya bertanya kapan mendapat pekerjaan baru. Mungkin Moms dapat meluangkan waktu untuk berdiskusi bersama suami setelah anak tertidur.

Jangan berhenti support ketika suami tidak bekerja

Apabila Moms melihat suami menjadi rendah diri, malu, tidak percaya diri setelah kehilangan pekerjaan maka Moms harus terus berikan support. Bicarakan kepadanya bahwa ini bukan masalah sendiri namun ini adalah masalah yang bisa dicarikan solusinya bersama. Yakinkan suami bahwa pernikahan merupakan tim yang harus dilakukan secara bersama jika sedang terjadi masalah.

Itulah beberapa tips yang dapat Moms terapkan jika suami tidak bekerja. Yang terpenting adalah tetap berada disisinya dalam kondisi apapun ya, Moms! Semoga bermanfaat.

Baca Juga: Ingin Cepat Dapat Kerja? Baca Dulu Tips Persiapan Interview Kerja Online Berikut Ini

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
You May Also Like