Mungkin Moms tahu atau kenal seseorang yang mudah marah tanpa ada sebab? Atau justru ternyata Moms sendiri yang mudah marah? Sebenarnya marah adalah cara yang normal untuk meluapkan emosi. Namun, jika terus menerus marah tanpa alasan tertentu justru tidak baik untuk kesehatan dan kesejahteraan diri sendiri serta orang di sekitar, lho.

Oleh karena itu, Moms perlu mengetahui apa penyebab ketika suka marah tanpa sebab dan cara untuk mengatasinya. 

Baca juga: Menghadapi Suami Kasar di Dalam Pertengkaran

Moms suka marah tanpa sebab? Mungkin ini penyebabnya

1. Kurang tidur

Ada beberapa alasan yang bisa memicu seseorang suka marah tanpa sebab. Salah satunya adalah kurangnya waktu tidur. Kurang tidur bisa menyebabkan otak menjadi kelelahan sehingga kinerjanya pun menurun dan membuat Moms jadi sulit untuk berkonsentrasi, gampang bingung, sulit berpikir jernih, sampai sulit untuk mencerna informasi baru.

Tubuh yang lelah dan kinerja otak yang tidak maksimal akan membuat produktivitas menurun yang kemudian akan berubah menjadi stress.

Stres karena tuntutan pekerjaan juga kurangnya tidur dapat membuat emosi jadi gampang meledak. Seperti misalnya saat merasa cemas karena pekerjaan belum selesai, padahal sudah dekat dengan deadline. Kemudian saat orang lain bertanya mengenai pekerjaan, Moms akan meresponnya dengan marah meskipun tidak perlu sampai marah.

Baca juga: Sulit untuk Tidur? Berikut Tips untuk Mengatasi Insomnia

2. Depresi

Marah tanpa sebab juga bisa karena depresi yang dimiliki, sadar atau tidaknya seseorang. 

Selain merasa putus asa, depresi dapat menyebabkan seseorang jadi gampang marah. Terkadang, orang depresi merespon sesuatu dengan ucapan atau perilaku yang kasar. Depresi juga dapat membuat orang melakukan hal-hal yang beresiko, seperti menyetir secara ugal-ugalan dengan kecepatan yang tinggi.

Gangguan kecemasan pada seseorang juga bisa menjadi penyebab seseorang suka marah tanpa sebab. Hal ini disebabkan karena rasa cemas berlebihan yang membuat seseorang sulit untuk mengatur emosi.

Orang-orang yang merasa cemas cenderung memiliki pandangan negatif terhadap suatu hal, walaupun sebenarnya belum terjadi atau bisa saja berpotensi baik. Oleh karena itu, saat muncul situasi tertentu yang menantang mereka atau saat terpancing oleh kondisi yang kurang mengenakkan, mereka akan meluapkannya dengan marah.

Depresi serta gangguan kecemasan sebenarnya tidak boleh disepelekan. Apabila Moms akhir-akhir ini sering marah dan juga merasa lelah untuk menjalani aktivitas, disarankan untuk konsultasi dengan dokter untuk mengetahui diagnosis serta perawatan yang tepat.

Baca juga: Gangguan Depresi Mayor: Penyebab, Gejala, serta Pengobatannya

3. Merasa diabaikan

Diabaikan atau tidak dipedulikan oleh orang sekitar juga bisa menjadi penyebab orang suka marah tanpa sebab. 

Pada dasarnya manusia merupakan makhluk sosial yang mencari kepuasan dari hubungan sosial. Ketika kebutuhan tersebut tidak terpenuhi, maka bisa memicu emosi negatif yang salah satunya adalah kemarahan.

Contoh yang paling umum adalah ketika ibu suka marah-marah di rumah. Omelan tersebut mencerminkan sang ibu yang mengharapkan anak atau suaminya untuk membantu membereskan rumah.

Tetapi, karena tidak dapat mengungkapkannya, maka ibu akan melampiaskannya dengan cara suka marah tanpa sebab. Walaupun sebenarnya, ada penyebabnya. 

Baca juga: Cara Mengatasi Rasa Kesepian bagi Moms yang Sering Merasa Kesepian

4. Punya penyakit tertentu

Apabila semua pemicu di atas bukan menjadi penyebab Moms suka marah tanpa sebab, mungkin penyebabnya datang dari penyakit yang Moms miliki, contohnya hipertiroidisme, yang biasanya sering terjadi pada wanita serta kolesterol tinggi.

Hormon tiroid pada tubuh mengendalikan semua yang berkaitan dengan metabolisme tubuh manusia. Ketika jumlahnya lebih di dalam tubuh, hipertiroidisme dapat menyebabkan Moms jadi mudah gelisah dan sulit untuk konsentrasi. 

Obat statin sering digunakan untuk mengelola gejala kolesterol tinggi serta dapat menurunkan tingkat serotonin di dalam tubuh sebagai efek samping. Serotonin sendiri merupakan hormon yang dilepas otak guna menciptakan rasa tenang, bahagia, dan puas. Apabila serotonin rendah, itu bisa membuat seseorang jadi rentan merasa emosi sampai memicu depresi.

Baca juga: Menangis Secara Tiba-tiba? Mungkin Ini Penyebabnya

Cara agar tidak mudah marah 

Sebenarnya masih banyak hal yang memicu Moms menjadi suka marah tanpa sebab. Karena itu, Moms bisa menemukan penyebabnya sehingga bisa memutuskan apa yang harus dilakukan untuk mengurangi kebiasaan ini.

Berikut ini hal-hal yang dapat dilakukan untuk mencegah Moms agar tidak mudah marah:

  • Menyadari tanda-tanda ketika ingin marah. Seperti, sakit kepala berdenyut dan perasaan mulai tidak enak
  • Mengekspresikan emosi tanpa menyalahkan orang lain. Bisa dengan menyanyi, menulis, atau berteriak dengan mulut yang ditutup bantal
  • Menarik napas dalam-dalam ketika ingin marah
  • Menghindari pikiran negatif saat ingin marah
  • Ketika emosi sudah reda, minta maaf kepada orang-orang yang sudah menjadi sasaran kemarahan

Baca juga: Agar Tidak Overthinking, Yuk Terapkan Tips-Tips Berikut Ini

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
You May Also Like