Memikirkan sesuatu sebelum melakukannya memang merupakan hal yang wajar. Tetapi, jika Moms memikirkan sesuatu hingga berlebihan hingga menghabiskan banyak waktu hanya memikirkan hal tersebut, kemungkinan besar Moms overthinking. Hal ini tidak boleh diremehkan, lho. Karena akan berdampak buruk nantinya bagi kesehatan mental dan juga fisik. Agar tidak overthinking, yuk simak penjelasan tentang cara mengatasinya berikut ini!

Apa Itu Overthinking?

Overthinking merupakan istilah yang digunakan untuk perilaku seseorang yang memikirkan segala hal secara berlebihan. Hal ini dapat dipicu karena adanya kekhawatiran terhadap suatu hal, mulai dari masalah yang kecil hingga masalah besar seperti trauma di masa lalu. 

Baca juga: Sulit untuk Tidur? Berikut Tips untuk Mengatasi Insomnia

Sebenarnya Apa Penyebab Overthinking?

Sebelum mengetahui apa saja tips yang bisa dilakukan agar tidak overthinking, ada baiknya Moms mengetahui apa saja hal bisa menjadi penyebab yang tidak disadari sehingga seseorang menjadi overthinking

1. Pesimis Terhadap Apa yang Dikerjakan 

Salah satu penyebab Moms menjadi overthinking yaitu takut terhadap apa yang belum terjadi bahkan terhadap apa yang belum terjadi. Pikiran Moms telah dipenuhi dengan hal-hal negatif yang belum tentu terjadi. Hal tersebut perlu dihentikan. Moms harus bangkit dan percaya bahwa semua akan berjalan baik-baik saja. Dan apabila dihadapkan dengan kegagalan, sadari bahwa itu merupakan bagian dari proses. 

2. Terlalu Perfeksionis

Moms boleh menginginkan segala sesuatu berjalan dengan sempurna, namun jangan sampai sikap tersebut berubah menjadi beban sehingga menuntut diri sendiri untuk melakukan segala sesuatu dengan sempurna. Dengan sikap terlalu perfeksionis, Moms hanya akan fokus dengan kesalahan saja sehingga membuat Moms menyalahkan diri sendiri apabila terjadi kegagalan. Moms harus bersikap realistis dan ingat bahwa gagal bisa terjadi di dalam sebuah proses. 

3. Memendam Semuanya Sendiri 

Kebiasaan memendam semuanya sendiri juga dapat membuat Moms menjadi overthinking. Sebaiknya berceritalah dengan orangtua atau teman terdekat yang nyaman untuk diajak bercerita. Dengan begitu, beban yang selama ini dipendam akan menjadi lebih ringan. 

4. Berada di Lingkaran yang Sama 

Penyebab overthinking lainnya yang sering tidak disadari yaitu karena Moms berada di dalam lingkaran dengan orang-orang yang juga overthinking. Keluarlah dari lingkaran tersebut agar overthinking yang Moms alami tidak semakin berat. 

5. Membandingkan Diri dengan Orang Lain 

Kebanyakan orang yang overthinking mungkin saja disebabkan karena mereka yang terus membandingkan diri dengan orang lain. Sadari bahwa setiap orang memiliki proses hidup yang berbeda-beda satu sama lain. 

Baca juga: Mengenali Potensi Diri dengan 5 Tips Berikut Ini

Ketahui Efek Negatif dari Overthinking

1. Menghambat Kegiatan Sehari-hari

Memikirkan waktu secara berlebihan dapat menghabiskan energi sehingga tubuh merasa lelah. Overthinking terkadang juga membuat seseorang insomnia karena terus mengkhawatirkan sesuatu hal. 

2. Performa Kerja Menurun 

Overthinking bukan hanya mampu menghambat aktivitas sehari-hari, namun juga akan menurunkan performa kerja. Karena overthinking akan membuat Moms sulit berkonsentrasi dalam memecahkan masalah dan kesulitan untuk berkomunikasi. 

3. Emosi Jadi Tidak Terkontrol 

Moms akan sulit untuk mengontrol emosi, menjadi insecure, dan mudah panik ketika sedang overthinking. Karena hal ini bisa menyebabkan tekanan emosi berlebihan sehingga mendorong seseorang untuk melampiaskannya dengan cara yang tidak sehat. 

4. Mengalami gangguan kesehatan

Bukan hanya berdampak pada kesehatan mental, overthinking juga berdampak terhadap kesehatan fisik, lho. Kebiasaan ini dapat membuat Moms mengalami demam, sakit kepala, jantung berdebar, sesak napas, hingga tekanan darah tinggi. 

Baca juga: Cara Menahan Emosi yang Bisa Moms Lakukan

Tips Agar Tidak Overthinking

1. Berpasrah Diri. Lakukan segala sesuatu semaksimal mungkin dan hasil yang akan didapat merupakan hasil terbaik sesuai dengan kemampuan Moms. 

2. Menyelesaikan Urusan yang Lebih Mudah Terlebih Dahulu. Dengan menyelesaikan hal yang paling ringan terlebih dahulu, Moms dapat menyelesaikan banyak hal secara cepat dan tidak terhalang pekerjaan yang lebih sulit. 

3. Memasang Target. Dengan memasang target untuk hal-hal yang bisa diselesaikan, Moms tidak akan merasa overthinking. Hindari overthinking terhadap hal yang tidak bisa diselesaikan. 

4. Mengalihkan Perhatian. Menyibukkan diri sendiri dengan kegiatan yang disukai dapat dilakukan agar tidak overthinking. Hal ini akan membuat Moms merasa bahagia. Misalnya, dengan berolahraga Moms akan merasa lelah dan tidak ada energi lagi untuk overthinking.  

5. Meditasi. Meditasi juga merupakan salah satu cara ampuh yang dapat dilakukan agar tidak overthinking. Moms bisa melakukan meditasi di tempat yang gelap dan tenang agar manfaatnya terasa. 

6. Mengakui Kesuksesan Sendiri. Tulislah lima hal yang sudah dicapai selama seminggu, tidak peduli seberapa kecil hal tersebut. Dengan melihat pencapaian yang telah ditulis, Moms akan merasa bahwa sudah melakukan pencapaian dan membuat diri sendiri menjadi bersemangat untuk melakukan hal lainnya. 

7. Mengambil Tindakan. Daripada harus mengulangi pemikiran yang sama berulang kali, segera ambil tindakan tertentu tanpa mempedulikan hasil. Yang terpenting adalah Moms sudah mencoba semaksimal mungkin. 

8. Menerima Rasa Takut. Dengan menerima kondisi tersebut, Moms akan mampu mengekang pikiran yang berlebihan. 

9. Meminta Bantuan. Apabila Moms merasa tidak kuat untuk melakukannya sendiri, tips agar tidak overthinking yang bisa dilakukan selanjutnya yaitu dengan meminta bantuan pada terapis agar beban yang ada di dalam pikiran dapat berkurang secara bertahap. Moms juga bisa bercerita pada teman yang dipercaya. 

Memikirkan sesuatu hal hingga berlebihan tidak baik untuk dilakukan. Bukan hanya akan membuang-buang waktu, overthinking akan berdampak buruk untuk kesehatan fisik dan juga mental seseorang. Maka dari itu, yuk coba untuk menghentikan kebiasaan overthinking dengan melakukan tips-tips yang sudah disebutkan di atas!

Baca juga: Gangguan Depresi Mayor: Penyebab, Gejala, serta Pengobatannya

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
You May Also Like