Ketakutan berlebihan seringkali diasosiasikan dengan fobia. Akan tetapi, sebenarnya pada waktu tertentu, Moms mungkin menyadari bahwa Moms juga mengalami ketakutan berlebihan terhadap pemikiran tertentu yang melintas di benak. Penanganan terhadap kecemasan atau ketakutan berlebihan tidak hanya diperlukan oleh orang-orang yang mengalami gangguan kecemasan, namun Moms juga dapat memperoleh manfaat dari cara mengatasi rasa takut yang dialami. Simak penjelasan berikut ini.

Penyebab Rasa Takut

Takut termasuk salah satu emosi yang kompleks. Ada yang merasa takut karena trauma atau pengalaman kurang menyenangkan di masa lalu, ada juga yang pemicunya berbeda. Itulah sebabnya reaksi takut pada setiap individu bisa berlainan. Berikut beberapa hal yang sering menjadi pemicu ketakutan, antara lain :

  • Situasi atau objek tertentu seperti ketakutan akan laba-laba, ular, ketinggian, naik pesawat, gelap, dan sebagainya.
  • Apa yang akan terjadi di masa depan
  • Kejadian yang terdapat dalam imajinasi
  • Ancaman bahaya nyata dari lingkungan

Hal ini artinya alasan mengapa seseorang merasa takut dapat terjadi karena bentuk pertahanan diri alami. Akan tetapi disisi lain, ada pula rasa takut yang dipicu oleh pengalaman traumatis di masa lalu.

Perbedaan Takut dan Paranoid 

Takut merupakan saat Moms melihat ular di jalan itu dan berlari karena Moms tidak tahu ular itu berbahaya atau tidak. Sedangkan aranoid merupakan ketika Moms sama sekali tidak mau lagi melewati jalan itu karena Moms tahu ada ular di sana.

Cara Mengatasi Rasa Takut Berlebihan

Tenangkan diri

Langkah pertama dalam mengatasi rasa takut berlebihan yang dirasakan adalah dengan mengambil waktu istirahat sejenak. Tenangkan pikiran Moms, karena dengan kondisi penuh ketakutan, Moms akan sulit untuk berpikir.

Jangan lawan rasa takut yang dialami, namun cobalah untuk mengatasinya dengan bernapas secara perlahan dan mendalam. Mom bisa meletakan tangan pada perut atau dada Moms.

Identifikasi, penerimaan, dan evaluasi

Langkah berikutnya dalam mengatasi rasa takut berlebihan yaitu dengan mengidentifikasi apa yang membuat Moms takut. Mengetahui apa yang Moms takutkan dapat membantu untuk mengganti pemikiran-pemikiran yang membuat ketakutan berlebihan.

Ketahui bagaimana pola pikir Moms dan sadari saat pola pikir tersebut muncul dan menyebabkan ketakutan berlebihan. Moms juga perlu menerima dan tidak memblokir pemikiran-pemikiran yang muncul sembari menyadari bahwa tidak semua yang Moms pikirkan adalah benar.

Selanjutnya, cobalah evaluasi pemikiran yang muncul dan tanyakan atau tantang pemikiran yang muncul untuk bisa membantu meluruskan pemikiran berlebihan yang dipikirkan.

Pergantian pola pikir

Beberapa pemikiran tertentu bisa menyebabkan ketakutan berlebih yang dipicu dari rasa kehilangan kendali akan kehidupan yang dijalani.

Kalimat yang menggunakan kata ‘harus’ atau ‘tidak bisa’ akan lebih baik jika diganti dengan kata ‘memilih’ dan ‘tidak memilih’.

Pergantian pemilihan kata dalam pemikiran Moms bisa mengingatkan bahwa Moms mempunyai pilihan dan memegang kendali atas hidup yang dijalani.

Contohnya, Moms bisa mengganti kalimat “Saya tidak bisa menghadiri ulang tahun teman saya karena saya harus pergi bekerja” dengan kalimat “Saya memilih untuk tidak menghadiri ulang tahun teman saya dan memilih untuk pergi bekerja.”

Tidak hanya itu, kata ‘harus’ dapat menimbulkan stres karena seakan-akan Moms harus melakukan segala sesuatunya dengan cara tertentu. Selalu pertanyakan kalimat ‘harus’ yang muncul karena akan lebih baik apabila Moms melakukan sesuatu karena keinginan, bukan karena keharusan.

Hadapilah

Mengatasi rasa takut dapat Moms lakukan dengan tidak menghindari apa yang membuat Moms takut dan hadapilah hal yang menyebabkan ketakutan berlebihan tersebut.

Mengalami langsung apa yang ditakuti dapat membantu Moms untuk dapat merespons dan beradaptasi serta mencari cara untuk menangani situasi yang membuat ketakutan berlebih. Tidak hanya itu, Moms juga dapat menyadari bahwa terkadang situasinya tidak semenakutkan itu.

Bersyukur

Menulis jurnal yang berisi mengenai hal-hal yang Moms syukuri tiap harinya dapat membantu Moms untuk lebih fokus dengan hal-hal positif dalam hidup serta membantu Moms untuk menyadari berkat yang diperoleh dalam satu hari tersebut. Perbanyak bersyukur untuk mengatasi rasa takut ya, Moms!

Sharing dengan orang sekitar

Berbagi cerita tidak hanya membuat Moms menjadi lega namun juga dapat mengatasi rasa takut berlebihan yang dirasakan. Moms bisa membicarakan apa yang memicu ketakutan berlebihan yang dirasakan kepada orang-orang terdekat.

Visualisasikan tempat yang menggembirakan

Ketika rasa takut telah mendominasi pikiran Moms, tutuplah mata dan visualisasikan tempat menggembirakan di dalam pikiran.

Coba bayangkan diri Moms tengah berjalan di pinggir pantai atau masa-masa menyenangkan semasa kecil. Dengan begitu, pikiran Moms akan merasa tenang sehingga rasa takut bisa dikurangi.

Itulah beberapa tips mengatasi rasa takut, semoga bermanfaat ya Moms!

Baca Juga: Mengatasi Rasa Bosan? Cobalah Tips Berikut Ini!

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
You May Also Like