Apakah Moms salah satu penikmat kopi? Di kota-kota besar di Indonesia seperti jakarta, sedang booming dengan tren coffee shop yang membuat kopi dinikmati tidak hanya oleh orang tua, namun juga dinikmati oleh anak-anak remaja lainnya.

Minum kopi adalah salah satu cara bagi orang-orang untuk mengatasi kantuk. Tetapi, ternyata masih banyak cara untuk atasi kantuk tanpa kopi.

Sebenarnya banyak alasan bagi orang-orang untuk meminum kopi. Karena kopi mengandung kafein yang berfungsi sebagai doping sebelum Moms memulai aktivitas sehari-hari. Menurut salah satu dokter kedokteran dari Harvard Medical School, Anthony L. Komaroff, M.D., kafein yang ada di dalam 2-3 gelas kopi yaitu sekitar 200-300 mg bisa membuat kita lebih aktif dan berenergi.

Jadi, tidak salah apabila kopi sering dijadikan minuman untuk mengatasi rasa kantuk untuk para pekerja maupun mahasiswa saat sedang dikejar deadline sampai harus terjaga hingga larut malam. 

Efek yang timbul saat minum kopi 

Ketika mengonsumsi kafein secara berlebihan, pasti akan membuat Moms menjadi kecanduan. Berikut adalah dampak positif serta negatif saat mengonsumsi kopi yang bisa Moms ketahui: 

  • Kewaspadaan menjadi meningkat. Ketika sedang mengonsumsi kopi, pasti kondisi kita akan menjadi segar dan tingkat kewaspadaan pun bertambah. Hal ini yang menyebabkan seseorang menjadi mudah cemas dan cepat marah. 
  • Dapat mengurangi koordinasi motorik. Meskipun begitu, saat mengonsumsi kopi, detak jatuh akan meningkat. Dan karena itu, aliran darah jadi terpompa lebih cepat, dalam tahap tertentu orang yang meminum kopi akan merasa gelisah.

Karena rasa gelisah tersebut, orang yang meminum kopi akan memiliki gangguan tidur. Mengonsumsi kopi terlalu berlebihan akan menyebabkan insomnia atau gangguan tidur. Takaran kafein di dalam satu produk kopi biasanya akan berbeda-beda.

Bagi orang yang tidak terbiasa dengan mengonsumsi kafein, akan mengalami gangguan tidur meskipun mereka hanya meminum satu gelas kopi saja. Bagian terburuk bagi orang yang tidak biasa  mengonsumsi kopi, akan mengalami gejala gemetaran, detak jantung menjadi cepat, sampai berhalusinasi. 

Bagaimana cara atasi kantuk tanpa minum kopi?

Bagi Moms yang ingin menghilangkan kebiasaan minum kopi terutama untuk atasi kantuk, ada beberapa cara untuk atasi kantuk tanpa minum kopi, lho. Berikut adalah cara-caranya:

1. Sarapan pagi

Atasi Kantuk Dengan Sarapan

Moms pasti sering merasa mengantuk di pagi hari, kan? Biasanya rasa kantuk datang, selain karena kurangnya jam tidur tetapi juga karena rasa lelah. Sarapan pagi adalah salah satu cara untuk atasi kantuk tanpa minum kopi. Apabila kita melewati sarapan pagi, rasa lapar pastinya akan cepat datang.

Karena itu, kita pasti tidak akan memiliki energi yang cukup dan mudah untuk merasa mengantuk. Menurut peneliti dari Cardiff University, seseorang yang mengonsumsi sereal pada pagi hari akan mudah terhindar dari rasa stress.

Hal ini membuktikan bahwa orang yang memakan sarapan bisa membuat kinerja mental dan fisiknya akan berjalan lebih baik dibanding orang yang melewatkan sarapan pagi.

Tapi perlu Moms ketahui, dalam memilih sarapan pagi, sebisa mungkin hindari makanan dengan banyak kandungan karbohidrat seperti roti, buah, atau sereal. Apabila tidak terbiasa, Moms dapat mengurangi porsi nasi yang akan dimakan saat sarapan pagi. 

2. Memakan Cemilan

Atasi Kantuk Dengan Cemilan

Memakan cemilan juga merupakan cara untuk atasi kantuk tanpa minum kopi. Moms bisa menyempatkan waktu mengemil setiap 3-4 jam agar terhindar dari rasa lapar yang berlebihan. Ketika merasa lapar yang berlebihan, kita akan mengonsumsi jumlah karbo yang lebih banyak.

Hal ini tentunya bisa menyebabkan rasa kantuk setelah makan. Dikemukakan oleh Robert Anding, R.D., pembicara dari American Dietetic Association, ngemil berfungsi untuk menstabilkan gula darah.

Moms bisa mencoba buah, yoghurt rendah lemak, atau biskuit gandum sebagai camilan. Apabila rasa kantuk datang di malam hari, usahakan Moms memakan cemilan buah yang gampang dicerna sehingga metabolisme tubuh terus terjaga. 

3. Minum air putih

Atasi Kantuk Dengan Air

Meminum air putih dalam jumlah cukup juga merupakan cara atasi kantuk tanpa minum kopi. Dehidrasi atau kekurangan cairan bisa membuat jantung memompa lebih keras, oleh sebab itu akan menyebabkan lebih cepat merasa lelah.

Apabila Moms ingin tahu apakan mengalami dehidrasi atau tidak, cukup perhatikan warna urin yang dikeluarkan. Jika Moms meminum air putih dengan cukup, maka urin akan berwarna jernih atau kekuningan.

4. Berolahraga ringan

Dengan berolahraga ringan, Moms mampu membuat adrenalin terpacu sehingga kembali merasa waspada. Moms hanya perlu meregangkan otot atau sekadar melakukan peregangan ringan. Selain itu bisa juga dengan berjalan-jalan sebentar ke luar ruangan untuk mencari udara segar.

5. Mencuci muka

Mencuci muka pasti sering Moms lakukan tanpa minum kopi. Dengan mencuci muka, tubuh akan kembali segar. Menurut jurnal penemuan di Journal Personality and Social Pyschology, terapi air bisa menjaga keseimbangan suasana hati serta membangkitkan kembali energi. 

6. Mengatur jam tidur

Cara atasi kantuk tanpa minum kopi juga bisa dilakukan dengan mengatur jam tidur. Usahakan bagi Moms untuk mendapat jam tidur yang cukup setiap harinya yaitu sekitar 6 jam per hari. Selain itu, berhenti memainkan handphone atau menonton TV sekiranya 20 menit sebelum pergi tidur.

Jam tidur yang cukup akan mengurangi rasa lelah, stress, dan cemas. Karena penyebab kelelahan bukan hanya rasa kantuk melainkan juga stress mental. Sehingga energi menjadi terkuras karena pikiran. 

7. Mendengar musik

Cara atasi kantuk tanpa minum kopi yang terakhir adalah dengan mendengar musik. Mendengarkan musik tentu saja bisa menjadi jalan alternatif lainnya untuk Moms atasi rasa kantuk.

Pilihan musik yang tepat bisa membuat kita kembali bersemangat. Ditambah, musik juga mampu untuk menenangkan pikiran. Menurut jurnal Ergonomics, penelitian mengungkapkan bahwa orang yang berlari di treadmill sambil mendengar musik dapat berlari lebih cepat daripada orang yang tidak mendengar musik. 

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
You May Also Like