Moms pasti sudah sering dengar tren menurunkan berat badan dengan memakan oatmeal. Oatmeal memang bisa dijadikan sebagai pengganti makanan pokok seperti kentang dan nasi. Tetapi, ada beberapa orang yang malah bertambah berat badannya setelah rutin mengonsumsi oatmeal. Apakah menurunkan oatmeal justru kurang efektif? Atau memang ada kesalahan saat makan oatmeal yang sering orang-orang lakukan? Untuk mengetahui jawabannya, simak ulasannya berikut ini.

Baca juga: 4 Jenis Susu untuk Menurunkan Berat Badan!

Kesalahan saat makan oatmeal 

Walaupun ada orang yang justru bertambah berat badannya, Moms tidak perlu khawatir untuk mengonsumsi oatmeal saat diet. Selama tidak melakukan kesalahan saat makan oatmeal di bawah ini, sarapan dengan oatmeal tidak akan membuat berat badan menjadi naik.

1. Porsi yang terlalu banyak

Kesalahan saat makan oatmeal yang pertama adalah memakannya dengan porsi yang terlalu banyak. Mungkin selama ini Moms makan oatmeal dengan porsi yang terlalu banyak. Oatmeal kering yang ada di mangkuk memang terlihat sedikit, padahal apabila oatmeal sudah dimasak atau diseduh, tekstur oatmeal akan mengembang dan menjadi sangat padat.

Menurut ahli gizi klinis dari Amerika Serikat, trik saat memakan oatmeal adalah dengan menggunakan mangkuk yang berukuran kecil. Dengan menggunakan mangkuk yang kecil, Moms tidak akan menuangkan gandum kering terlalu banyak. Ini bisa mengecoh otak seolah-olah Moms sudah memakan cukup banyak oatmeal.

2. Memakai topping yang tidak sehat

Apabila Moms memakan oatmeal dan dibarengi dengan topping yang kurang sehat, ini akan menjadi kesalahan saat makan oatmeal. Karena tubuh tidak akan merasakan efek apapun. Misalnya seperti, Moms memakai selai coklat kacang dengan kadar gula yang tinggi atau dengan lauk berupa gorengan seperti kornet atau nugget.

Tapi perlu diingat, bukan berarti Moms sudah makan oatmeal lalu bisa makan sembarangan. Moms perlu memilih topping yang bisa mendukung diet seperti telur atau buah-buahan yang segar. Jika ingin menambahkan rasa tertentu, bisa dengan memakai madu yang rendah gula ataupun kayu manis.

Baca juga: Konsumsi 5 Pilihan Terbaik Sayuran untuk Diet Berikut Ini!

3. Memakan oatmeal siap saji

Memakan oatmeal siap saji pasti menjadi pilihan untuk dikonsumsi karena lebih mudah untuk dibuat. Caranya hanya dengan diseduh dengan air panas saja. Tetapi ini bisa menjadi kesalahan saat makan oatmeal karena kadar gula pada oatmeal cepat saji lebih tinggi dibanding oatmeal yang harus dimasak terlebih dahulu.

Semakin tinggi kadar gulanya, tubuh malah menyimpan cadangan lemak yang lebih banyak. Hal ini tentu dapat membuat berat badan menjadi bertambah.

4. Terlalu banyak menambah bahan tambahan

Apabila belum terbiasa memakan oatmeal karena rasanya yang hambar, mungkin Moms akan menambah bahan seperti susu, bubuk kakao (coklat), gula atau garam. Ini juga bisa menjadi kesalahan saat makan oatmeal. Karena sebenarnya tanpa disadari, menambahkan macam-macam bahan dapat meningkatkan kadar lemak secara signifikan.

Lebih baik, memasak oatmeal hanya dengan air. Seiring waktu, Moms akan terbiasa dengan tekstur dan rasanya sehingga tidak perlu menambahkan macam-macam bahan lagi dan tidak perlu khawatir apabila oatmeal bisa menambah berat badan.  

Baca juga: Menu Makanan Sehat yang Bisa Moms Makan Setelah Olahraga

Tips Mengolah Oatmeal Agar Dapat Menurunkan Berat Badan

Oatmeal merupakan makanan yang bisa Moms olah sesuai dengan selera. Moms bisa menambahkan topping dan tekstur yang berbeda agar tidak merasa bosan saat mengonsumsinya seperti menambahkan susu almond dan kayu manis agar oatmeal terasa lebih enak serta sehat.

Ada cara lain yang bisa Moms lakukan untuk mengolah oatmeal, yaitu dengan menambahkan 1-2 putih telur ketika memasak oatmeal. Meskipun tidak menambahkan rasa, putih telur dapat menambahkan protein yang diperlukan untuk menurunkan berat badan.

Makanan yang kaya akan protein dan serat dapat membantu Moms membakar lebih banyak kalori selama proses pencernaan sehingga membuat Moms merasa kenyang lebih lama.

Baca juga: Pilihan Makanan untuk Diet yang Bisa Moms Konsumsi

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
You May Also Like