Jika Moms punya kolesterol tinggi, maka Moms perlu memperhatikan makanan apa saja yang akan dikonsumsi. Karena salah mengonsumsi makanan dapat meningkatkan kadar kolesterol darah. Moms mungkin harus membatasi atau bahkan menghindari mengonsumsi makanan seperti daging merah, susu serta produk susu, dan juga minyak.

Namun, bagaimana dengan seafood? Apa saja seafood yang memiliki kandungan kolesterol tinggi? Simak penjelasannya berikut ini. 

Seafood yang harus dikurangi jika Moms punya kolesterol tinggi 

Seafood memang memiliki banyak nutrisi penting di dalamnya, seperti asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan otak serta jantung. Tetapi, ada beberapa seafood yang mempunyai kandungan kolesterol tinggi. Nah, apabila Moms punya kolesterol tinggi, batasi mengonsumsi beberapa seafood di bawah ini. 

1. Udang

Sebaiknya jangan terlalu banyak mengonsumsi udang jika Moms punya kolesterol tinggi. Karena ternyata udang mengandung kolesterol cukup tinggi, lho. Satu porsi udang yang terdiri dari 15 udang berukuran besar ini terkandung kolesterol sebanyak 155 mg di dalamnya. 

Nah, kandungan kolesterol ini dapat bertambah apabila Moms mengonsumsi udang yang dimasak dengan tepung. Oleh karena itu, sebaiknya Moms mengolah udang dengan cara dikukus atau dibakar saja supaya kolesterol yang berasal dari minyak tidak bertambah ke dalam udang. 

Baca juga: Makanan Penurun Darah Tinggi

2. Lobster

Jenis seafood lain yang mengandung kolesterol tinggi yaitu lobster. Pada setiap 3 ons daging lobster terdapat kandungan kolesterol sebanyak 61 mg. Sama halnya dengan udang, kandungan kolesterol ini akan bertambah apabila Moms mengolahnya dengan minyak atau mentega.

Oleh karena itu, jika Moms punya kolesterol tinggi dan ingin mengonsumsi lobster, masaklah dengan cara lain selain digoreng. 

Baca juga: Makanan yang Baik Dikonsumsi Ketika Haid

3. Kepiting

Kepiting ternyata juga termasuk ke dalam jajaran seafood yang mengandung kolesterol tinggi. Di dalam 3 ons daging kepiting, terdapat kandungan kolesterol sebanyak 71 mg. Mungkin jumlah ini tidak sebesar jumlah yang ada pada udang, namun bisa lebih tinggi dibanding dengan lobster. Terutama jika Moms memasaknya dengan mentega atau minyak.

Oleh karena itu, batasi mengonsumsi kepiting jika Moms punya kolesterol tinggi. 

4. Tiram dan kerang

Tiram dan kerang merupakan seafood yang harus Moms batasi dalam mengonsumsinya. Enam tiram berukuran sedang atau 19 kerang berukuran kecil memiliki kandungan kolesterol sebanyak 58 mg. Mungkin Moms dapat menikmati seafood yang satu ini dalam jumlah banyak dibanding dengan seafood yang lainnya dengan jumlah kolesterol yang hampir sama. 

Jika dibandingkan dengan daging ayam dan daging merah, kerang dan tiram juga memiliki lebih sedikit kandungan kolesterol. Ditambah, seafood ini juga mengandung asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung Moms. Sehingga, Moms masih dapat menikmatinya dalam jumlah yang tidak berlebihan. 

Penderita kolesterol tinggi harus menghindari makan seafood atau tidak?

Makanan yang Moms konsumsi memang bisa mempengaruhi kadar kolesterol. Hal ini disebabkan karena kolesterol yang ada pada makanan, khususnya dalam bentuk lemak trans dan lemak jenuh, bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat di dalam darah. 

Beberapa seafood yang disebutkan di atas memang memiliki kandungan kolesterol yang tinggi, tetapi, Moms tidak harus sepenuhnya menghindari, kok. Walaupun mengandung kolesterol di dalamnya, seafood juga mengandung asam lemak omega-3 yang mampu melindungi kesehatan jantung.

Jika Moms punya kolesterol tinggi, sebaiknya Moms membatasi mengonsumsi seafood, bukan menghindari. 

Selain itu, perhatikan juga cara mengolah seafood karena metode memasak yang Moms pilih dapat mempengaruhi kandungan kolesterol di dalamnya. 

Sebaiknya Moms hindari mengolah seafood dengan cara digoreng karena bisa menambah lemak trans dan juga lemak jenuh ke dalam seafood yang akan Moms konsumsi. Cara terbaik yang bisa dipilih yaitu dengan mengukus, memanggang, atau membakarnya. 

Baca juga: Manfaat Kacang Merah untuk Kesehatan yang Belum Moms Tahu

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
You May Also Like