Produk kentang yang diolah sering dianggap oleh sebagian orang sebagai makanan tidak sehat. Pasalnya, manfaat kentang dari kandungan nutrisinya sangat baik bagi kesehatan, bahkan untuk diet. Tentu saja dengan tidak mengesampingkan prinsip dasar keseimbangan kalori. Lalu, apa saja manfaat kentang untuk diet? Berikut penjelasannya.

Mengendalikan Berat Badan

Manfaat kentang untuk diet yang pertama tentunya dapat mengendalikan berat badan. Kentang yang tergolong dalam starchy food atau makanan yang memiliki kandungan zat pati, sekarang semakin banyak dihindari oleh pelaku diet rendah karbohidrat dan rendah indeks glikemik. Padahal, kentang memiliki beragam kandungan vitamin, mineral dan zat-zat yang memiliki manfaat untuk diet lainnya. Kandungan tersebut berguna sebagai pertahanan tubuh dalam melawan penyakit dan berperan pada kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk juga untuk mengendalikan berat badan.

Manfaat kentang dalam mengendalikan berat badan adalah karena beberapa alasan berikut ini, antara lain:

  • Membatasi selera makan dan memasok serat
    Faktor penting dalam menurunkan dan mengelola berat badan adalah serat pangan. Dalam saluran pencernaan, serat tersebut akan berfungsi sebagai pengganjal yang bisa membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.
  • Melancarkan sistem pencernaan
    Walaupun kandungan serat di dalam kentang tidak tinggi, namun serat yang terkandung di dalam kentang memiliki manfaat dalam membantu memperlancar pembuangan dari sistem pencernaan dan mencegah sembelit.
  • Memecah nutrisi menjadi energi
    Manfaat kentang juga diperoleh dari kandungan vitamin B6 yang tinggi. Vitamin B6 berfungsi memecah karbohidrat dan protein menjadi glukosa dan asam amino, sebagai bahan bakar atau sumber energi bagi tubuh.

Kandungan Nutrisi Kentang dan Cara Mengolahnya

Satu buah kentang berukuran 100 gram mengandung sekitar 87 kalori, 20,1 gram karbohidrat, 1,9 gram protein, 0,1 gram lemak, 1,8 gram serat pangan, dan sama sekali tidak memiliki kandungan kolesterol.

Tidak hanya itu, kentang ukuran tersebut juga memiliki manfaat dalam memenuhi 2 persen kebutuhan kalsium per hari, 51 persen vitamin C, 9 persen zat besi, 30 persen vitamin B6, 12 persen magnesium dan 25 persen kebutuhan kalium. Mineral lain seperti fosfor, niasin, kolin dan zinc juga ada dalam kentang.

Kandungan garam pada kentang sebenarnya hanya sekitar 13 gram atau tidak lebih dari 1 persen asupan garam harian yang disarankan. Akan tetapi, produk kentang yang sudah diolah, terutama kentang goreng atau makanan ringan, kandungan garamnya jauh lebih tinggi.

Perlu diketahui bahwa, nutrisi kentang terutama terkandung dalam kulitnya sehingga hindari mengupas kulit ketika Moms mengolahnya.

Salah satu proses pengolahan kentang yang baik yaitu dengan cara di panggang. Kentang dapat dipanggang di dalam oven hingga berubah warna menjadi coklat dan garing.

Resep Kentang Panggang

Sajian kentang panggang ini memberikan total 116 kalori, 18 gram karbohidrat, 2 gram protein, 2 gram serat, 0,5 gram lemak jenuh, 4 gram lemak dan 20 gram natrium. Sajian berikut tidak mengandung kolesterol dan gula.

Bahan-bahan yang dibutuhkan

  • 1 buah kentang ukuran sedang.
  • 1 sendok makan minyak zaitun.
  • 1 sendok teh bubuk bumbu herbal, atau dapat menggunakan herbal segar sesuai selera, seperti daun seledri.

Cara Membuatnya

  • Rendam kentang dalam air es selama 5 menit. Kemudian, angkat dan keringkan. Belah bagian atasnya, hingga menjadi 4 bagian atau menjadi potongan lebih kecil.
  • Masukkan kentang ke dalam mangkuk lalu lumuri dengan minyak zaitun secara merata.
  • Panggang dalam oven selama 15 menit. Kemudian, balik posisi kentang. Panggang lagi selama 5 menit.
  • Taburkan bumbu herbal di atas kentang. Panggang lagi sekitar 5 menit, hingga kentang berubah warna menjadi coklat dan renyah. Santap selagi hangat.

Nah, sekarang Moms sudah mengetahui berbagai manfaat kentang terutama untuk diet. Untuk mendapat manfaat kentang, Moms dapat mengolah kentang dengan cara lain sesuai selera. Akan tetapi, perlu diingat untuk tetap membatasi asupan kentang karena tinggi kandungan karbohidrat. Apabila Moms memiliki kondisi kesehatan tertentu, konsultasikan terlebih dahulu ke dokter atau ahli nutrisi sebelum mengonsumsi kentang dalam diet yang Moms lakukan.

Baca Juga: Ketahui Berbagai Kandungan Beras Merah Berikut Ini

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
You May Also Like