Makanan favorit tetap tidak akan terlihat menarik dan menggugah selera apabila Moms sedang tidak nafsu makan. Walaupun Moms sedang tidak menjalankan program diet, Moms hanya saja kehilangan minat untuk makan. Ketika sedang tidak nafsu makan, hal ini seringkali dianggap remeh dan sepele.

Akan tetapi, Moms harus hati-hati karena apabila tidak ditangani dengan tepat, tidak nafsu makan dapat menyebabkan beberapa komplikasi. Contohnya, kekurangan nutrisi, lemas, gangguan asam lambung, dan gangguan sistem metabolisme. Agar terhindar dari hal-hal tersebut, Moms bisa menyiasati menu makanan yang dimakan agar bisa membantu mengembalikan selera makan.

Baca juga: Penanganan Pertama yang Dilakukan Saat Anak Terkena Asam Lambung

Penyebab Tidak Nafsu Makan

Tidak nafsu makan bisa disebabkan oleh banyak faktor, diantaranya yaitu seperti dibawah ini.

Infeksi

Berbagai macam jenis infeksi dapat menyebabkan hilangnya selera makan. Radang pada paru-paru dan sistem pernapasan seperti pneumonia, hepatitis, dan influenza merupakan jenis infeksi yang kemungkinan paling besar membuat Moms kehilangan selera makan.

Selain itu, infeksi yang menyerang sistem kekebalan tubuh yang biasa kita kenal dengan HIV dan leukimia juga memiliki peran yang sangat besar terhadap nafsu makan seseorang.

Penyakit

Moms akan kehilangan nafsu makan ketika sedang sakit atau tidak enak badan. Terutama apabila penyakit yang sedang Moms derita melibatkan gangguan pencernaan tertentu seperti tifus, penyakit Crohn, penyakit Celiac yang disebabkan oleh reaksi alergi terhadap gluten, hingga kanker usur besar.

Gangguan kesehatan lain seperti penyakit jantung, hati, dan ginjal juga merupakan tanda tidak nafsu makan. Penyakit yang menyerang kondisi kejiwaan juga akan menimbulkan seseorang kehilangan selera makan. Seperti, depresi, cemas, bipolar, atau skizofrenia.

Stres dan kelelahan

Apabila Moms sedang banyak pikiran atau kelelahan, hal tersebut juga bisa memicu Moms menjadi tidak nafsu makan lho. Akan tetapi, setiap individu gejala yang dialami akan berbeda-beda. Ada yang memang justru merasa lapar ketika sedang banyak pikiran. Jadi ada baiknya Moms segera sadari apakah sedang stress berat atau kekurangan waktu istirahat.

Baca Juga: Cara Mengelola Stres di Tengah Pandemi Covid-19

Kekurangan vitamin dan mineral

Misalnya adalah kekurangan zat besi dan vitamin B12. Apabila tekanan darah mengalami penurunan atau bersamaan dengan gejala lain seperti kelelahan, sembelit, gusi berdarah dan lain-lain. Moms dapat kunjungi dokter untuk mendaftar makanan apa saja yang dapat mengisi kekurangan tersebut.

Gelisah

Ternyata gelisah juga dapat membuat Moms kehilangan nafsu makan. Moms dapat melakukan olahraga untuk menghilangkan rasa gelisah, sehingga nafsu makan Moms dapat kembali seperti semula.

Bagaimana Cara Meningkatkannya?

Moms bisa mencoba untuk mengonsumsi makanan yang bisa meningkatkan nafsu makan secara alami untuk mengatasi berkurangnya nafsu makan. Kecuali disarankan oleh dokter, Moms tidak perlu untuk mengonsumsi suplemen penambah nafsu makan lho. Berikut penjelasannya.

Makanan tinggi kalori

Tubuh akan menjadi lemas dan cepat lelah karena kalori yang dibakar bisa sangat sedikit jumlahnya ketika Moms tidak nafsu makan. Semakin lemas, selera makan pun makin menurun. Untuk menghentikan siklus ini, makanan yang memiliki kandungan kalori yang tinggi dapat menjadi penyelamat.

Siasati dengan cara memaksimalkan asupan kalori setiap kali Moms makan, meskipun porsinya hanya sedikit. Misalnya, siapkan sarapan roti menggunakan selai kacang daripada meises cokelat. Selai kacang memiliki kandungan kalori sangat tinggi dan kaya akan protein, serat, dan mineral yang bisa membuat badan terasa lebih segar dan bugar.

Contoh makanan lain yang tinggi kalori antara lain ubi, jagung, mentega, keju, santan kelapa dan salmon.

Baca Juga: Sedang Diet? Konsumsi Makanan Rendah Kalori Berikut Ini!

Rempah-rempah

Bahan-bahan alami yang berkhasiat untuk menambah selera makan yaitu kayu manis, lada dan jahe. Moms bisa menambahkannya pada masakan atau membuat teh dengan kayu manis dan jahe. Rempah-rempah tersebut mampu merangsang sistem pencernaan lho Moms. Jahe juga terbukti ampuh mengurangi sakit perut atau mual yang membuat Moms tidak nafsu makan.

Sayuran pahit untuk mengatasi tidak nafsu makan

Sayuran yang pahit seperti daun singkong, daun pepaya, dan sawi pahit bisa merangsang produksi cairan empedu. Cairan empedu baik untuk sistem pencernaan serta berfungsi untuk merangsang nafsu makan.

Apabila rasa pahit sayuran tersebut justru membuat Moms semakin tidak nafsu makan, siasati dengan cara mengolah sayuran pahit menggunakan kuah berbahan dasar santan yang gurih dan tinggi kalori. Tambahkan juga rempah-rempah yang aromanya harum.

Sayuran penambah nafsu makan

Berbagai sayuran yang memiliki khasiat alami juga dapat meningkatkan nafsu makan. Contohnya seperti tomat, timun, bawang putih yang mentah dan lobak. Sayuran tersebut mengandung berbagai vitamin dan zat yang dapat membantu mengembalikan nutrisi yang hilang atau melawan infeksi.

Buah-buahan

Apabila Moms kehilangan selera untuk makan banyak, Moms dapat mengonsumsi buah-buahan sebagai camilan yang sehat, membuat kenyang, dan bisa meningkatkan nafsu makan. Buah-buahan bisa merangsang produksi enzim dan cairan empedu yang bertugas untuk menjaga sistem pencernaan Anda bekerja dengan baik. Contohnya adalah anggur, lemon, apel, dan beri hitam (blackberry).

Baca Juga: Manfaat Buah Arbei, Bisa untuk Mengencangkan Wajah

Cara Mengatasi Tidak Nafsu Makan

Jika Moms kehilangan nafsu makan, segera konsultasikan kepada dokter. Dokter akan meresepkan obat-obatan tertentu untuk membantu meningkatkan nafsu makan dan mengurangi gejala lain yang mungkin muncul, seperti mual. Apabila depresi atau kecemasan adalah penyebab kehilangan nafsu makan, Moms mungkin lebih cocok untuk berkonsultasi dengan psikolog dan terkadang antidepresan dapat membantu.

Lalu, jika dokter berpikir obat tertentu merupakan salah satu penyebab Moms tidak nafsu makan, maka mungkin dapat mengubah dosis atau obat.

Baca Juga: Menu Makanan Sehat yang Bisa Moms Makan Setelah Berolahraga

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
You May Also Like