Setiap Moms pasti menyayangi anak dengan sepenuh hati, apapun kondisi yang mereka miliki. Jika Moms memiliki anak dengan cerebral palsy yang membuat si kecil memiliki berbagai kebutuhan khusus, ada baiknya catat tiga cara berikut untuk merawat anak dengan tepat.

Sekilas Mengenai Anak Dengan Cerebral Palsy

Cerebral palsy adalah kondisi dimana anak mempunyai kondisi lumpuh otak. Kondisi tersebut membuat anak akan memiliki keterbatasan dalam kemampuan untuk bergerak, menjaga keseimbangan, ataupun berdiri tegak.

Sampai saat ini belum ditemukan obat yang mampu menyembuhkan cerebral palsy dengan tuntas. Anak harus menjalani serangkaian pengobatan, juga operasi dan terapi sepanjang hidupnya. Penggunaan alat bantu untuk bergerak atau berkomunikasi juga perlu diberikan kepada anak dengan kebutuhan khusus ini.

Kebutuhan khusus ini pun tidak jarang membuat Moms merasa lelah dan stres. Tapi perlu diingat bahwa rasa lelah dan stres juga bisa melanda anak dengan cerebral palsy. Moms harus lebih kuat dan menjalani cara yang tepat untuk merawat anak yang mempunyai kondisi ini.

Cara Merawat Anak Dengan Cerebral Palsy

Setiap Moms bisa memiliki cara tersendiri dalam merawat anak dengan cerebral palsy, karena karakter anak pun bisa berbeda-beda. Meski kemungkinan besar Moms akan memerlukan waktu, kesabaran, tenaga, dan empati yang lebih banyak dalam merawat si kecil..

1. Biasakan untuk mengorganisir setiap hal

Anak dengan kebutuhan khusus akan mempunyai beberapa rutinitas, dan juga kemungkinan keadaan darurat. Pastikan bahwa Moms menempatkan berbagai hal yang dibutuhkan dalam setiap situasi agar tidak kelabakan dan panik jika timbul suatu kondisi yang membutuhkan penanganan cepat.

Hal-hal kecil seperti nomor telpon dokter yang biasa menangani, nomor kontak di saat darurat, obat-obatan, rekam medis, atau nomor telpon lain yang diperlukan harus ditaruh di tempat yang rapih dan mudah dijangkau.

2. Pelajari semua hal yang berkaitan tentang anak dengan cerebral palsy

Era digital memudahkan Moms untuk mencari informasi tambahan mengenai kondisi anak berkebutuhan khusus. Selain bertanya kepada dokter yang mungkin tidak bisa dilakukan setiap saat, Moms bisa mencari informasi di internet, namun perlu dicatat agar selalu mencari informasi dari website atau sumber yang terpercaya selama berselancar di internet.

Moms juga bisa bergabung ke forum dimana terdapat orangtua-orangtua lain yang memiliki kondisi yang sama dengan yang dialami Moms dan si kecil. Moms bisa membaca mengenai pengalaman-pengalaman dari orangtua lain yang mungkin dapat memberikan tips yang berguna.

3. Jangan melupakan kesehatan diri sendiri

Rasa sayang yang besar kepada anak terkadang membuat Moms bisa mengerahkan semua energi dan tenaga untuk mengurus anak. Baiknya, Moms tidak memaksakan diri terlalu keras, berikan juga waktu istirahat yang cukup agar tingkat energi Moms tetap terjaga.

Konsumsi makanan yang sehat demi menjaga stamina tubuh Moms, dan luangkan waktu untuk tetap dapat menikmati me time. Jangan merasa berdosa untuk mempunyai me time, karena hal tersebut dapat menurunkan level stres yang mungkin meninggi jika terlalu lelah dan sibuk.

Sesekali luapkan emosi Moms

Selain hal di atas, Moms juga bisa sesekali ‘curhat’ kepada orang terdekat untuk sekedar meluapkan rasa lelah dan stres. Dengan melakukan ‘curhat’ bukan berarti Moms mengeluh dan tidak menyayangi si kecil, tetapi cara tersebut bisa membuat Moms menyalurkan emosi dan meminta pendapat orang lain yang bisa saja memberikan solusi untuk masalah yang dihadapi.

Baca juga: Jenis Sakit Mata Pada Anak yang Harus Moms Waspadai

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
You May Also Like