Anak Terkena Air Panas? Ketahui Pertolongan Pertamanya!

Anak Terkena Air Panas

Rasa penasaran anak yang tinggi atau kurangnya pantauan orang tua, seringkali membuat anak tertimpa masalah yang tidak diinginkan. Misalnya ketika anak bermain dengan listrik atau meraih panci dan terkena air panas mendidih yang tentu akan mengakibatkan luka bakar.

Apabila sang buah hati mengalami hal ini, Moms tidak perlu panik dan lakukan langkah-langkah berikut untuk memberikan pertolongan pertama jika anak tersiram air panas.

Pertolongan Pertama Anak Terkena Air Panas

Siram dengan Air Mengalir

Pertolongan pertama pada anak tersiram air panas yang bisa Moms lakukan yaitu dengan membuka pakaian bayi dan aksesori yang digunakan bayi, khususnya pada bagian yang tersiram air panas.

Anak yang tersiram air panas dan mengalami luka bakar ringan atau berat, perlu melakukan satu hal yang sama, yaitu dengan menyalakan air dingin mengaliri tubuh anak yang tersiram air panas setidaknya selama 10 menit.

Charlie Weeks-Bell, Ahli P3K dan pelatih utama di St. John Ambulance, Inggris berpendapat bahwa, kulit akan mulai menjadi dingin dan anak mungkin akan tetap merasa kesakitan, namun penting untuk mengurangi rasa panas terbakar.

Tutup Luka

Jika anak terkena air panas, Moms dapat melapisi luka bakar dengan bahan longgar, ringan, dan tidak mudah lengket atau menempel di kulit. Misalnya bahan plastik.

Hindari untuk menggunakan plester atau bahan kain seperti kapas, karena hal ini dapat menempel di luka bakar anak akibat tersiram air panas. Moms juga dapat angkat bagian tubuh yang mengalami luka bakar untuk mengurangi pembengkakan dan rasa sakit.

Setelah menyiram luka bakar dengan air dingin, jangan oleskan bagian yang tersiram air panas dengan es, pelembab, minyak, salep, mentega, tepung, krim, atau bedak untuk luka bakar. Karena hal ini akan membuat kerusakan luka bakar akibat tersiram air panas semakin parah.

Kunjungi Dokter

Setelah melakukan langkah-langkah pertolongan pertama diatas, Moms dapat melihat kembali seberapa parah luka bakar yang dialami ketika anak terkena air panas.

Dr. James J. Gallagher, Direktur di William Randolph Hearst Burn Center, New York Presbyterian Weill Cornell Medical Center menyatakan bahwa, jika melihat ada luka melepuh, maka anak perlu segera dibawa dan diperiksa oleh Dokter. 

Beberapa pertimbangan penting untuk membawa sang buah hati yang mengalami luka bakar akibat tersiram air panas, adalah apabila anak berusia di bawah lima tahun. Anak di usia tersebut masih sangat sensitif, sehingga membutuhkan diagnosis lebih dalam dari dokter.

Tidak hanya itu, luka bakar yang lebih besar 1% dari tubuh (sebesar tangan), terlihat dalam dan parah, maka juga perlu berkonsultasi dengan dokter sesegera mungkin.

Jangan mengabaikan luka bakar anak akibat terkena air panas, karena tanpa perawatan yang tepat, sang buah hati dapat mengalami infeksi yang mempengaruhi kesehatannya.

Baca juga: Anak Terkena Cacar Air? Berikut Cara Penanganan yang Tepat

Cegah kecelakaan anak di dalam rumah

Tidak hanya pengawasan yang ketat, Moms sebaiknya menjauhkan peralatan atau benda-benda yang berbahaya dari jangkauan anak. Contohnya seperti meletakkan dispenser lebih tinggi atau menonaktifkan mode air panas apabila tidak digunakan.

Hindari meletakkan air panas di tempat yang mudah dijangkau oleh anak, serta menyimpan benda berbahaya lain seperti lilin, korek api atau alat setrika yang baru saja digunakan di tempat yang aman dari jangkauan anak-anak.

Nah itulah beberapa langkah pertolongan pertama jika anak terkena air panas. Semoga bermanfaat ya, Moms!

Baca Juga: Tips Mix and Match Baju Anak agar Tampil Stylish

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Related Articles

guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x