Anak-anak pastinya sering terserang batuk. Maka tidak jarang orang tua menjadi khawatir. Lantas, apa yang bisa Moms lakukan agar batuk anak cepat sembuh? Untuk mengetahuinya, simak penjelasannya di bawah ini. 

Penyebab dan tips agar batuk anak cepat sembuh

Batuk adalah bentuk mekanisme pertahanan saluran pernapasan terhadap rangsangan reseptor batuk. Kondisi ini bisa disebabkan karena beberapa hal, seperti infeksi karena virus, debu, asap rokok, ataupun zat kimia lainnya. Selain itu, ada juga yang disebabkan oleh refluks asam lambung, alergi, atau sinusitis. 

Tapi Moms tidak perlu khawatir. Ada beberapa tips mengurangi batuk yang dapat dilakukan agar batuk anak cepat sembuh, diantaranya?

1. Istirahat yang cukup

Jika Moms ingin batuk anak cepat sembuh, maka ia perlu istirahat yang cukup. Lamanya waktu istirahat anak tergantung dari parahnya batuk serta seberapa berat gejala lainnya, misalnya seperti pilek atau demam. Ketika mengalami batuk, anak biasanya butuh waktu istirahat selama 2-3 hari. 

Pastikan si kecil istirahat di rumah dengan mendapatkan tidur yang cukup serta tidak beraktivitas yang dapat menghambat sembuhnya batuk. Oleh karena itu, kurangi bermain di luar rumah. 

Istirahat serta tidur yang cukup merupakan salah satu kunci sembuhnya batuk. Tetapi, pada anak-anak memang tidak mudah khususnya pada anak yang tergolong aktif. 

Perlu atau tidaknya anak absen sekolah dapat Moms lihat dari tingkat keparahan batuk yang sedang dialami. Apabila kondisi batuk terjadi berulang kali hingga anak menjadi lemas, maka sebaiknya istirahat terlebih dulu di rumah selama 1-2 hari hingga gejala batuk membaik. 

2. Minum obat batuk khusus anak

Cara menangani agar batuk anak cepat sembuh ini tergantung dari apa penyebab dasarnya. Oleh karena itu, saat Moms ingin memberikan obat batuk, perhatikan dulu apa jenis obatnya, berapa banyak dosisnya, berapa kali sehari perlu diberikan, serta sampai kapan anak harus meminum obatnya. 

Saat ingin memberi obat batuk, Moms sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter. Biasanya batuk disebabkan oleh virus, yang pada umumnya dapat sembuh sendiri tanpa penanganan obat. 

Untuk sementara, Moms dapat memberi anak obat batuk yang ada di apotik. Namun, pilihlah obat yang memang diformulasikan khusus untuk anak serta yang sesuai dengan jenis batuk. Dengan memilih obat yang tepat, Moms dapat membantu proses penyembuhan anak. 

Dosis obat batuk anak yang diberikan dokter biasanya berbeda-beda berdasarkan usia anak. Tetapi, sebaiknya Moms konsultasi dengan dokter spesialis anak guna mengetahui berapa dosis obat yang tepat berdasarkan kondisi si kecil.

Apabila Moms ingin memberi obat batuk yang di jual di pasaran, ikutilah aturan pakai yang tertera pada label kemasan. Perlu Moms ingat untuk selalu menggunakan sendok takar dan jangan menggunakan sendok yang lain ketika anak minum obat. 

Sangat penting bagi Moms untuk mengikuti petunjuk pemakaian obat dengan tidak melebihi atau mengurangi dosis yang dianjurkan pada kemasan obat batuk anak. Jika anak sudah minum obat tetapi batuk tidak kunjung membaik dalam waktu 1-2 minggu, maka bawalah anak ke dokter. 

3. Memberikan cairan yang cukup

Berikan anak cairan yang cukup untuk menyembuhkan batuknya
berikan anak cairan untuk menyembuhkan batuknya

Moms dapat memastikan anak mendapat asupan cairan yang cukup agar terhindar dari dehidrasi dan agar batuk anak cepat sembuh. Selain itu, pemberian ASI yang cukup juga bisa membantu jika anak masih mengonsumsi ASI. Jangan biarkan anak dehidrasi karena bisa memperparah kondisi batuk anak. 

Baca juga: Penyebab Anak Mimisan dan Disertai Dengan Sakit Kepala

4. Menghindari makanan atau minuman penyebab batuk

Ketika anak terserang batuk, hindari makanan atau minuman tertentu yang menyebabkan batuk, misalnya seperti makanan yang digoreng, minuman manis, dan minuman dingin. Sebaiknya, berikan ia makanan yang berkuah hangat yang dapat menghindari batuk karena gatal pada tenggorokan. Cara ini dapat dilakukan agar batuk anak cepat sembuh. 

5. Jauhkan dari pemicu alergi

Apabila anak terserang gejala batuk alergi, menghindari pemicu alergi bisa dilakukan agar batuk anak cepat sembuh. Selain itu, perhatikan juga kebersihan lingkungan rumah serta kasur karena biasanya bulu hewan peliharaan, jamur, serta debu mudah untuk menempel pada kasur atau sofa. Sehingga anak menjadi batuk karena alergi yang kambuh.

6. Memilih posisi tidur ternyaman

Tips agar batuk anak cepat sembuh lain yang dapat Moms lakukan yaitu dengan memilih posisi tidur ternyaman. Usahakan posisi kepala anak saat tidur agak diangkat. Ganjal kepalanya menggunakan bantal tinggi saat sedang tidur serta hindari tidur telentang karena dapat membuat lendir menjadi menumpuk di tenggorokan serta mengganggu pernapasan anak. 

Kapan anak harus dibawa ke dokter?

Bawa anak ke dokter jika mengalami gejala batuk di bawah ini:

  • Batuk disertai dengan demam tinggi
  • Batuk hingga sulit bernapas 
  • Batuk rejan
  • Nyeri dada
  • Sulit atau tidak mau makan
  • Batuk darah
  • Batuk yang disertai muntah-muntah

Sangat penting untuk memeriksakan ke dokter jika anak sudah mengalami batuk lebih dari 2 minggu. Dan jika batuk sembuh-kambuh selama lebih dari 3 bulan berturut-turut, Moms wajib memeriksakannya ke dokter untuk penanganan lebih lanjut. 

Baca juga: Makanan yang Harus Dihindari Saat Anak Menderita Cacar Air

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
You May Also Like