Menjadi orangtua tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Karena apapun yang Moms katakan serta lakukan akan membentuk pola pikir dan juga kepribadian anak. Oleh karena itu, Moms harus berhati-hati saat ingin berkata-kata maupun bertindak.

Tetapi, jika ada waktu dimana Moms kehilangan kesabaran ketika menghadapi si kecil yang akhirnya kelepasan membentak anak. Membentak bukanlah cara terbaik saat berkomunikasi dengan anak. Apa yang harus Moms lakukan jika kelepasan membentak anak?

Apa dampak psikologinya?

Membentak anak ternyata dapat memberi dampak buruk bagi kondisi psikologis anak dalam jangka waktu yang panjang. Ketika anak sering dibentak-bentak oleh orang tua saat kecil, maka anak akan beresiko mengalami gangguan perilaku serta depresi karena trauma masa kecil.

Anak juga akan tumbuh menjadi orang yang lebih agresif secara verbal maupun fisik karena sudah terbiasa melihat bentakan sebagai suatu bentuk penyelesaian masalah. Oleh karena itu, anak tidak akan ragu untuk menghardik orang lain ketika menghadapi masalah.

Apabila bentakan Moms diikuti dengan kata-kata menghina atau menyakitkan, kepercayaan dirinya pun akan menghilang serta hidup di dalam kegelisahan. 

Saat kesabaran Moms hilang dan kelepasan membentak anak, janganlah terbawa emosi. Moms masih dapat melakukan langkah-langkah di bawah ini agar si kecil tidak merasakan trauma dan hubungan dengannya tetap terjaga. 

Baca juga: 5 Tips Menenangkan Anak Hiperaktif

Menarik napas dalam-dalam

Tarik napas panjang setidaknya 3 kali segera setelah Moms kelepasan membentak anak. Jangan mengatakan apapun sampai Moms selesai melakukan ini. Saat Moms sedang merasa emosi, tubuh akan menjadi tegang. Dengan menarik napas dalam-dalam, Moms dapat membuat tubuh menjadi rileks sehingga bisa berpikir jernih. 

Minta maaf dan bertanggung jawab

Saat kelepasan membentak anak, minta maaflah padanya. Ajari si kecil untuk meminta maaf saat melakukan kesalahan. Akui kesalahan Mom serta minta maaf dengan nada tenang.  

Mulai kembali dari awal

Saat Moms kelepasan membentak anak, ia tidak akan mengerti perkataan Moms sepenuhnya, Maka dari itu, setelah meminta maaf, pastikan emosi Moms sudah mereda kemudian tawari si kecil untuk memulai percakapan dari awal kembali tanpa bentakan. 

Baca juga: Kenali 5 Tanda Tantrum yang Melebihi Normal Pada Anak

Jangan menyelesaikan pembicaraan saat itu juga

Jika Moms kelepasan membentak anak dan tidak berhasil untuk menenangkan diri, sebaiknya jangan memaksakan untuk menyelesaikan pembicaraan saat itu juga dengan anak. Moms dapat mengambil jeda serta tentukan waktu yang dibutuhkan sehingga ketegangan Moms dan anak tidak berlarut-larut. 

Ingatkan anak bahwa Moms mencintai mereka

Anak akan menjadi kecil hati saat Moms kelepasan membentaknya. Pada saat ini, penting bagi Moms bahwa Moms mencintai mereka dan Moms hanya sedang lelah serta penuh dengan emosi. 

Tips menahan diri agar tidak membentak anak

Di kesempatan selanjutnya, jangan sampai Moms kehilangan kesabaran lagi, ya. Lakukan langkah-langkah berikut ini agar bisa menahan diri ketika sedang ada di puncak emosi. 

Mengenali emosi dan perasaan sendiri

Agar tidak kelepasan membentak anak, sebaiknya pahami apa yang membuat Moms marah dan kapan mulai terbawa emosi. Seperti saat pulang kerja Moms akan lebih sensitif. Sadari hal ini dan jangan menjadikan ini pembenaran untuk membentak anak. Perhatikan serta jaga anda suara saat Moms sedang berbicara sehingga tidak meledak-ledak. 

Bicarakan dengan tenang namun tegas

Pilihlah posisi berbicara yang nyaman guna memastikan Moms tidak menegur anak secara berlebihan. Selain itu, usahakan untuk tidak menegur anak di depan orang lain seperti asisten rumah tangga, adik, atau kakaknya agar Moms terhindar dari tekanan mendisiplinkan si kecil terlalu keras. 

Baca juga: Panduan Memilih Film Kartun Anak yang Aman untuk Ditonton

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
You May Also Like