Tips Mendidik Anak Balita Menjadi Patuh dan Disiplin Sedari Kecil

Tips Mendidik Anak Balita

Tugas orang tua yang paling sulit yaitu mendidik anak balita. Karena ini adalah masa saat si kecil sedang ingin melakukan apapun sesuka hatinya. Cara yang dilakukan setiap orang tua memang berbeda. Jika salah memilih cara untuk mendisiplinkan anak, maka akan membuat si kecil jadi semakin membangkang. Memakai kekerasan hanya akan membuang energi Mom saja. Nah, berikut ini tips mendidik anak balita yang bisa Moms terapkan.

Baca juga: Penyebab dan Cara Menghadapi Anak Remaja yang Pemarah

Cara Mendidik Anak Balita Agar Tumbuh Disiplin

1. Konsisten

Tips mendidik anak balita yang pertama adalah konsisten. Ketika Moms menerapkan pola asuh secara konsisten, maka anak akan merasa terlindungi dan aman. Mereka akan tahu apa yang orang tuanya harapkan sehingga bersikap tenang ketika Moms berikan perintah.

Misalnya, saat Moms mengatakan “jangan memukul” pada anak untuk pertama kali, mungkin ia akan mengulangnya lagi keesokan harinya. Namun, apabila Moms terus mengatakan “jangan memukul” secara berulang untuk kedua atau ketiga kalinya, maka si kecil akan paham dan jadi bersikap tenang.

Perlu diingat, saat memberitahu anak, gunakanlah nada yang tenang sehingga anak tidak merasa terancam dan malah membangkang.

Nah, apabila Moms tidak konsisten, maka anak akan bingung. Misalnya seperti tidak memperbolehkan mereka untuk bermain bola di dalam rumah, namun keesokan harinya Moms malah membiarkan mereka.

Hal ini akan membuat sinyal larangan dan anjuran di otak anak menjadi tercampur sehingga mereka tidak tahu mana hal yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan.

Terapkan cara ini berulang kali sampai anak mengerti dengan perintah yang Moms berika. Mereka akan mengerti perintah setelah empat atau lima kali suatu kejadian berulang.

2. Kenali Penyebab Tantrum Pada Anak

Tips mendidik anak balita menjadi disiplin yaitu dengan mengenali penyebab tantrumnya. Moms harus tahu apa penyebab yang membuat anak menjadi tantrum. Biasanya si kecil akan memiliki emosi yang meledak-ledak ketika merasa ngantuk atau lapar. Sebaiknya, Moms hindari untuk mengajarkan anak disiplin saat waktu-waktu seperti ini. 

Saat Moms mau mengajarkan si kecil untuk disiplin dalam waktu tidur, pastikan untuk berada di rumah saat jam tidur siang dan malam. Hindari membawa mereka ke supermarket atau tempat lain saat sedang lapar atau mengantuk.

Pada saat seperti ini diperlukan kerja sama antara Moms dan anak sehingga proses mendidik berjalan lancar. Jika si kecil masih tantrum, berilah mainan kesukaan agar suasana hatinya menjadi baik. Setelah itu, Moms dapat kembali mengajak anak bermain sambil belajar bertanggung jawab atas apa yang ia lakukan.

Jangan lupa juga untuk memberi pujian ketika ia berhasil melakukan suatu kegiatan positif.

Baca juga: Apakah Anak yang Banyak Bertanya Sudah Pasti Berarti Cerdas?

3. Mengikuti Pola Pikir Anak

Mengikuti pola pikir anak bisa menjadi tips mendidik anak balita. Sangat mudah bagi Moms untuk merasa kesal ketika seisi rumah berantakan karena ulah anak. Tapi Moms perlu ingat bahwa pola pikir Moms dengan si kecil berbeda. Karena mungkin menurut Moms membereskan mainan merupakan hal mudah, namun belum tentu bagi anak.

Coba untuk mengikuti pola pikir anak. Moms harus mengingat juga bahwa dulu Moms pun melakukan hal yang sama. Ini karena usia balita merupakan masa dimana mereka masih belajar dan mengenal lingkungan sekitarnya.

Daripada kesal karena anak tidak ingin disuruh membereskan mainan, Moms dapat memberi contoh yang baik dengan membantu membereskan mainannya. Beritahu si kecil bahwa ini penting untuk dilakukan dan merupakan tugasnya. Maka, anak akan terbiasa untuk melakukannya. Jangan lupa untuk memberikan ia pujian ketika berhasil membereskan mainannya.

4. Menciptakan Lingkungan yang Sesuai

Moms tahu bahwa anak memiliki rasa penasaran yang tidak ada habisnya dan terus ingin mencoba hal baru. Tips mendidik anak balita yang selanjutnya adalah dengan menciptakan lingkungan yang sesuai. Hindari berbagai godaan yang bisa membuat konsentrasi si kecil menjadi buyar. Moms bisa menciptakan lingkungan kondusif dan yang sesuai dengan keadaan anak. 

Seperti menghindari akses handphone, TV, atau alat elektronik lain yang bisa mengganggu proses pembelajaran anak. Terkadang proses mendidik ini dapat terganggu dengan tampilan video yang ada. Membaca buku atau mainan yang lainnya dapat merangsang kemampuan motorik dan sensorik anak.

5. Jangan Ragu Memberikan ‘hukuman’ 

Masih banyak orang tua yang tidak tega untuk memberikan hukuman pada si anak. Hal ini diperlukan juga guna menunjukkan sikap tegas saat mendidik anak. Namun, harus Moms ingat juga untuk tidak memberikan hukuman yang terlalu berat untuk anak. Ini dilakukan hanya untuk membuat anak belajar menjadi disiplin.

Ketika anak melempar makanannya, bawalah ia ke kamar atau ruangan yang privat, lalu minta si kecil untuk diam di ruangan tersebut untuk memikirkan apa yang ia lakukan. Ajak ia bersikap tenang dan beri pemahaman bahwa sikapnya perlu diperbaiki serta berikan alasan. seperti,  “Tidak boleh melempar makanan, ya. Nanti lantainya kotor.”

Terapkan cara ini selama 1-2 menit, sampai Moms selesai memberi pemahaman pada anak. Apabila sudah selesai, berilah tanda padanya bahwa ia sudah boleh pergi dan berjanji agar tidak mengulangi perbuatannya lagi. Anak akan belajar tidak semua hal bisa dilakukan begitu saja. 

Baca juga: Penting Diketahui, Ini Cara Menghadapi Anak Remaja yang Depresi

6. Bersikap Tenang

Tips mendidik anak balita yang lainnya yaitu dengan tetap bersikap tenang. Usahakan untuk menghindari memarahi anak ketika ia tidak mau disiplin. Karena hal ini akan membuat pesan positif yang Moms beritahu jadi hilang dengan begitu saja di benaknya. Anak akan menangkap aura negatif dari orang tua saja dan tidak akan mendengar apa yang Moms katakan.

Tetaplah bersikap tenang di depannya. Menegur si kecil dan bersikap tegas tidak harus dengan emosi, kan?

7. Berpikir Positif

Tips mendidik anak balita yang terakhir yaitu dengan berpikir positif. Moms tidak perlu membandingkan kedisiplinan anak Moms dengan anak yang lain karena setiap anak mempunyai masa perkembangan yang berbeda. Moms hanya perlu melakukan hal terbaik yang bisa dilakukan.

Tetaplah berpikir positif tidak peduli seberapa stres Moms saat berusaha mendidik anak menjadi disiplin. Moms harus percaya bahwa Moms bisa mendidik si kecil sebaik-baiknya. Mintalah bantuan dari pasangan ataupun dokter dokter anak agar mendapatkan saran terbaik ketika mengajarkan anak menjadi disiplin.

Baca juga: Tanda-Tanda Anak Cerdas di Atas Rata-Rata yang Bisa Moms Amati

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Related Articles

guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x