Kreativitas adalah potensi yang dimiliki oleh setiap individu dan bukan yang diterima dari luar diri individu. Kreativitas yang manusia miliki, lahir bersama lahirnya manusia tersebut. Anak yang kreatif mempunyai beberapa karakteristik yang berbeda dengan anak lainnya. Karakteristik anak yang kreatif umumnya bisa dilihat ketika mereka tengah melakukan aktivitas atau kegiatan bermain. Lalu, apa saja ciri ciri anak kreatif? Bagaimana cara mengembangkannya? Simak penjelasan berikut ini yuk, Moms!

Ciri Ciri Anak Kreatif

Berikut beberapa ciri ciri anak kreatif yang perlu Moms ketahui, antara lain:

Anak tertarik pada aktivitas kreatif

Menggambar dapat meningkatkan kreativitas anak

Terdapat berbagai hal kreatif yang bisa dilakukan oleh anak-anak untuk mengembangkan daya kreativitasnya. Kegiatan seni seperti menyanyi, menari, mewarnai, menggambar, dan lainnya dapat menjadi media untuk memicu kreativitasnya. Menyanyi dapat melatih kepekaan yang terkait dengan pendengaran dan bicaranya, menari dapat memancing kreativitas yang terkait dengan gerak tubuh, mewarnai dan menggambar dapat melatih kepekaan visual akan  bentuk, bidang, bidang dan warna.

Tidak hanya menggunakan media seni rupa, musik dan tari, masih banyak kegiatan kreatif yang dapat Moms jadikan sebagai sarana untuk mengembangkan kreativitasnya. Contohnya berbagai permainan yang melibatkan daya imajinasi seperti puzzle, lego, dan lainnya. Membuat anak tertarik pada kegiatan kreatif tentu akan semakin meningkatkan kreativitasnya.

Mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi

Salah satu ciri ciri anak kreatif yaitu mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi terhadap hal-hal baru. Apabila anak Moms sering bertanya akan sesuatu hal, maka itu merupakan sesuatu yang baik, oleh sebab itu sebagai orang tua jangan lelah untuk menjawab berbagai pertanyaan yang selalu terlontar oleh anak. Moms dapat menjelaskan dengan baik apa yang ia tanyakan.

Moms juga bisa mengajak anak bermain di tempat dan lingkungan yang baru, agar dapat memancing rasa ingin tahu pada anak. Moms dan anak juga dapat mengunjungi tempat-tempat bermain anak, acara pameran seni, pertunjukan yang khusus untuk anak, dan lain sebagainya. Di tempat itulah mereka dapat berinteraksi dengan banyak hal baru yang dapat memancing berbagai pertanyaan anak, termasuk bisa bergaul dengan orang-orang baru.

Mandiri dan memiliki rasa percaya diri

Anak yang mandiri dan percaya diri akan lebih mudah untuk berinteraksi dengan orang lain, tidak hanya antar anak-anak, akan tetapi juga berinteraksi dengan orang dewasa. Dari kemandirian dan rasa percaya diri inilah anak akan dengan mudah bergaul, termasuk bertanya berbagai hal kepada orang lain apabila ia mengalami suatu permasalahan.

Moms dapat mengajari anak untuk bisa mandiri dan percaya diri salah satunya dengan memberi kepercayaan kepada anak. Biarkan anak untuk melakukan sesuatu secara sendiri, biarkan mereka melakukan kesalahan, biarkan mereka berkotor-ria dengan mainannya, dari berbagai “kesalahan” yang diperbuat merupakan bagian dari proses belajar menjadi dirinya sendiri.

Ciri ciri anak kreatif adalah memiliki inisiatif dan daya cipta

Kreativitas merupakan segala hal yang menyangkut daya imajinasi, dari imajinasi inilah yang akan muncul berbagai inisiatif dan daya cipta. Imajinasi ini, bagaimanapun juga memerlukan berbagai pengalaman batin anak. Berbagai informasi yang masuk dalam pikiran umumnya akan dikembangkan menjadi sesuatu yang baru, oleh karena itu memberi banyak masukan pada otak merupakan cara terbaik untuk memancing daya inisiatif anak. Terdapat berbagai media yang bisa Moms gunakan untuk menambah pengetahuan anak, bisa melalui buku-buku cerita, video, maupun berbagai permainan anak.

Berani berpendapat adalah ciri ciri anak kreatif

Ciri ciri anak kreatif selanjutnya adalah berani berpendapat. Anak yang mandiri dan percaya diri umumnya juga mempunyai keberanian untuk menyatakan pendapat. Apa yang ia pikirkan, rasakan dan yakini akan ia utarakan pada orang lain dengan mudah. 

Moms bisa selalu mengajak anak untuk berkomunikasi agar ia mempunyai keberanian untuk mengutarakan pendapatnya. Berbicaralah dengan anak, mintalah pendapatnya tentang sesuatu hal yang ia kerjakan. Apabila perlu, Moms dapat mencarikan teman sebanyak-banyaknya untuk dapat bersosialisasi dengan orang lain.

Baca Juga: Mengisi Waktu Luang Anak dengan Cara Berikut Ini

Hal yang Dapat Menghambat Kreativitas Anak

Berikut hal yang sebaiknya Moms dan suami hindari agar kreativitas anak tidak terhambat, antara lain:

Terlalu membebani sang buah hati dengan banyak aktivitas

Aktif melakukan banyak hal memang hal yang baik, akan tetapi perlu Moms ingat bahwa sang buah hati hanya anak kecil yang juga butuh istirahat. Jangan sampai sang buah hati terlalu sibuk banyak aktivitas sehingga kelelahan dan pada akhirnya malah kehabisan tenaga. Pastikan sang buah hati selalu mempunyai waktu bebas yang dapat digunakannya untuk melakukan hal-hal yang disenangi sehingga kreativitasnya terasah tanpa harus merasa kelelahan karena banyak aktivitas.

Banyak melarang dan mengatur

Membiarkan sang buah hati mempunyai banyak pilihan merupakan salah satu cara untuk mengembangkan cara berpikir out of the box. Hal inilah yang membuat anak kreatif umumnya selalu punya banyak cara atau alternatif jawaban atas sebuah permasalahan. Oleh karena itu, apabila Moms dan suami terlalu banyak mengatur, menghalangi keinginan sang buah hati atau sering melarangnya melakukan banyak hal apalagi yang ia suka, hal ini justru akan membuat anak mengubur sisi kreatif yang ia miliki.

Sering menyalahkan sang buah hati

Tidak jarang orang tua sering menganggap inisiatif anaknya sebagai bentuk kenakalan sehingga sering menyalahkan sang buah hati. Padahal belum tentu yang dilakukan anak merupakan sebuah kesalahan. Bisa saja ini merupakan cara anak untuk mengeksplorasi lingkungan serta sisi kreatif yang ada dalam dirinya. Apabila Moms terlalu sering menyalahkan sang buah hati, lama-lama ia dapat merasa malas untuk mengembangkan ide-ide kreatif yang dimilikinya.

Nah, itulah berbagai ciri ciri kreatif pada anak serta hal yang dapat menghambat kreativitasnya. Semoga bermanfaat!

Baca Juga: Mengenali Bakat Anak Sedari Kecil dengan Cara Ini!

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
You May Also Like