Melatih Anak Duduk? Berikut Langkah-langkahnya!

Melatih Anak Duduk

Seiring bertambahnya usia, Moms tentu akan melihat kepintaran sang buah hati semakin bertambah. Dari yang awalnya hanya bisa tidur telentang, miring ke kiri dan ke kanan, sekarang sang buah hati sudah mulai tengkurap dan mengangkat kepalanya. Moms tentu tidak sabar untuk melihat anak duduk. Lantas, bagaimana cara melatih anak duduk? Simak beberapa langkah berikut yuk! 

Melatih Anak Duduk

Moms dapat mengawali dengan tummy time

Saat bayi sudah mulai tengkurap, mengangkat kepala, dan mampu menggerakkan lehernya ke kiri dan ke kanan, maka itu dapat menjadi sebuah pertanda bahwa ia sudah siap belajar duduk.

Tidak hanya membantu menguatkan seluruh otot tubuh, ketiga gerakan tersebut juga bermanfaat memperkuat otot leher, tubuh bagian atas (otot perut), dan tulang belakang bayi.

Pastikan anak nyaman ketika tummy time

Awalnya tentu bayi merasa tidak nyaman berlama-lama dalam posisi tengkurap. Akan tetapi, posisi ini sangat penting bagi bayi untuk menguatkan otot-otot tubuhnya, yang nantinya akan berguna untuk melatih anak duduk dan tahapan milestone lainnya.

Supaya anak merasa lebih nyaman, Moms dapat menengkurapkan bayi pada dada Moms dengan wajah saling berhadapan.

Cara lainnya, Moms dapat menggunakan bantal menyusui dengan memposisikan kepala dan tangan bayi di atas bantal.

Mendudukkan di kursi bayi

Saat bayi sudah bisa mengangkat kepalanya, Moms dapat mendudukkan ia di kursi bayi, tempat tidur atau tempat lainnya dengan permukaan yang rata sebagai langkah melatih anak duduk.

Gunakan bantal menyusui atau beberapa bantal di sekitar bayi yang berfungsi untuk menjaga tubuhnya tetap dalam posisi duduk tegak.

Latih keseimbangan anak

Moms perlu melatih keseimbangan anak sebelum ia benar-benar dapat duduk sendiri. Meskipun otot-otot tubuhnya sudah mampu menopangnya untuk duduk, akan tetapi ia butuh lebih dari itu.

Keseimbangan ini berfungsi untuk mencegah masalah neuromuskular (ketidakmampuan sistem saraf dan otot bekerja sama sebagaimana mestinya). Gangguan ini dapat diatasi dengan sistem kerja otak yang baik juga. Oleh karena itu, sebelum bayi belajar duduk, otaknya perlu memahami untuk apa ia duduk. 

Salah satu cara yang dapat Moms lakukan adalah dengan mendudukkan bayi di kursi bayi atau sudut sofa agar ia mengetahui seperti apa rasanya duduk. Atau Moms dapat pangku ia dengan posisi duduk bersila agar lebih aman.

Baca juga: Cara Mengajarkan Anak Toilet Training

Apa yang bisa Moms lakukan?

Moms dapat melatih anak belajar duduk dengan memposisikan ia tidur terlentang, kemudian tarik kedua tangannya hingga posisinya duduk.

Awalnya mungkin anak akan terhuyung-huyung, akan tetapi latihan dengan berulang akan berhasil bukan? So, Moms dapat lakukan ini secara rutin dan tentunya dengan kesabaran.

Moms juga dapat melakukan gerakan ini di depan cermin, sehingga anak bisa melihat dirinya melakukan hal itu dan termotivasi melakukannya lagi.

Pada saat anak sudah lebih pintar, Moms dapat memposisikan ia dalam posisi duduk dengan kedua tangannya berada di depan tubuhnya. Posisi ini akan membantu sang buah hati menopang tubuhnya sendiri tanpa bantuan Moms.

Jika kedua tangannya belum cukup kuat menahan tubuhnya sendiri, Moms dapat membantunya dengan menyelipkan kedua tangan Moms di bawah ketiak bayi guna menopang tubuhnya.  

Itulah beberapa langkah melatih anak duduk. Nah, tidak sulit kan Moms? Semoga bermanfaat ya!

Baca Juga: Penting untuk Diketahui, Ini 4 Cara Mencegah Anak Stunting!

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Related Articles

guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x