Bakat adalah potensi yang terdapat pada diri masing-masing anak sejak lahir yang umumnya merupakan kemampuan orangtua yang menurun pada anaknya, akan tetapi bisa jadi bakat tersebut muncul secara alami dan bukan karena faktor keturunan. Lalu, bagaimana cara mengenali bakat anak? Simak penjelasan berikut ini.

Bakat pada anak akan lebih terlihat sekitar umur 10 tahun dimana ia telah mulai mengeksplorasi banyak hal. Pada usia ini Moms bisa melihat minat anak di beberapa bidang yang ia gemari. Dari bidang-bidang tersebut akan ada suatu bidang dimana ia terlihat paling menonjol dibanding teman-temannya, itulah yang dinamakan bakat. Sebelum Moms mengetahui cara mengenali bakat anak, berikut terdapat tipe karakter anak seperti dibawah ini.

Tipe Karakter Anak

Berikut beberapa tipe karakter anak yang bisa Moms ketahui untuk mengenali bakat dan minatnya.

Sanguinis

Ciri anak dengan karakter sanguinis yaitu mudah bergaul, ceriwis, berenergi, suka bermain di luar ruangan, sangat imajinatif, dan humoris. Akan tetapi, karena sifat-sifat tersebut sang buah hati mungkin sering berbuat usil dan membuat Moms gemas. Ia juga mungkin cepat bosan dan sulit berkonsentrasi saat sedang melakukan sesuatu. Oleh karena itu, Moms harus melatih anak untuk lebih fokus dan berkomitmen

Koleris

Mirip seorang anak berkarakter sanguinis, anak dengan kepribadian koleris juga penuh energi, bersemangat, dan suka bertualang. Bedanya terletak pada dorongannya. Anak koleris cenderung bertingkah sembrono dan tidak sabar. Anak juga mungkin suka memerintah dan bersikap keras kepala. Sebab, anak koleris umumnya tahu apa yang ia inginkan. Jika anak sedang marah atau kesal, tunggu sampai emosinya mereda baru ajak bicara baik-baik.

Melankolis

Tidak berbeda jauh dengan karakter koleris, anak melankolis juga tahu apa yang ia inginkan dan akan berusaha memperolehnya, walaupun kadang terkesan keras kepala. Akan tetapi, anak yang melankolis merupakan anak yang penuh perhitungan dan sangat jarang bertindak sembrono. Tidak hanya itu, anak mungkin kurang suka kalau ada perubahan rencana dan hal-hal yang tidak dapat ditebak. Penting bagi Moms untuk selalu ada untuk mendengarkan keluh kesahnya saat ia sedang kecewa.

Plegmatis

Jika sang buah hati termasuk anak plegmatis, ia mungkin sering dianggap anak pemalu atau membosankan. Sebenarnya ia adalah anak yang tenang, penuh perhatian, dan tak bisa diburu-buru. Padahal apabila seorang anak plegmatis sudah mengenali dan menemukan minat dan bakat nya, motivasinya akan langsung bangkit. Kuncinya adalah Moms harus banyak bersabar.

Baca Juga: Mengisi Waktu Luang Anak dengan Cara Berikut Ini

Cara Mengenali Bakat Anak

Berikut beberapa cara mengenali bakat anak yang bisa Moms simak.

Mengamati kebiasaan dan hal yang anak suka

Moms bisa mengenali minat dan bakat sang buah hati dengan cara mengamati kegemaran anak akan sesuatu maupun kebiasaannya sehari-hari. Hal-hal yang meliputi kesenangan anak merupakan minat. Dari beberapa minat yang ditunjukkan oleh anak itulah Moms bisa melihat bakatnya ada pada bidang apa.

Jika telah mengenali bakat anak, Moms bisa mengarahkannya untuk mendalami bakatnya tersebut dan mencari sarana yang tepat agar bakat tersebut dapat berkembang dan terasah dengan baik di tangan orang atau pelatih yang tepat.

Biarkan anak mengeksplorasi kemampuannya 

Cara kedua yang dapat Moms lakukan untuk mengenali minat dan bakat anak yaitu dengan membiarkan anak mengeksplorasi kemampuannya dengan cara mencoba berbagai hal yang berbeda. Apresiasilah keinginan anak ketika ia hendak mencoba sesuatu yang baru karena itu merupakan caranya dalam menemukan bakat terpendamnya. Yang bisa Moms lakukan adalah mendukung, mengarahkan dan tentunya mengawasi dengan baik.

Sertakan anak dalam berbagai perlombaan

Alangkah baiknya jika Moms bisa mengajak anak untuk berpartisipasi dalam berbagai perlombaan untuk mengenali bakat dan minatnya. Dengan mengikuti berbagai macam perlombaan maka Moms akan dapat melihat minat dan bakat anak. Perlombaan dengan hasil terbaik yang ditunjukkan anak menjadi sebuah pertanda bahwa ia berbakat dalam bidang tersebut. Namun jangan lupa untuk selalu meminta persetujuan anak ketika hendak mendaftarkannya pada suatu perlombaan. Jika anak tidak berminat maka Moms tidak perlu memaksanya.

Baca juga: Apakah Perlu Membatasi Penggunaan Gadget pada Anak?

Tempatkan anak pada posisi yang terdesak

Pada beberapa anak, mengenali bakat bisa terlihat setelah ia ditempatkan pada posisi yang terdesak. Pasalnya setiap manusia jika ditempatkan pada posisi terdesak tersebut pasti akan menggunakan segala kemampuannya dalam memecahkan masalah yang dihadapi. Moms bisa meminta anak mengerjakan PR dalam jangka waktu tertentu karena akan pergi ke tempat bermain. Dengan ini anak akan termotivasi bermain dan segera menyelesaikan PR sebaik dan secepat mungkin.

Membangun komunikasi yang positif

Dalam hubungan orangtua dan anak sudah seharusnya mempunyai komunikasi yang baik sebagai cara untuk mengenali bakat. Komunikasi yang baik tidak hanya berdasar pada syarat komunikasi dua arah, namun juga bagaimana cara membangun komunikasi yang positif.

Komunikasi yang positif bisa ditandai dengan pemilihan kalimat positif, bukan kalimat negatif. Anak akan merasakan dukungan Moms dalam seluruh kegiatannya. Tanyakan pula apa yang menjadi cita-cita anak maupun target yang ingin diraihnya. Dari komunikasi yang baik dan positif Moms akan mengetahui langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan untuk mengarahkan dan mendorong minat dan bakat anak.

Berikan waktu untuk bersosialisasi

Hal penting lainnya yang perlu Moms lakukan adalah memberikan waktu bagi anak untuk bersosialisasi dengan teman-temannya. Anak-anak ketika berkumpul umumnya akan saling mempertunjukkan kebolehannya maupun bercerita dan melakukan aktifitas yang digemarinya. Dengan memperhatikan anak ketika bersosialisasi dengan temannya maka Moms akan dapat mengenali minat dan bakat sang buah hati.

Cara Mengasah Bakat Anak

  1. Hiking dan bersepeda
  2. Bermain musik
  3. Drama
  4. Seni
  5. Menari
  6. Berkuda

Itulah beberapa cara mengenali bakat anak. Semoga bermanfaat ya, Moms!

Baca Juga : Melatih Anak Bicara dengan Cara Berikut Ini

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
You May Also Like