ASI merupakan sumber nutrisi utama dan terbaik bagi bayi, namun terkadang bayi bisa menolak untuk disusui. Jika hal ini terjadi tentu akan menyulut kekhawatiran bagi Moms. Untuk mengetahui apa yang menyebabkan bayi menolak pemberian ASI? Juga langkah-langkah apa yang harus dilakukan saat bayi menolak disusui? Mari kita simak penjelasan di bawah ini.

Saat bayi menolak disusui

Pada umumnya bayi butuh untuk disusui dengan jumlah 8-12 kali dalam 24 jam, tetapi kebutuhan ini bisa semakin meningkat seiring bertambahnya usia bayi.

Saat bayi tidak menolak disusui padahal tidak sedang disapih, bisa jadi itu adalah cara bayiuntuk mengatakan ada sesuatu yang salah. Mungkin saja penyebab bayi tidak mau disusui dikarenakan oleh:

  • Berubahnya rasa ASI yang berasal dari makanan yang Moms makan. Berubahnya rasa ASI juga bisa disebabkan oleh perubahan hormon atau pengaruh obat dan vitamin yang sedang  dikonsumsi oleh Moms.
  • Hidung bayi sedang tersumbat hingga membuat bayi kesulitan bernapas saat menyusui.
  • Adanya rasa sakit di mulut bayi yang disebahkan oleh tumbuhnya gigi, demam, sakit pada gusi, atau adanya infeksi seperti sariawan. Selain beberapa faktor di atas, adanya infeksi pada telinga bayi juga dapat menimbulkan tekanan atau nyeri saat si kecil menyusui.
  • Adanya infeksi pada payudara Moms yang bisa mengurangi jumlah produksi ASI, dan membuat rasa ASI menjadi lebih asin efek dari meningkatnya kadar sodium dalam tubuh Moms.
  • Adanya gangguan atau perubahan jadwal dalam rutinitas menyusui bayi Moms
  • Adanya perubahan pada aroma tubuh Moms. Hal tersebut bisa disebabkan oleh penggunaan sabun yang berbeda dari biasanya atau perlengkapan mandi lainnya.
  • Stres pada bayi yang bisa disebabkan oleh adanya perubahan lingkungan seperti ikut dalam perjalanan jauh, berada di ruangan yang berisik, atau pindah ke rumah baru. Reaksi dari Moms yang berlebihan ketika bayi menggigit puting juga bisa membuat bayi merasa takut dan menolak untuk disusui.

Baca juga: Tiga Langkah Mudah Membuat Bayi Sendawa Sesudah Menyusui

Yang harus dilakukan

Periode bayi menolak untuk disusui bisa bervariasi. Kebanyakan berlangsung antara dua sampai lima hari, namun pada beberapa kasus bisa berlangsung lebih lama.

Saat bayi menolak disusui, disarankan untuk tidak memaksanya minum. Moms harus berusaha untuk tetap sabar dan tenang. Memaksakan menyusui bayi saat mereka menolaknya, justru akan semakin memperburuk keadaan.

Moms bisa mencoba untuk sementara waktu mengalihkan perhatian si kecil dari menyusui. Contohnya adalah dengan mengajak bayi berjalan-jalan di luar rumah, menyanyikan lagu anak-anak yang mereka suka, atau dengan menggunakan mainan.

Terdapat juga beberapa cara lain yang bisa Moms lakukan untuk mengatasi bayi yang menolak disusui, yaitu:

  • Moms bisa mencoba memberikan ASI saat bayi sangat mengantuk. Ada beberapa bayi yang menolak untuk diberikan susu saat mereka terjaga.
  • Rubah posisi menyusui Moms. Bisa jadi bayi merasa kurang nyaman pada posisi menyusui yang sedang dilakukan dan akan lebih nyaman dengan posisi yang lainnya.
  • Cobalah untuk menyusui bayi sambil mengayunkan atau sambil berjalan, hal ini bisa membuat bayi merasa lebih nyaman.
  • Carilah tempat yang bebas gangguan, ruangan dengan pencahayaan yang remang-remang dan sepi, bebas dari suara radio atau televisi yang mungkin mengganggu.
  • Lakukan kontak dari kulit ke kulit, Moms bisa mencoba untuk memberikan ASI tanpa mengenakan baju.
  • Jika bayi masih menolak untuk disusui juga sesudah melakukan tips di atas, segeralah kunjungi dokter bayi untuk mengetahui dan mengobati masalah kesehatan yang mungkin membuat bayi menolak disusui.

Baca juga: 6 Buah Pendamping ASI Terbaik

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
You May Also Like