Bayi yang baru lahir biasanya akan menangis dan bangun dari tidur. Tetapi, ada saatnya bayi tidur terlalu lama hingga melewati jam minum ASI. Moms tentu saja akan merasa khawatir. Lalu, bagaimana cara membangunkan bayi ketika ingin menyusu? 

Boleh atau tidaknya membangunkan bayi saat ingin menyusu sebenarnya tergantung dengan berat badan, usia, serta kesehatannya. 

Pada umumnya, bayi akan mengalami penurunan berat badan beberapa hari setelah dilahirkan. Ini dapat menjadi indikasi bahwa Moms mulai harus membangunan si kecil agar ia bisa disusui. 

Cara membangunkan bayi ketika ingin menyusu

Tidak semua bayi mempunyai kebiasaan tidur yang sama. Ada beberapa bayi yang susah untuk dibangunkan saat ingin disusui. Namun, ada juga bayi yang mudah mengantuk sehingga membutuhkan perlakuan tertentu ketika ingin disusui. 

Bayi yang baru lahir perlu minum ASI sekitar 2-3 jam sekali. Hal ini dilakukan agar si anak mendapatkan asupan ASI yang cukup dan Moms dapat merangsang tubuh untuk memproduksi ASI yang sehat. 

Berikut ini beberapa cara membangunkan bayi yang dapat dicoba: 

1. Menyentuh bayi dengan lembut

Menyentuh bayi dengan lembut dapat menjadi cara membangunkan bayi saat ingin menyusu tanpa mengagetkannya. Moms dapat menyentuh lembut bagian tubuh bayi seperti tangan, punggung, dan kaki guna membangunkan bayi dari tidurnya. 

2. Mengganti popoknya

Gerakan tangan Moms ketika mengganti popok bayi terkadang dapat menjadi salah satu cara membangunkan bayi. Dengan begini, si kecil pun terbangun tanpa harus membuatnya kaget. 

3. Berkomunikasi dengan bayi

Ketika bayi sedang tidur, Moms bisa mencoba berbicara dengannya atau menyanyikan lagu secara lembut. Hal ini dipercaya dapat membangunkan bayi secara tenang. 

4. Basuh bayi menggunakan handuk basah 

Cara membangunkan bayi yang selanjutnya yaitu dengan membasuh bagian dahinya dengan menggunakan waslap atau handuk basah. Sebelumnya, pastikan Moms merendam waslap atau handuk di dalam air hangat, jangan terlalu panas atau terlalu dingin. 

5. Gendong bayi ke arah payudara

Bayi dapat “mencium” keberadaan payudara. Ketika mendekatkan bayi dengan payudara, ia mungkin terbangun dari tidur dan langsung meminum ASI. Selain itu, Moms juga dapat meneteskan beberapa tetes ASI ke mulut bayi, karena rasa dan aroma ASI akan membantu bayi untuk menyusu. 

6. Menyingkirkan selimutnya

Menyingkirkan selimut atau melepas baju bayi dapat membuatnya menjadi sedikit kedinginan dan tidak nyaman. Ini dapat menjadi cara membangunkan bayi untuk menyusu. Tapi perlu diingat, jangan melakukannya di tempat yang dingin karena suhu tubuh badan bayi akan kehilangan dengan cepat. 

7. Matikan lampu

Mata bayi sensitif dengan cahaya lampu. Apabila lampu sedang menyala, biasanya bayi akan menutup matanya. Dengan mematikan lampu, bayi akan terbangun dan membuka matanya sehingga ia siap untuk disusui. 

Bayi yang baru dilahirkan, wajib disusui setidaknya 12 kali sehari. Ini dilakukan agar berat badan bayi bisa naik. 

Untuk bayi yang prematur, Moms harus memberikan perhatian lebih karena bayi yang prematur membutuhkan nutrisi yang spesial. Bayi prematur tidak selalu menunjukkan tanda-tanda kelaparan hingga ia tumbuh lebih besar 

Apabila bayi lahir prematur atau Moms khawatir soal pola makan dan kenaikan berat badan sang anak, lakukan konsultasikan dengan dokter agar mendapat solusi yang terbaik. 

Baca juga: Tanda Bayi Sudah Kenyang dan Boleh Berhenti Menyusui

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
You May Also Like