Puasa saat Menyusui, Mengganggu atau Tidak?

Puasa Saat Menyusui

Keinginan untuk menjalani ibadah puasa nanti pastinya akan menimbulkan keraguan jika Moms masih menyusui karena kekhawatiran jumlah dan kualitas ASI yang takut menurun. Sebenarnya, apakah Moms boleh puasa saat menyusui? Untuk mengetahui jawabannya, yuk simak penjelasannya berikut ini. 

Nutrisi yang Dibutuhkan Tubuh Saat Sedang Menyusui

Kuantitas ASI Dipengaruhi Oleh Makanan yang Dikonsumsi

Sebenarnya, ASI telah mengandung keseluruhan nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi. Namun, kuantitas ASI juga akan dipengaruhi oleh pola makan Moms. Moms perlu mengonsumsi makanan sehat dan bergizi selama menyusui. Di bawah ini merupakan beberapa nutrisi yang diperlukan saat sedang menyusui: 

Kalori

Seperti yang dilansir dari American Pregnancy, Moms yang sedang menyusui memerlukan sebanyak 500 kalori lebih banyak. Namun, Moms tidak perlu mengambil pusing untuk menghitung jumlah kalori dari makanan yang dikonsumsi karena kebutuhan kalori setiap orang berbeda. Jadi, Moms hanya perlu makan setiap merasa lapar. 

Protein

Saat sedang menyusui, Moms juga memerlukan konsumsi makanan yang tinggi protein karena penting guna membangun serta memperbaiki jaringan di dalam tubuh. Protein memiliki peran penting untuk pertumbuhan dan juga perkembangan bayi di awal masa kehidupannya. Selain itu, protein juga bermanfaat untuk memulihkan tubuh Moms setelah masa kehamilan dan juga persalinan. Moms bisa memperoleh nutrisi ini dengan mengonsumsi makanan hewani dan nabati, seperti daging ayam dan sapi, tahu, telur, seafood, dan lain-lain. 

Selain itu, konsumsi juga jenis ikan yang baik untuk perkembangan mata dan otak bayi pada tahun pertamanya. Tetapi, sebaiknya hindari konsumsi ikan yang mengandung merkuri yang cukup tinggi seperti ikan mackerel apabila Moms sedang menjalani kehamilan dan menyusui. 

Asam Lemak

Lemak merupakan sumber utama kalori bayi. Namun, sebaiknya konsumsilah makanan yang mengandung lemak tidak jenuh serta batasi mengonsumsi makanan dengan kandungan lemak jenuh. Selama masa menyusui, Moms perlu mengonsumsi makanan yang tinggi akan asam lemak, contohnya seperti daging sapi, ikan kembung, ikan salmon, dan kacang-kacangan. 

Mineral dan Vitamin 

Nutrisi selanjutnya yang harus dipenuhi untuk ibu menyusui itu kebutuhan mineral dan vitamin. Ada beberapa jenis mineral dan vitamin yang penting untuk pertumbuhan si kecil, diantaranya: 

  • Vitamin C. Vitamin C memiliki peran penting untuk pertumbuhan bayi serta perbaikan jaringan tubuh Moms setelah persalinan. Moms bisa memperoleh vitamin C dengan mengonsumsi sayur brokoli, tomat, hingga buah jeruk. 
  • Vitamin E. Vitamin E bermanfaat untuk mencegah Moms dari anemia setelah proses persalinan. Sedangkan untuk bayi, vitamin E dapat melindungi mata dan paru-paru dari berbagai masalah karena mengandung antioksidan yang tinggi di dalamnya. Beberapa makanan yang kaya akan vitamin E adalah bayam, asparagus, alpukat, serta asparagus. 
  • Zat besi dan Kalsium. Kalsium berguna untuk membantu pertumbuhan gigi dan tulang bayi. Sedangkan zat besi berguna untuk membentuk sel darah merah sehingga Moms terhindar dari anemia setelah persalinan. Moms bisa mendapatkan sumber kalsium dengan mengonsumsi keju dan juga susu. 

Baca juga: Cara Memperlancar ASI yang Perlu Moms Ketahui

Apakah Puasa Saat Menyusui Bisa Mengganggu?

Islam memang tidak memaksakan ibu menyusui untuk tetap menjalankan puasa di bulan Ramadhan karena dapat dibayar dengan fidyah. Tetapi, apabila Moms yang sedang menyusui tetap memutuskan untuk berpuasa tentunya sangat baik karena tetap ingin menjalankan ibadah. Meskipun begitu, pasti timbul kekhawatiran di benak Moms yaitu apakan puasa saat menyusui bisa mengganggu? 

Saat berpuasa, jumlah nutrisi ASI memang sedikit berkurang, khususnya untuk kadar mineral dan vitamin. Tetapi, nutrisi lainnya seperti karbohidrat, lemak, dan juga protein akan tetap sama sehingga tidak mengganggu pertumbuhan bayi. Jadi, Moms tidak perlu khawatir. 

Pada umumnya, puasa saat menyusui tidak membahayakan. Menurut penelitian, keseimbangan kimia yang ada di dalan tubuh dan fungsi tubuh ibu yang menyusui dan yang tidak tetaplah sama. 

Alaminya, tubuh akan menyesuaikan diri saat harus berpuasa dan menyusui di waktu yang bersamaan. Tetapi, tubuh setiap orang memiliki kemampuan yang berbeda untuk menyesuaikan diri. Tentunya akan ada beberapa efek yang Moms rasakan apabila menyusui sambil berpuasa. Di bawah ini merupakan beberapa efek yang mungkin Moms rasakan: 

  1. Merasa haus yang tidak tertahankan 
  2. Gampang lemas dan lelah 
  3. Merasa pusing yang disebabkan oleh dehidrasi 
  4. Mudah mengantuk serta tidak mampu beraktivitas

Biasanya, kondisi ini akan terjadi apabila Moms tidak cukup makan dan minum saat waktu berbuka dan sahur. Hal ini umumnya terjadi jika ibu tidak cukup makan dan minum selama waktu berbuka hingga sahur. Apabila Moms merasakan gejala di atas, lebih baik jangan memaksakan diri untuk tetap berpuasa. Segeralah minum air dan konsumsi makanan yang bergizi. 

Baca juga: Puasa Saat Maag, Apakah Secara Medis Diperbolehkan?

Bagaimana Sebaiknya Puasa Saat Menyusui?

Apabila Moms ingin tetap berpuasa, ada beberapa tips yang dapat Moms lakukan ketika puasa saat menyusui agar tubuh tetap fit. Diantaranya adalah: 

1. Memenuhi Nutrisi Harian  

Moms harus selalu memenuhi nutrisi harian jika sedang menyusui sambil berpuasa. Konsumsilah makanan bergizi seimbang yang terdiri dari karbohidrat, lemak, protein, sayuran dan buah-buahan. 

Nutrisi seperti karbohidrat, lemak, dan protein berperan penting karena merupakan komponen dari ASI. Sedangkan sayur dan buah mengandung mineral serta vitamin. 

2. Memenuhi Kebutuhan Cairan 

Moms yang puasa saat menyusui wajib memenuhi kebutuhan cairan ketika berbuka puasa dan sahur. 

Usahakan untuk mengonsumsi 8 gelas air putih dalam sehari, dengan pembagian 2 gelas saat berbuka puasa, 4 gelas sebelum tidur, dan 2 gelas saat sahur. 

3. Istirahat yang Cukup

Ketika sedang berpuasa, pastikan Moms mendapatkan istirahat yang cukup. Moms bisa ikut tidur ketika si Kecil tertidur agar ibadah puasa tidak terasa begitu berat. 

4. Perah ASI 

Produksi ASI akan berkurang di siang hari ketika Moms berpuasa. Oleh karena itu, sebaiknya Moms memerah ASI pada malam hari dan menyimpannya di lemari pendingin untuk diberikan pada si kecil di siang hari. 

5. Dukungan dari Keluarga 

Apabila Moms memiliki lebih dari satu anak dan memutuskan untuk puasa saat menyusui, mintalah dukungan dari suami agar dapat berbagi tugas. Hal ini dilakukan agar tidak merasa terlalu lelah ketika berpuasa. 

6. Konsultasi ke Dokter 

Apabila Moms masih merasa ragu untuk berpuasa saat sedang menyusui, sebaiknya lakukan konsultasi ke dokter terlebih dahulu. Hal ini dilakukan agar dokter dapat menilai apakah kondisi tubuh Moms mampu untuk menjalankan puasa. 

7. Berbuka Jika Sudah Tidak Sanggup 

Ketika puasa saat menyusui, sebaiknya jangan memaksakan diri apabila Moms merasa sudah tidak sanggup untuk melanjutkan berpuasa. Segera berbuka walaupun waktunya belum tiba. Ini dilakukan agar Moms tidak mengalami dehidrasi dan malnutrisi yang akhirnya akan membuat kondisi menjadi lebih drop

Meskipun keinginan Moms untuk berpuasa sangat besar, sebaiknya tetap perhatikan kondisi tubuh, ya. Jika Moms ragu apakah puasa saat menyusui baik untuk dilakukan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan jawaban yang tepat.

Baca juga: Puasa Saat Hamil Muda, Bagaimana Sebaiknya Dilakukan?

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Related Articles

guest
5 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
annisa

artikel nya sangat membantu untuk aku yang new moms ini!

Tiyamuli

Artikel tentang memberi asi saat puasa ini sangat dibutuhkan bagi para ibu-ibu menyusui DILUAR sana yang biasanya maju mundur bingung boleh ikutan puasa apa gak akhirnya terjawab. Terimakasih informasinya

Mayrani eka saputri

Artikelnya sangat membantu, sebentar lagi ramadhan dan aku adalah seorang busui. Semoga dengan tips yang diberikan, aku tetap bisa menyusui sambil IBADAH. Puasa memiliki banyak manfaat , termasuk untuk ibu menyusui. Biasanya, dokter menganjurkan bahwa ibu yang menyusui secara eksklusif (usia bayi kurang dari 6 bulan) untuk tidak menjalankan puasa terlebih dahulu karena berpuasa dapat menyebabkan ibu mengalami dehidrasi. Namun setelah bayi berusia 6 bulan dan menerima MPASI, tidak masalah jika ibu menjalankan puasa di bulan Ramadhan. Menurut penelitian, puasa dalam waktu yang tidak berkepanjangan sebenarnya tidak mengurangi asupan nutrisi dan produksi ASI Apakah aman berpuasa saat ibu sedang menyusui?… Read more »

Last edited 3 months ago by Mayrani eka saputri
Ayu Lindasari

Ini tips yang kuperlukan nih, menjelang bulan Ramadhan nanti… Siap-siap puasa dan jadi busui, bismillah… Semoga lancarrrrr

Delia rizky handayani

Makasih momslyfe artinya sangat amat membantu, terkhusus saya yang baru melahirkan dan sedang menyusui, dan masih tetap ingin berpuasa. semoga nanti puasanya lancar yaaa.. amiinn😊😊😇

5
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x