Bayi susah tidur di malam hari adalah hal yang sering terjadi saat Moms baru memiliki anak. Bayi bahkan terbangun semalaman hingga membuat Moms begadang untuk menemaninya. Hal ini tentu akan membuat Moms kelelahan setelah seharian mengurus bayi. Sebelum mengetahui bagaimana cara mengatasinya, ketahui dulu alasan mengapa bayi susah tidur. 

Berikut alasan mengapa bayi susah tidur 

Moms mungkin merasa bingung dan bertanya-tanya kenapa bayi sering susah tidur. Ternyata ada hal-hal yang bisa menjadi penyebabnya, lho. Berikut ini diantaranya: 

  • Bayi belum memiliki ritme sirkadian

Ritme sirkadian adalah jam biologis tubuh yang mengatur kapan tubuh perlu tidur. Nah, bayi belum memiliki jam biologis tubuh sehingga menyebabkan jam tidur mereka masih berantakan. Hal ini akan membuat bayi tidur nyenyak di siang hari dan terbangun saat malam hari. Perlu Moms ketahui bahwa bayi biasanya baru memiliki ritme sirkadian ketika ia berusia 12 minggu, namun juga bisa memerlukan waktu yang lebih lama. Untuk mengatasi hal tersebut, Moms haru melatih bayi untuk bangun dan tidur di jam yang teratur. Ini akan membantu bayi memiliki jam biologis tubuh lebih cepat. Selain itu, jangan menggunakan lampu dengan cahaya yang sangat terang di kamar karena akan membuat bayi sulit mengantuk. 

  • Bayi merasa lapar

Rasa lapar juga bisa menjadi alasan mengapa bayi susah tidur dan sering terbangun di malam hari. Hal ini disebabkan karena ASI yang mudah dicerna oleh bayi sehingga ia lebih cepat merasa lapar. Saat bayi lapar, ia akan rewel dan bahkan menangis semalaman. Moms pun harus terbangun untuk memberikan ASI. Untuk mengatasinya, berilah ASI yang cukup pada bayi sebelum tidur. Ini akan membuat bayi merasa kenyang dan dapat tidur lebih lama. 

  • Bayi merasa tidak enak badan

Alasan lain mengapa bayi susah tidur yaitu karena keadaan tubuh bayi. Saat bayi Moms merasa tidak enak badan karena tumbuh gigi, pilek, kaki pegal, atau masalah lainnya, tubuh akan merasa tidak nyaman dan menyebabkan bayi sulit untuk tidur. Apabila Moms mencurigai bayi susah tidur karena alergi atau sakit, sebaiknya segera periksakan ke dokter. Dengan begitu, bayi akan diberi penanganan yang tepat sehingga masalah susah tidur pun dapat teratasi. 

  • Bayi ingin bersama Moms 

Terkadang, alasan mengapa bayi susah tidur yaitu karena ia ingin terus dekat dengan Moms. Bayi akan tetap terjaga karena ingin bermain bersama Moms atau karena takut ditinggalkan. Untuk mengatasinya, Moms bisa membawa bayi tidur bersama di kamar, tetapi di tempat yang bebas dari gangguan. 

  • Bayi merasa kelelahan

Mengajak bayi bermain sebelum tidur akan membuatnya lelah sehingga bayi pun menjadi susah tidur. Hal ini disebabkan karena saraf simpatik bayi meningkat sehingga membuatnya terus terjaga. Sebaiknya, 2-3 jam sebelum bayi tidur, ciptakan kondisi yang tenang sehingga bayi akan merasa mengantuk. Bayi menyukai keadaan yang tenang karena bayi memiliki pendengaran yang cukup sensitif, sehingga jika ada suara yang mengganggu, bayi menjadi sulit untuk tidur atau terbangun. 

Membuat kebiasaan tidur yang baik untuk bayi

  • Buat jadwal bangun dan tidur yang konsisten agar bayi terbiasa dengan jadwal tersebut
  • Saat bayi mengantuk, segera letakkan di tempat tidurnya. Ini akan mendorong bayi untuk cepat tidur. Selain itu, bersihkan terlebih dahulu tempat tidurnya agar bayi merasa nyaman dan bisa tidur pulas
  • Saat bayi rewel sebelum tidur, tenangkan ia. Jangan memarahi atau membentak bayi karena tangisannya akan semakin kencang. Bayi rewel sebelum tidur bisa jadi sebabkan karena belum menemukan posisi nyaman
  • Gunakan dot saat menenangkan bayi. Penggunaan dot saat bayi ingin tidur mampu mengurangi resiko kematian mendadak pada bayi (SIDS)
  • Pastikan bayi sudah merasa kenyang sebelum tidur
  • Gunakan lampu kamar yang redup dan jauhkan bayi dari suara bising 

Sangat penting untuk membuat kebiasaan tidur yang baik untuk bayi agar Moms dan bayi memiliki kualitas tidur yang baik dan memiliki energi yang penuh untuk esok hari. 

Baca juga: Tips Menenangkan Bayi Menangis dan Rewel yang Bisa Moms Ketahui

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
You May Also Like