Bayi Jatuh dari Ranjang? Segera Lakukan 4 Hal Ini

Bayi Jatuh dari Ranjang

Orang tua pasti akan cemas ketika melihat si kecil jatuh dari tempat tidur. Walaupun sudah menjaganya, terkadang ada waktu disaat orang tua tua lengah dan hal seperti ini pun terjadi. Kejadian ini memang beresiko sekali karena bayi mempunyai tubuh yang lebih lemah serta tulang tengkorak yang belum terlalu sempurna. Lalu, apa yang harus Moms lakukan ketika bayi jatuh dari ranjang?

Hal Penting yang Harus Moms Lakukan Saat Bayi Jatuh dari Ranjang

Apabila bayi jatuh dari ketinggian lebih dari 90 cm, maka hal serius bisa terjadi padanya, terutama pada bayi yang baru lahir. Gangguan kesehatan tubuh ringan seperti timbul memar sampai hilangnya kesadaran bayi saat terjatuh bisa saja terjadi.

Tetapi, tidak semua bayi jatuh dari ranjang bisa mengalami hal yang buruk. Hal penting yang harus Moms lakukan adalah pertolongan pertama. 

1. Periksa Apakah Bayi Mengalami Cedera atau Tidak

Hal pertama yang harus dilakukan saat bayi jatuh dari ranjang yaitu memeriksa tubuh bayi apakah terdapat cedera, memar, hingga pendarahan khususnya di bagian kelapa dan tulang belakang.

Moms juga harus memperhatikan apakah si bayi mengalami muntah atau kejang setelah terjatuh. Apabila si kecil kejang ataupun muntah, pastikan agar lehernya tetap dalam keadaan tegak.

Dan jika terjadi pendarahan, tekan secara pelan bagian yang berdarah menggunakan handuk bersih. Lakukan hal ini sampai tiba di rumah sakit. Apabila si kecil berusia di bawah satu tahun, disarankan untuk membawanya ke rumah sakit setelah jatuh.

2. Jangan Memindahkannya Apabila Tidak Sadarkan Diri

Jangan memindahkan atau mengangkat bayi apabila tak sadarkan diri karena Moms tidak tahu bagian tubuh apa saja yang mungkin mengalami cedera setelah bayi jatuh dari ranjang. Karena itu, sebaiknya Mom menghubungi layanan darurat medis serta ambulans guna mendapatkan pertolongan.

3. Obati Kepala Jika Ada Benjol

Apabila Moms menemukan adanya benjolan di kepala setelah bayi jatuh dari ranjang, segera kompres dengan handuk yang sudah dibasahi air dingin. Kompreslah selama sekitar 2-5 menit. Benjolan akan mengempes dengan cepat jika berukuran tidak terlalu besar.

Jika benjol tidak kunjung hilang, bawalah bayi ke dokter dan tanyakan apakah boleh memberinya obat penghilang rasa sakit seperti ibuprofen atau paracetamol. Perlu diingat bagi Moms untuk jangan pernah memberikan aspirin untuk si kecil.

4. Bersikap Tenang dan Hibur Bayi

Jika Moms sudah memeriksa dan tidak menemukan adanya cedera atau gejala lain setelah si bayi jatuh dari ranjang, hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah dengan menghibur serta membuat si kecil merasa nyaman. Jangan panik dan tetaplah bersikap tenang karena apabila Moms panik, bayi akan semakin ketakutan dan rewel.

Kadang, bayi menangis setelah jatuh dari tempat tidur hanya karena merasa kaget. Sehingga mereka membutuhkan orang tua untuk memberikan rasa nyaman hingga ia berhenti menangis.

Tapi, tetaplah periksa keadaan si bayi pelan-pelan dan perhatikan apakah ada dampak setelah bayi jatuh dari ranjang. Lakukan ini kurang lebih selama 24 jam setelah si kecil jatuh.

Baca juga: Penyebab Bayi Menangis serta Apa yang Harus Moms Lakukan

Kapan Bayi Harus Dibawa ke Dokter Setelah Jatuh?

Segera bawa bayi ke dokter ketika menunjukkan beberapa gejala di bawah ini:

  • Hilangnya kesadaran. Ini ditandai saat bayi tidak menangis atau susah untuk dibangunkan setelah jatuh
  • Mengalami kejang-kejang
  • Respon yang lambat atau bahkan tidak merespon
  • Terjadi pendarahan di salah satu bagian tubuh

Cara Mencegah Bayi Jatuh dari Tempat Tidur

Sebelum hal buruk terjadi pada bayi, Moms harus melakukan banyak cara guna mencegah bayi jatuh dari ranjang. 

  • Gunakan tempat tidur yang khusus dibuat untuk bayi agar menjaganya dari cedera
  • Perhatikan bayi dimanapun si kecil berada. Jangan sampai lengah meskipun ia sedang ada di tempat tidur
  • Gunakan karpet tebal di lantai sekitar tempat tidur bayi ataupun Moms agar dapat mengurangi resiko cedera ketika bayi jatuh
  • Pastikan peralatan atau mebel di sekitar tidak beresiko melukai bayi

Baca juga: Cara Melatih Bayi Tengkurap yang Harus Moms Ketahui

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Related Articles

guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x