Pada umumnya, bayi akan mulai duduk saat ia berusia 4 – 9 bulan, seiring dengan kekuatan otot, kekuatan leher, dan keseimbangan tubuh bayi saat menopang tubuh. Apabila Moms ingin melatih bayi duduk, pastikan ia sudah berusia cukup dan otot tubuhnya sudah kuat untuk menopang tubuh. Jangan memaksa bayi agar segera duduk karena akan menyebabkan resiko cedera pada tulang belakang dan leher. 

Berikut ini langkah-langkah melatih bayi duduk 

1. Awali dengan tummy time

Langkah pertama saat melatih bayi duduk yaitu awali dengan tummy time. Saat bayi Moms sudah bisa tengkurap, mengangkat kepala, serta menggerakkan leher ke kanan dan kiri, itu dapat menjadi pertanda bahwa bayi sudah siap untuk belajar duduk. 

Selain bisa membantu menguatkan seluruh otot tubuh, ketiga gerakan tersebut juga bermanfaat untuk memperkuat otot leher, tulang belakang, dan otot perut bayi. 

2. Pastikan agar bayi merasa nyaman saat tummy time

Pada awalnya, bayi akan merasa tidak nyaman saat berlama-lama di posisi tengkurap. Tetapi, posisi tersebut penting untuk menguatkan otot-otot tubuh bayi yang nantinya berguna ketika Moms ingin melatih bayi duduk dan tahapan-tahapan lainnya. 

Agar bayi merasa lebih nyaman, Moms dapat menengkurapkannya di atas dada Moms dengan posisi wajah saling berhadapan. Selain itu, cara lain yang bisa Moms lakukan yaitu menggunakan bantal menyusui dengan memposisikan kepala dan tangan bayi di atas bantal.  

3. Dudukkan di kursi bayi

Langkah selanjutnya ketika melatih bayi duduk adalah mendudukkan bayi di tempat tidur, kursi, bayi, atau tempat lain dengan permukaan yang rata.Gunakanlah beberapa bantal di sekitar bayi guna menjaga tubuh bayi agar tetap pada posisi duduk tegak. 

4. Melatih keseimbangan bayi 

Bayi perlu belajar keseimbangan tubuh sebelum akhirnya benar-benar bisa duduk. Meskipun otot-otot tubuh bayi sudah dapat menopang ia untuk duduk, tetapi bayi membutuhkan lebih dari itu. 

Melatih keseimbangan ketika melatih bayi duduk dapat mencegah masalah neuromuskular atau ketidakmampuan sistem saraf dan otot bekerja sama dengan sebagaimana mestinya. Gangguan tersebut dalam diatasi dengan sistem kerja otak yang baik juga. Oleh karena itu, sebelum belajar duduk, otak bayi harus memahami terlebih dahulu untuk apa ia duduk. 

Moms bisa mendudukkan bayi di sudut sofa atau kursi bayi, atau jika ingin lebih aman, Moms bisa memangkunya dengan posisi Moms yang duduk bersila. 

5. Hal lain yang dapat Moms lakukan

Langkah terakhir saat melatih bayi duduk yaitu dengan memposisikan bayi menjadi tidur terlentang, lalu tarik kedua tangannya secara perlahan hingga bayi duduk. 

Saat bayi sudah lebih pintar, Moms dapat memposisikannya pada posisi duduk dengan meletakkan kedua tangan bayi di depan tubuhnya. Posisi ini dapat membantu bayi dalam menopang tubuhnya tanpa bantuan Moms. Jika kedua tangannya belum cukup kuat, Moms dapat membantunya dengan cara menyelipkan kedua tangan Moms di bawah ketika bayi untuk menopang tubuh si kecil.  

Itulah 5 langkah melatih bayi duduk yang dapat Moms lakukan. Semoga bermanfaat!

Baca juga: Cara Melatih Bayi Tengkurap yang Harus Moms Ketahui

Momslyfe tidak mempunyai wewenang untuk menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Untuk konsultasi medis disarankan agar Moms mengunjungi dokter atau tenaga medis terdekat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
You May Also Like